MERDEKA! Bersama A&W® Restaurant Indonesia


Tujuh belas Agustus Tahun Empat Lima, Itulah Hari Kemerdekaan kita…

Yeay! Memasuki bulan Agustus, nuansa peringatan hari kemerdekaan sudah menggaung dimana-mana.  Di sepanjang jalan utama, spanduk bertuliskan semangat kemerdekaan sudah dipasang. Aneka lomba antar tetangga sudah dihelat. Di sekolah-sekolah pun, murid-murid sudah mulai berkreasi dengan seni merangkai bendera. Di area rumah saya, sudah dipasang lampu warna-warni dan rangkaian bendera lho.

Tidak mau kalah, di bulan bersejarah ini A&W® Restaurant Indonesia juga mau ikut memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia. Perayaan hari kemerdekaan ala A&W® Restaurant Indonesia ini bisa dibilang cukup unik. Yaitu meluncurkan National Day Promotion.

Continue reading “MERDEKA! Bersama A&W® Restaurant Indonesia”

Hari Selasa, Harinya McD…!


Selamat hari Selasa! Masih semangat kerja dong. Senin kemarin, anak-anak sekolah hari pertama masuk ya. Hihi. Semangat ya, dek-adek.. Hawa mudik sudah berlalu, jadi ayo-ayo semangat kembali beraktivitas!

Nih biar lebih semangat lagi, McDonald & BRI bagi-bagi promo. Ada diskon 40% untuk pembelian McD dengan minimum 75.000 rupiah aja. Deuhh..lumayan kan makan siang rame-rame di McD pakai diskon dari kartu kredit BRI. ini berlaku untuk semua jenis makanan dan minuman di seluruh cabang McD khusus di hari Selasa.

unnamed

Ngomong-ngomong soal McDonald, ini adalah salah satu makanan cepat saji yang paling saya suka. Meskipun banyak pilihan makanan cepat saji lain, tetep aja saya pilih McD. Suami saya aja sampai bingung, dibanding McD mending *FC toh? Selain suami, banyak yang bilang daging ayam di fastfood tetangga ini lebih renyah dan enak. Tapi ya tetep aja, saya lebih suka McD. Haha. Menurut saya, daging ayam di McD lebih besar dan bikin kenyang. Apalagi makan McD di deket rumah tuh (McDonald Rungkut – Surabaya). Dibanding cabang McD lain, ini McD dengan ayam paling enak yang saya makan. Tempatnya pun nyaman buat nongkrong.

F9Nw14FbR7MuwOHIrmMh

Jadi udah bisa bayangin betapa hebohnya saya, ketika tahu ada promo diskon 40% di McDonald ini. Saya dan suami, yang biasanya makan berdua di McD habis 80ribu, sekarang cukup bayar 48ribuan aja. (Joget-joget). 

Menu favorit saya, paket panas Special. Kenapa? Karena, ayamnya gede dan ada telor nya! Saya suka banget sama telor ala McD ini. Dan, rasa-rasanya cuma McDonald yang baru menyediakan telor orak-arik yummy seperti ini. Di tempat makan cepat saji lain belum ada kan? hehe.

KzSul8H1TWlI8oX6mwHd

Jadi, makan McD cuma hari Selasa doang nih? Wowow…. mau makan tiap McDonald tiap hari dengan diskon 40% juga bisa. Kita bisa order melalui www.mcdelivery.co.id, khusus untuk layanan Delivery order dengan minimum pembelian Rp 150.000 rupiah menggunakan kartu kredit BRI. Ini cocok buat rame-rame. Makan santai di rumah bersama keluarga. Atau, traktiran di kantor sama temen-temen.

mcDelivery

Ok. Inget ya, hari Selasa itu harinya McD. Buat para mommy, kalau hari Selasa, libur masak dulu deh. Ambil praktis dan hematnya aja, makan di McD! Promo ini berlaku sampai bulan Maret 2017. Masih lama! Mumpung bisa makan hemat , puas-puasin deh hari Selasa kita bersama McDonald dan BRI.

signRewinnita

Simpatik : Jogja Juga Punya Bebek Enak


Saya pikir, juara Bebek hanya milik Surabaya seorang. Ternyata Jogja juga pun punya bebek enak. Huhu. Yang saya maksud bebek disini, khususnya Bebek goreng dengan sambal dan lalapan.

