Paru Goreng Basah Ala Rewinnita


Hello, saya sekarang sudah berada di Surabaya. Kalau di Surabaya, berarti waktunya apa?? Yeah… waktunya eksperimen masak-memasak. Karena sudah liburan, saya punya banyak waktu untuk memasak dan menikmati hari-hari sebagai stay at home wife. Walaupun hanya…10 hari. Lumayan lah!

Masih dalam nuansa menjelang akhir Puasa Ramadhan. Hari ini, saya ekperimen bikin paru goreng basah. Paru goreng ini untuk lauk pendamping sayur asem saat buka puasa nanti. Suami doyan banget sama paru goreng jenis basah macam ini. Setiap pulang ke Cepu, pasti sasarannya makan pecel dengan lauk paru goreng. Kalau saya, nggak perlu pecel. Makan paru goreng sama nasi hangat aja udah berasa nikmaat bangeeett…

Continue reading “Paru Goreng Basah Ala Rewinnita”

Resep : Paru Goreng Basah Ala Rewinnita


Hello, saya sekarang sudah berada di Surabaya. Kalau di Surabaya, berarti waktunya apa?? Yeah… waktunya eksperimen masak-memasak. Karena sudah liburan, saya punya banyak waktu untuk memasak dan menikmati hari-hari sebagai stay at home wife. Walaupun hanya…10 hari. Lumayan lah!

Masih dalam nuansa menjelang akhir Puasa Ramadhan. Hari ini, saya ekperimen bikin paru goreng basah. Paru goreng ini untuk lauk pendamping sayur asem saat buka puasa nanti. Suami doyan banget sama paru goreng jenis basah macam ini. Setiap pulang ke Cepu, pasti sasarannya makan pecel dengan lauk paru goreng. Kalau saya, nggak perlu pecel. Makan paru goreng sama nasi hangat aja udah berasa nikmaat bangeeett…

Continue reading “Resep : Paru Goreng Basah Ala Rewinnita”

Tips Memasak di Kamar Kos (ala Rewinnita)


Hahaha… kayak saya sering masak aja di kos an. Padahal jarang masak juga. Cuman saya bete, karena tiap kali browsing tentang “masakan apa yang bisa dimasak di kos an”, itu sumbernya sedikit. Jadi, saya mau tulis aja masakan apa aja yang bisa dimasak di kamar kos an. Berdasarkan pengalaman temen-temen kos an lain juga, termasuk yang sudah saya praktekkan sendiri. Dengan harapan bisa nambah referensi temen-temen yang baca ini. *aah…kayak yang baca blog ini banyak aja… huwekk…*

Iya. tips ini khusus untuk di kamar kos. Sekali lagi, kamar kos. Kamar. Bayangkan kamar tidur Anda, dibuat untuk masak memasak. Tips ini akan sangat cocok untuk temen-temen yang bernasib seperti saya. Hanya ada kamar kos. Tidak ada dapur pribadi atau dapur umum.

Sebelumnya, saya akan ceritakan sedikit kondisi di kamar kos saya. Kamar kos yang saya tempati, miliknya bidan bu dewi. (bisa disesuaikan dengan nama pemilik kos an masing-masing, nggak harus bu dewi juga sih *lol*). Satu kamar, ukuran sekitar 3 x 4 meter. Ada satu kamar mandi kecil di dalam.  Sewa kos nya 750ribu per bulan. Deket masjid. (oke~ skippp). Suasana di dalam kamar, ada dua rak susun ukuran kecil / sedang, satu lemari besar pakaian, dua box kecil, dan satu single bed. Bisa bayangin dong ya, suasananya seperti apa di dalam. *gambar menyusul*

Ingat. Jangan terlalu banyak perabot di dalem kamar. Tapi saya nggak bisa ngurangin juga. Yang bisa dikurangin hanya baju-baju berlebih. Ya, setiap mudik, saya pasti bawa baju-baju kembali pulang dan taruh di rumah untuk mengurangi volume padatnya isi lemari. Dan aturlah posisi kasur, lemari, dan perabot-perabot lain agar kamar tidak terlihat sesak. Untuk tips mengatur kamar kos biar nggak sempit, akan saya ceritakan di lain posting. Oke? (*kalau nggak lupa*)

Jadi, bagaimana biar bisa tetep masak di kamar yang terbatas, Tanpa membuat kamar berbau asap dan berasa seperti dapur? Yang pasti, barang yang wajib ada di kamar adalah :

  • Rice Cooker. (wajib – wajib – wajib). Saya pakai rice cooker ukuran kecil, harganya 150ribu an ++.
  • Ketel listrik. Ketel listrik punya saya sebenernya terlalu besar ukurannya. Tapi, karena nggak beli, jadi ya terima aja. Alhamdulillah.
  • Galon & pompa air & beserta air minum nya. Biasakan memasak apapun menggunakan air minum ini ya. Selain lebih higienis juga lebih sehat. Takutnya kalau saat proses masak tidak terlalu lama, air nya sudah pasti matang gitu.