Bebek Simpatik – Pasar Kranggan

Atau lebih dikenal dengan Bebek Kranggan. Bebek Kranggan atau Bebek simpatik ini adanya di dalam pasar Kranggan. Buat kamu yang mengaku Jogjaisme, pasti tahu tempat ini. Agak ndelik tapi cukup mudah dicari karena berada di pinggir jalan raya. Tepatnya di Jl Diponegoro – Jogjakarta.

Sederhana, tapi rasanya luar biasa
Sederhana, tapi rasanya luar biasa

Ada spanduk gradasi hijau yang menempel di dinding lokasi sebagai penanda. Letaknya persis di sebelah penjual bunga-bunga (red. Bunga untuk pemakaman). Haha. Bisa dibayangkan, kita makan bebek dengan aroma bunga dimana-mana. Cukup menarik.

1

Pilihan lauk yang disajikan selain bebek, juga ada sate jeroan (ati , usus, ampela), daging ayam, tempe, tahu dan terong. Menu khas sajian penyetan ala-ala kaki lima. Tapi jangan salah, bebek Simpatik ini tidak seperti bebek pada umumnya karena bebek nya berukuran cukup besar. Lega banget lihatnya.

Kami pun memesan bebek, sate jeroan dan terong. Minumannya, seperti biasa. Es teh tawar selalu jadi andalan saya. Sambil menunggu pesanan datang, saya menikmati nuansa pasar yang ada disini. Secara bentuk memang tidak terlalu bersih, namanya juga pasar. Tapi, perduli amat. Yang penting makanan yang kami makan, bersih.

2

Tidak lama, pesanan kami datang. Fresh baru diangkat dari penggorengan sehingga mengeluarkan aroma yang luar biasa menggoda jiwa. Haha. Langsung laper bok.

3

Kami pun menikmati bebek yang nggak habis-habis dimakan. Karena memang besar, dan dagingnya banyak. Haha. Dagingnya empuk, rasanya pun gurih, bumbu meresap sampai ke tulang-tulang nya. Apalagi sambalnya memang enak dan lezat. Membuat rasa bebek yang sudah gurih menjadi lebih sedap dan pedas. Dipastikan gobyos. Haha. Untuk sate jeroannya, ehm..menurut saya terlalu berminyak. Saya nggak terlalu suka.

4
Porsi nasinya juga banyak

Bebek Simpatik disajikan dengan sambal korek yang istimewa. Nasi, lauk dan lalap nya diletakkan di piring yang sudah dialasi daun pisang. Membuat aroma menjadi lebih sedap karena berbaur dengan daun pisang. Saya hanya kurang suka dengan penyajian sambal di atas wadah kecil biasa. Menurut saya lebih afdol jika sambal dihidangkan menggunakan wadah cobek. Aha, kurang satu. Dua hal yang penting, tapi nggak ada disini. Apa itu?? Bumbu kuning dan Pete! Haha. Bumbu kuning bebek, memang jarang saya temui selain di Surabaya.

8

Bebek Simpatik buka dari jam 6 sore sampai tengah malam. Semakin malam, semakin ramai. Hihi. Saya beruntung, karena datang jam 6 tet,  menjadi pelanggan pertama di hari itu dan tidak perlu antri! Harga? Haha..karena waktu itu kami ditraktir, jadi tidak tahu pasti harganya berapa. Yang pasti tidak lebih dari 30ribu seporsi.

7

Bebek Simpatik Pasar Kranggan, menjadi idola kedua setelah bebek penyet Surabaya di hati saya. (tsaaahh..lebay).  Selamat jatuh cinta dengan bebek Kranggan!

Alamat :

Bebek Goreng Simpatik Pasar Kranggan – Jalan Diponegoro Jogjakarta

Buka dari jam 18.00 WIB.

Warung Pasta : Surga Para Pecinta Pasta


Bagi penggemar pasta, mungkin sudah tahu banyak ya tentang tempat ini. Warung Pasta. Bukan tempat makan baru, tapi baru buat saya karena baru pertama kali kesini. Oke. (Mengulang kata “baru” tiga kali. \’menunjukkan betapa baru-nya saya ke tempat ini’\)

Warung pasta yang saya singgahi, terletak di daerah Kemang. Konon katanya, Kemang adalah tempat anak-anak asik. Oke. Asik. Semoga belum terlambat untuk saya yang pengin ikutan asik. Asik.

Warung Pasta di atas, dan ada Warung
Warung Pasta di atas, dan ada Warung “Sruput” di bawah (abaikan emote yang sengaja saya pasang disitu)

Kembali ke warung pasta. Meskipun namanya “warung”, tapi tempatnya jauh dari kesan “warung”. Lalu, seperti restoran? Ehm..bukan restoran juga sih. Restoran yang agak ke-kafe-an. Haha. (apa sih?). Yang pasti, tempatnya cozy dan bikin saya betah lama-lama disana. Ada iringan musik,  yang membuat suasana malam semakin terasa syahdu. Semakin malam semakin ramai pengunjungnya. Saya beruntung karena bisa langsung masuk tanpa harus masuk ke waiting list.

BukuMenu_WarungPasta_Rewinnita

Ada berbagai pilihan pasta dan saus. Untuk pastanya kita bisa pilih spaghetti, fussili, fettucini, fresh parpadelle, penne, atau linguenne. Kita juga bisa memilih porsi makanannya, ada  S, M dan L. Semakin banyak porsinya, semakin mahal harganya. Buat kamu yang makannya sedikit, better pilih yang S. Ini pun juga cukup banyak buat saya.

BukuMenu1_WarungPasta_Rewinnita
Citarasa pizza sudah dikombinasikan dengan lidah indonesia

Nggak Cuma pasta, disini juga ada pizza dan kita sendiri bisa memilih jenis original, fluffy, atau pie. Pizza original lebih tipis dan crispy luar dalam. Fluffy memiliki tekstur pizza yang luarnya crispy namun dalamnya creamy. Sementara Pie, memiliki tekstur yang creamy luar dan dalam. Untuk pizza jenis fluffy dan pie ada tambahan charge 5 ribu dan 3 ribu rupiah. Untuk sausnya, kita bisa pilih diantara sekian banyak yang ada di buku menu.

Ya, kami cukup lama untuk memilih karena banyaknya pilihan yang wow – banyak banget dan mengundang selera. Saya memilih pasta fusilli snow white sebagai menu perdana. Kawan saya memesan Cheesy Rice. Minumnya, saya pesan special tea blend. Dan kawan saya tertarik dengan Italian chocolate.

Kami pun menunggu. Menunggu. Dan, menunggu. Saya lirik ke jam, wow..hampir 45 menit kami menunggu. Cukup lama sampai akhirnya datanglah pesanan kami.

Fusilly_SnowWhite_Rewinnita

Untuk Fusilli Snow White yang saya pesan, rasanya tidak terlalu yummy di lidah. Huhu. Sedih. Pasta ini dimasak dengan saus cream dicampur salmon asap, shrimp, clams, dan octopus. Harusnya saya mengabaikan kolesterol, dan memilih varian pasta beef yang mungkin lebih enak.

CheesyRice_WarungPasta_Rewinnita

Sementara itu, menu yang saya pikir aneh, Cheesy Rice, ternyata jauh lebih enak. Cheesy Rice ini semacam nasi yang dimasak dengan saus pasta, mozzarella, dan parutan keju.  Keju mozzarella dan pasta benar-benar bisa nyambung rasanya dengan nasi. Penyajian cheesy rice di dalam pinggan tahan panas juga lebih menarik dibandingkan fusilli snow white yang tersaji begitu saja di atas piring tanpa aksen apa-apa.

Minum_WarungPasta_Rewinnita

Untuk minumannya, special tea blend cenderung lebih segar. Ya sesuai namanya, minuman ini standard berbahan dasar teh. Tapi diberi sirup leci dan buah leci. Dan Italian Chocolate lebih kental karena ada campuran susu, coklat kental dan cream. Keduanya, sama enaknya. Recommended untuk dua minuman ini.