Untuk yang lain-lain, sesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan. Mungkin mau bawa dispenser, kulkas, kompor listrik, atau lain-lain. Tapi, di kamar saya yang pasti hanya ada tiga barang itu dan barang tambahan sbb :

  • piring
  • sendok-garpu
  • gelas
  • pisau & gunting

Buat yang baru pertama kali ngekos, memang persiapan perangnya agak dilengkapi ya. Nggak perlu banyak yang penting sesuai kebutuhan. Yang pasti sebelum masak, pastikan Buka jendela kamar lebar-lebar. Buka pintu kamar lebar-lebar. Biar udara di dalam kamar bisa bertukar ke luar.

Dan aturan penting setelah memasak adalah, jangan lupa untuk cuci-cuci. Saya cuci perabot memasak di dalam kamar mandi. Bau masakan dong kamar mandinya? Enggak lah. Setelah cuci-cuci, semua perabot di lap sampai bersih dan dimasukkan ke rak yang sudah disediakan. Setelah itu, bersihkan kamar mandinya. Digosok-gosok pakai karbol biar nggak bau dan kembali bersih.

Biar kamar nggak berasa seperti dapur, simpan semua peralatan memasak dalam rak tertutup. Dan kalau perlu, sedia pengharum ruangan. Saya pribadi sebenernya nggak terlalu suka dengan kamar yang berasa dapur. Semuanya numplek blek jadi satu. Oh No. Saya sediakan satu rak susun tertutup khusus untuk meletakkan peralatan makan dan masak. *foto menyusul*. Mau tertutup atau terbuka, itu suka-suka aja sih. Kalau saya, milih rak yang tertutup biar peralatan makan terhindar dari debu dan terkondisikan bersih selalu. Selain itu, dari segi “mata memandang” juga lebih rapi dilihat.

berantakan, ya tapi minimal dari luar tetep terlihat rapi kan?
berantakan, ya tapi minimal dari luar tetep terlihat rapi kan?

Nah, makanan apa saja yang bisa dimasak di kamar kos an yang tidak berdapur & tanpa asap dengan peralatan di atas?

1. Mie Instant

Lumrah lah ya. Mie instan bisa dimasak dengan rice cooker. Caranya sama seperti masak di menggunakan kompor, cuma kompor dan pancinya diganti pakai rice cooker.

  • Tuang air minum ke dalam wadah rice cooker
  • Set rice cooker ke kondisi “cooking”
  • Tunggu sampai air dalam rice cooker berbuih
  • Masukkan mie dan Masak sampai matang. Lebih lama dibanding kan dengan menggunakan kompor. Kira-kira 5 – 10 menit an lah.
  • Buat variasi, bisa dimasukin telor, bakso, atau sayur. Sajikan bersama bumbu kemasan yang sudah tersedia di dalam bungkus mie instant.

2. Nasi Goreng

Wuahaha. Bisa banget masak nasi goreng di dalam rice cooker. Ya bisa lahh… namanya aja rice cooker, yang artinya Pemasak Nasi. Berarti nasi goreng pun juga bisa dong. Caranya sbb :

  • Masak beras sampai jadi nasi di dalam rice cooker.
  • Taruh nasi di piring, dan cuci dulu wadah yang digunakan masak nasi tadi biar bersih. Kalau saya sih, nggak pake dicuci. Langsung dipakai lagi. (*males*)
  • Siapkan rice cooker. Dan kondisikan dalam keadaan “cooking” bukan “warm”
  • Masukkan mentega. Mentega ini, sebagai pengganti minyak goreng. Biarkan sampai meleleh ya bok.
  • Masukkan irisan bawang putih. Karena bawang putih aman dimakan dalam kondisi matang atau mentah, jadi kalau proses masak di dalam rice cooker ini dirasa kurang matang, masih aman buat dimakan. Inget, tingkat panas rice cooker sama kompor beda ya. Don’t expect too much lah. Aduk-aduk. Saya ngaduknya cukup pakai sendok aja.
  • Masukkan Irisan bakso atau sosis atau kornet. Better pilih yang siap makan. Jadi udah pasti mateng nya gitu lho. Aduk aduk. Sesuaikan kata hati, mau diaduk sampe kapan. Hahah. Ya kalau dirasa udah cukup, ya udah nggak usah diaduk lagi.
  • Masukkan bumbu nasi goreng instant. Yeey…ini kalau buat saya wajib hukumnya. Pilih bumbu instant yang sudah matang.  Aduk aduk.
  • Masukkan nasi. Aduk-aduk sampai semuanya tercampur rata.  Tutup rice cookernya sekitar 5 – 10 menit. Fungsinya, biar semua bahan tadi tercampur dan termasak dengan matang.
  • Di-incip dulu cin. Kalau kurang asin, tambahin garam. Kalau kurang manis, tambahin saos atau kecap. Dan setelah itu, nasi goreng siap disantap!