PizzaTunaChunk_WarungPasta_Rewinnita

Belum puas dengan obrolan seru malam Minggu, kami pun memesan lagi – satu porsi pizza original Tuna Chunk. Pizza dengan taburan tuna dan irisan cabe rawit. Haha. Baru kali ini makan pizza pakai taburan cabe rawit. Rasanya? Pun aneh dan pedas menggigit!

Harga makanan dan minuman hampir sama. Jadi? Ya, untuk segelas teh leci dan orea cream termasuk mahal buat saya. sekitar 20ribu an. Sementara harga makanan memang lebih murah, kami pesan rata-rata di bawah 30ribu an semua.

Dari 10 paling bagus, saya beri nilai 7 untuk Warung Pasta!

Alamat : Jalan Kemang Raya No. 88, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12730, Indonesia

Tlp : +62 21 7193776

Promo..!!
Promo..!!
Cabang_WarungPasta_Rewinnita
Cabang Warung Pasta lainnya…

Pengalaman Mengurus Surat Pindah KK dari Sidoarjo ke Surabaya


Selesai married, nambah lagi satu PR yang harus dituntaskan segera. Ya, mengurus surat pindah KK. Buat kalian yang tinggal di satu kota, bersyukurlah karena tidak perlu mengurus surat pindah macam ini. Tapi, buat kalian yang seperti saya – rumah suami beda kota sama rumah orang tua saya, ya mau nggak mau harus mengurus surat pindah. Beda kota, padahal Cuma Sidoarjo ke Surabaya doang ya. Haha..

Kenapa?

Semakin cepat suami dan istri berada di satu KK (kartu keluarga), semakin baik. Nanti, kalau punya anak – akte kelahiran bisa diurus lebih cepat. Atau, nanti kita butuh mengajukan dana tertentu ke bank juga lebih mudah karena data suami dan istri sudah berada di satu KK. Atau juga, mengurus surat-surat terkait identitas warga Negara juga lebih mudah.

Gimana rasanya? Haha.. agak takut ruwet di awal. Sempat kepikiran mau pakai jasa calo. Tapi sayang duwitnya (ngirit bin pelit). Akhirnya bertekad, pasti bisaaaa…!! Coba urus sendiri deh, kalau masih ribet – baru pakai jasa calo.

Dan, ternyata tidak seseram yang saya pikir sebelumnya. Cukup mudah. Hehe. Selama, kita mengikuti prosedurnya. Tapi saya nggak sendirian sih. Saya dibantu sama ibu dan suami. Bagaimana caranya?

  1. Siapkan hati yang lapang, dan iklash. Bismillah dulu ya. Haha.. eh beneran deh, karena mengurus surat-surat begini itu berhubungan dengan banyak orang. (pak RT, pak RW, camat, lurah, dll) Dan, setiap orang itu kan karakternya beda-beda. Ada yang galak, ada yang sibuk, ada yang nyebelin. Semoga kita nggak dipertemukan dengan karakter orang yang seperti itu, dan selalu dikondisikan dalam keadaan baik. Dan, dengan begitu banyaknya berkas – kadang kita lupa. Atau ada yang keselip trus hilang entah kemana. Mudah-mudahan, ktia selalu diingatkan dan dijauhkan dari lupa. Jadi, mengurus surat-surat pun bisa lebih cepat dan mudah. Lebay ya? Tapi penting lho. Hehe.
  2. Next! Siapkan dulu berkas-berkas sebagai berikut :
    1. Duwit : 100ribu. Buat apa? Haha. Ya buat biaya kita sendiri guys. Tenang aja, di kelurahan, kecamatan, dispenduk – kagak ada biaya. Alias free!! Tapi, tetep kita butuh duwit untuk :
      1. Fotocopy
      2. Cetak foto
      3. Bensin
      4. Biaya administrasi di KUA.
    2. Foto 4×6 = 20 lembar (saya pakai bg. Biru). Buat apa foto sebanyak itu?
      1. u/ arsip kelurahan & kecamatan asal
      2. u/ membuat SKCK
      3. u/ arsip dispenduK
      4. u/ arsip kelurahan & kecamatan tujuan
      5. u/ jaga-jaga. Haha.
    3. Foto 3×4 = 10 lembar (saya pakai bg. Biru). Saya lupa, untuk apa aja. Tapi disiapin aja lah, daripada bolak-balik cetak foto gara-gara kurang.
    4. Surat keterangan pindah KK dari RT & RW & fotocopy = 10x.
      1. Fotocopy KK asal = 10x
      2. Fotocopy akte kelahiran = 10x
      3. Fotocopy ijasah = 10x
      4. Fotocopy & legalisir surat nikah = 11x. Ganjil ya? Ya, karena 1 lembarnya akan diminta KUA nya buat arsip. Oh ya, siapin duwit juga. Biasanya, ada biaya administrasi. Kalau di KUA tempat saya, biaya seiklashnya. Saya sendiri kasih 20 ribu. Kalau di KUA tempat suami saya, dikenakan biaya 50ribu.
      5. SKCK
    5. Fotocopy KK tujuan = 10x
    6. Fotocopy KTP kepala keluarga tujuan = 10x
    7. Fotocopy NPWP = 10x
  1. Mengurus surat keterangan pindah dari RT – RW
    • Waktu : 1 jam (karena kebetulan sekretaris RT, Pak RT, dan Pak RW sedang available semua)
    • Biaya : 0,-
      1. Bawa fotocopy KK & KTP lalu datang ke sekretariat RT untuk dibuatkan form / surat keterangan.
      2. Menuju ke Pak RT, buat minta tanda tangan & stempel RT.
      3. Menuju ke Pak RW, buat minta tanda tangan & stempel RW.
  2. Mengurus surat keterangan ke Kelurahan asal.
    • Waktu : 1 hari jadi.
  3. Lanjut ke kecamatan asal.
    • Waktu : 1 hari jadi
  4. Menuju dispenduk asal.
    • Setelah itu, kita akan mendapatkan satu bendel dokumen yang sudah dikelompok-kelompokkan. Satu dokumen untuk diserahkan ke kelurahan tujuan. Satu dokumen untuk diserahkan ke kecamatan tujuan. Satu dokumen untuk diserahkan ke dispenduk tujuan. Semua dokumen ini, dibawa aja semuanya. Nanti, petugas kelurahan tujuan yang akan membantu memilah-milah.
    • Waktu : 3 minggu. (ini nih yang bikin lama!)
    • Setelah itu, KTP Asal akan dikembalikan dan diplong (dilubangi) dan nama kita resmi dicoret dari KK lama.
  5. Selamat! Selama fase menunggu pindah KK di tempat baru, anda tidak punya identitas resmi. Horeee!!
  6. Menuju ke kelurahan tujuan.
    • Waktu : 1 hari jadi. Ini cepet kok. Cuman naruh dokumen-dokumen di atas aja untuk minta tanda tangan dan rekomendasi menuju kecamatan. Sebenarnya, bisa ditungguin atau diambil sorenya. Tapi, karena waktu itu – Lurah nya sedang ada meeting di kecamatan, butuh waktu agak lama. Daripada nungguin boring, mending saya tinggal dan lanjut kerja deh. Dan, besok baru saya ambil lagi.
    • Biaya : 0,-
    • Dan, saya suka dengan Bu Alvi –salah satu pegawai kelurahan yang membantu dengan sangat ramah dan jelas. Nggak bertele-tele, dan ibu nya sabar banget meladeni pertanyaan-pertanyaan saya. an dengan kelurahan. Saya semakin semangat untuk mengurus surat pindah ini sendiri tanpa menggunakan jasa calo atau menyuruh orang lain.
    • Saya sendiri dua kali ke kelurahan, karena ada beberapa dokumen yang belum lengkap. Seperti :
      1. Legalisir surat nikah = 4x.
      2. Foto 4×6 = 4x
      3. Surat penjamin tempat tinggal = dibantuin ngisi sama pegawai kelurahannya. Butuh dua penjamin. Yang pertama, dari si kepala keluarga di rumah yang kita tempati nantinya. Dalam hal ini, ya suami saya sendiri. Dan kedua, bisa dari tempat kerja (kantor) domisili tujuan. Caranya? Minta tanda tangan doang di atas materai men! Gampang.
      4. Materai = 4 buah
      5. Fotocopy KK tujuan
  7. Setelah itu, kita akan dikasih tahu apa saja yang harus dilengkapi di kecamatan nanti.
  8. Menuju ke kecamatan. Ngapain?
    1. Siapkan lagi dokumen-dokumennya. Dan pastikan, tidak ada yang tertinggal atau belum difotocopy.
    2. Sama seperti di kelurahan, naruh dokumen doang. Minta tanda tangan dan minta rekomendasi untuk menuju ke dispenduk.
    3. Waktu : Maksimal 1 hari. Kalau suasana di kecamatan sedang agak luang, mungkin bisa ditunggu.
    4. Dari kecamatan, kita akan diarahkan untuk menyiapkan dokumen-dokumen yang nanti akan diminta di dispenduk. Cuma fotocopy aja kok, bukan membuat baru.
  9. Menuju Dispenduk
    1. Menyerahkan :
      1. dokumen dari kecamatan
      2. KTP asal – asli
      3. Fotocopy dokumen dari kecamatan.
      4. Boleh diwakilkan, tapi lebih baik datang sendiri kesini. Petugas dispenduk akan lebih ramah jika kita mau mengurus sendiri
      5. Waktu : tidak tentu tergantung tingkat keramaiannya, tapi 1 hari jadi. Ditungguin ya. Kita akan mendapatkan nomor antrian. Setelah dipanggil oleh petugas dispenduk, kita akan diminta untuk menunggu. Jadi, kamu-kamu yang bekerja – sebaiknya siapkan cuti atau ijin satu hari untuk ke dispenduk.
      6. Setelah itu, kita diminta menunggu selama 7 hari kerja. Dan, dokumen bisa diambil ke kecamatan tujuan.