3. Pasta

Iseng-iseng saya nyoba bikin pasta. Dan ternyata bisa! Hyeey… Caranya sbb:

  • Masak air minum sampai berbuih di dalam rice cooker. Pastikan rice cooker dalam kondisi “cooking”
  • Masukkan mentega secukupnya.
  • Masukkan pasta. Antara mentega dan pasta boleh dibolak-balik. Tujuan nya biar pastanya nggak lengket.
  • Setelah dirasa empuk , tiriskan.
  • Pasta sudah matang. Sekarang masak saosnya.
  • Masukkan mentega secukupnya ke dalam wadah rice cooker bekas bikin pasta tadi. Rice cooker dalam kondisi “cooking” ya.
  • Setelah mentega leleh, tumis bawang putih. *boleh ditambah bawang bombay*
  • masukkan bakso/sosis/daging ayam cincang/kornet atau topping apapun yang dirasa masih mentah. Dimasukin duluan ya. Biar mateng duluan. Aduk-aduk.
  • Masukkan bumbu saos pasta siap saji. Aduk-aduk.
  • **Diincip lagi cin. Kalau mau agak pedesan, kasih saos sambal atau irisan cabe. Kalau kurang asin, kasih garem.
  • Tiriskan. Saos Pasta sudah jadi..! Tinggal dituang ke atas pasta yang sudah ditiriskan di awal tadi. Siap santap..!

4. Sop

Mau masak sop apa pun, bisa pakai rice cooker juga lho. Sop makaroni, sop ayam, atau apapun lah. Caranya sbb :

  • Masukkan air ke dalam rice cooker.
  • Nggak perlu sampai berbuih, setelah itu masukkan ayam cincang mentah. Masak sampai ayam nya matang.
  • Lalu masukkan sayurannya. terutama wortel. Biar empuk duluan.
  • masukkan irisan bawang putih. aduk-aduk.
  • Masukkan bumbu sop siap saji. aduk-aduk.
  • Selama proses di atas, lama-lama air akan mendidih. Setelah dirasa semuanya matang, diincip lagi. Hehe. Kalau kurang asin atau manis, ya tambahkan garam atau gula lah ya. Dan, siap makan deh..! simple kan.

5. Bubur

Hampir sama seperti masak nasi menggunakan rice cooker. Cuma, takaran air nya dibanyakin. Dan tambahkan topping-topping yang sudah matang lain ke dalamnya. So beres lah.

6. Omelet

Bisa? Bisa lahh…. Pakai rice cooker lagi. Cuma waktunya sampai telor matang, lebih lama. Jadi, harus lebih sabar…! Caranya sbb :

  • Posisikan rice cooker dalam keadaan “cooker”
  • Lelehkan mentega di dalamnya.
  • Kocok telur, tambahkan garam, topping lain seperti irisan bawang, bakso, sosis, keju, boleh dicampur juga,  lalu masukkan ke dalam wadah rice cooker.
  • Tunggu sampai matang. Bolak balik aja. Ntar juga mateng sendiri. *inget, sabarr…*
  • Siap santap! Enak dimakan pakai saus.

Hampir semua masakan nya pakai rice cooker ya bok. Hehe. Yaa…memang rice cooker ini sangat berguna buat saya, sebagai pengganti kompor. Selain praktis juga tidak berasap banyak. Ada yang bilang, masak di rice cooker sama masak di kompor itu rasanya beda. Ya jelas beda lah. Tapi mau gimana lagi? Mau maksa naruh kompor di dalam kamar? Ya monggo.  Saya pribadi sih nggak suka kalau ada kompor di dalam kamar tidur. Selain karena keterbatasan ruangan, juga bukan kodratnya gitu. Mungkin lain waktu saya akan coba pikirin menggunakan kompor listrik yang super kecil. *lain waktu, tapi tetep enggan naruh kompor jenis apapun di dalam kamar*

Namanya juga “kos” nggak bisa disamain seperti “rumah”. Kita sebaiknya memanfaatkan apa yang ada semaksimal mungkin. Sebenernya dibandingkan kompor, saya lebih pengin beli kulkas kecil. Kayaknya enak gitu kalau bisa nyimpen makanan di dalam kulkas, lebih tahan lama. Ya, saya sering buang sisa sayur yang nggak habis, karena kalau disimpen juga ujung-ujungnya layu dan bau. Tetep aja nggak bisa dimakan. Tapi, masih pikir-pikir lagi mau beli kulkas atau nggak. Selain ga ada space buat naruh kulkas, juga nggak tahu deh dibolehin apa nggak sama bu dewi (ibu kos).

Nahh…. itulah tips masak memasak dari saya. Pasti temen-temen punya resep masak praktis lainnya. Para senior-senior yang udah ngerasain manis asem nya ngekos, boleh dong ya tips-tips nya dishare dimari… Yuuk…