Nah, saya baru sampai tahap ini sekarang. Masih lama ya? Haha.. Nggak kok. Setelah ini, saya akan menuju kecamatan untuk mengambil dokumen-dokumen yang sudah diverifikasi oleh dispenduk.

Menjalani proses yang panjang diatas, saya membutuhkan waktu hampir dua bulan. Yang lama di Sidoarjo nya malah. Fyuh.. Semoga tetap dilancarkan sampai saya bisa pindah ke KK baru dan mendapat KTP baru.

Selanjutnya? Akan saya share di postingan selanjutnya.

 

 

Asuransi, Take it or Leave it?


Saya sedang mencari referensi tentang asuransi. Ternyata memang tidak mudah ya untuk menemukan asuransi yang pas dengan kebutuhan kita, salah satunya asuransi kesehatan. Sekitar 3 tahun lalu, saya hampir saja mau ikut asuransi. Selain karena sudah bekerja, ditambah jauh dari orang tua. Saya semakin merasa ingin melindungi diri sendiri. (#SaveMe). Lalu, saya sudah bertemu dengan agen asuransinya. Dijelaskan banyak hal tentang benefit dan simulasinya. Lalu, Sudah deal dengan jumlah premi yang akan disetor setiap bulannya.

Begitu sampai di rumah, ternyata ada kebutuhan lain yang harus dipenuhi. Jadi, saya pun menunda untuk ikut asuransi. Selain karena, saya merasa masih muda, sehat, dan belia (ahay) ,ya, alasan besarnya karena saya jarang sakit (Alhamdulillah). Kalaupun sakit, bukan sakit yang harus dibawa ke dokter, cukup tidur di rumah saja dan sembuh. Apalagi ada Bu Dewi, ibu kos sekaligus bidan yang siap memberi obat setiap saat. haha. Atau, kalaupun saya ke dokter – sudah ada asuransi dari kantor yang meng-cover.

asuransi

Asuransi itu antara perlu dan tidak perlu. Saya sendiri juga bingung mau kembali ikut atau tidak. Kalaupun ikut asuransi sebagai bentuk investasi, saya kurang berminat. Saya lebih baik investasi yang lain saja. Kalaupun toh nanti saya ikut asuransi, satu-satunya alasan yang kuat adalah karena sehat itu mahal. Semakin kesini, biaya obat – dokter – rumah sakit, ampunn mahalnya. Setelah kejadian, ada seorang kawan yang kecelakaan dan mengalami patah tulang sehingga harus dioperasi. Tapi tidak jadi operasi, karena factor biaya yang m-a-h-a-l.

Dalam hati, sedih juga. Bagaimana kalau itu terjadi oleh saya atau suami saya?  Saya pasti mau pelayanan yang terbaik dan mboh piye carane pokoke ndang waras. Piro-piro ae tak bayar! NAH! Masalahnya, yang dibayar itu kok banyak ya? Hahaha… dan duwitnya nggak sebanyak di kalimat piro-piro ae itu.

Kalaupun ikut asuransi dengan membayar premi tertentu setiap bulannya, dan ternyata selama beberapa tahun nggak sakit apa-apa, apa duwit premi yang terkumpul bisa dicairkan? Atau anggap saja sakit, tapi kalau dihitung-hitung, biaya berobat lebih sedikit dari biaya premi yang terkumpul , apakah duwit preminya bisa susuk (*red.kembali)?

Saya membandingkan, kalau kita nabung sendiri aja. Sisihkan biaya tidak terduga atau anggap saja sebagai pengganti premi setiap bulan, untuk mengakomodir “kalau terjadi sesuatu”. Cukup kah? Wong jaman dulu aja, mbah-mbah saya juga pernah sakit dan nggak ikut asuransi pun juga baik-baik saja. hehe.

TAPI KAMU NGGAK HIDUP DI JAMAN DULU, ITA. KAMU HIDUP DI JAMAN SEKARANG. JAMAN EDAN.

Well.

Saya masih nggak tahu, mau ikut asuransi atau tidak. Cuma, memang sudah tergambar pentingnya asuransi. Tapi kalau denger cerita ribetnya ngurus klaim, ih langsung ilfil. Maunya yang gesek-gesek aja, pakai kartu. Nggak perlu ngurus reimburse. Mungkin, saya lebih tertarik ke asuransi yang berbasis syariah saja. Kalau boleh ngajuin syarat, saya sih maunya bisa memenuhi kebutuhan ini :

  1. Syariah.
  2. Mengcover segala macam pengobatan, perawatan, rawat inap, rawat jalan, operasi, tindakan dokter dan printilan-printilannya, mulai dari sakit yang paling nggak penting sampai yang paling horror. Pokoknya kalau saya sakit, tinggal ke dokter – nggesek kartu asuransi – trus ambil obat, pulang, trus bobo. Blas, emoh keluar duwit.
  3. Kalaupun rawat inap di rumah sakit, dapat fasilitas yang paling bagus. Per kamar, satu pasien. Dokternya ganteng dan handal. Susternya ramah dan keibuan.
  4. Mengcover biaya control kehamilan, melahirkan baik normal maupun Caesar, dan biaya control rutin setelahnya. Kalau ke rumah sakit, tinggal berbaring dan ngeden sambil menikmati suasana kamar macam di hotel Hyatt.
  5. Mengcover biaya check up. Seluruh body.
  6. Preminya murah. Maksimal 10% dari gaji saya. Eh ojo ding, 5% wae lah nek iso. (medit)
  7. Ga pakai ribet, klaim nya.

Ada kah asuransi yang bisa memenuhi keinginan saya ini? haha..

Ada info lain terkait asuransi? Ya, siapa tahu saya bisa dapat pencerahan lebih banyak tentang keunggulan dan kerugian ikut asuransi. Atau jika ada alternative lain selain asuransi?

Whiplash : There are no two words more harmful than “GOOD JOB”


Buat yang bingung, weekend ini mau ngapain. Ada film bagus, yang menurut saya – seru buat ditonton. Khususnya, kalian yang suka musik, suka nge-drum, dan suka musik jazz.

Yup.

Film : Whiplash.

Whiplash menceritakan seorang Andrew Neiman (Milles Teller) – 19 tahun-  yang terobsesi menjadi drummer jazz terhebat. Andrew adalah seorang mahasiswa Jazz tahun pertama di sekolah music paling bergengsi di NewYork,  Shaffer Conservatory. Dia sudah bermain drum sejak kecil dan ingin menjadi drummer hebat seperti Buddy Rich. Meskipun orang tuanya bukan pemain music, dan tidak ada keturunan pemusik, permainan drum Andrew sangat mengagumkan.

Whiplash

Salah satu konduktor yang berhasil menelurkan para musisi jazz dunia, Terence Fletcher (J.K Simmons) pun melihat bakat Andrew ini dan mengajaknya bergabung di studio bandnya sebagai drummer cadangan. Fletcher adalah seorang guru music yang sangat disiplin, keras dan detail di Shaffer Conservatory. Fletcher tidak mentolerir kesalahan sedikitpun. Dia tidak segan-segan memaki, melempar barang, menampar, mempermalukan pemain di depan banyak orang bahkan mengeluarkan pemain jika ada yang membuat kesalahan. Namun, hasilnya sepadan – ya band nya selalu menjadi juara di setiap kontes music jazz.

f0fc0c6a1023616e82cd5633a9c35932

Untuk membuat Fletcher lebih terkesan, Andrew semakin mati-matian melatih kemampuan drum nya. Agar lebih fokus, Andrew bahkan sampai memutuskan pacarnya. Saking seringnya berlatih, Andrew bahkan bisa memainkan music Whiplash hanya mengandalkan memorinya saja. Kegigihan Andrew berhasil mengantarkan bandnya menjadi juara pertama. Fletcher pun terkesan, dan menjadikan Andrew sebagai drummer inti di studio band nya.

Banyak konflik yang terjadi setelah itu. Mulai dari kecelakaan Andrew, kegagalan Andrew bermain di festival music, sampai Fletcher yang dipecat dari guru music di Shaffer Conservatory. Di akhir cerita, Fletcher yang berniat balas dendam dengan mempermalukan Andrew di suatu acara festival Jazz bergengsi justru terpukau dengan permainan Andrew.

Andrew

Di tengah cerita, Andrew yang tadinya sangat ambisius menjadi pribadi yang lebih legowo. Dia menyadari bahwa bbsesi yang berlebihan justru bisa menghancurkan diri nya sendiri. Hal ini ia sadari ketika dia dikeluarkan dari kampus tercintanya. Permainan secara teknis memang bagus, tapi dia menyadari satu hal bahwa bermain music itu juga harus menikmati. Dia merasa, kegigihannya berlatih hanya karena tekanan hebat dari sang guru Fletcher sehingga dia lupa untuk menikmati musiknya sendiri dan melupakan kerjasama tim. Apa yang membuat saya kagum dengan film ini? Andrew berani melawan Fletcher! Haha…

Ada quote keren nih di film ini dan saya setuju banget:

There are no two words in the English language more harmful than “good job”

Artinya : Tidak ada dua kata yang lebih berbahaya selain “Good Job”. Itu adalah kalimat Fletcher untuk memacu semangat Andrew agar bermain drum lebih baik dan lebih baik lagi. Walaupun saya tidak suka dengan caranya yang terlalu ekstrem, tapi perkataan Fletcher memang ada benarnya. Well, kita bisa memilih mau menjadi yang terhebat tapi harus bekerja ekstra keras atau hidup santai – menjadi biasa-biasa dan dilupakan orang begitu saja. Sayangnya, Fletcher tidak kenal kompromi selain menjadikan murid-muridnya menjadi yang terhebat.

Keren kan??? Kerenn gila!

tumblr_nhzn6yROIQ1tus001o1_1280

Akting J.K Simmons dalam perannya sebagai guru musik yang “keras” bener-bener…waoww…. Best!! Walaupun sudah mbah-mbah tetep kuweren (red.keren). Alur ceritanya rapi, runtut, sound nya oke, dan permainan drum Andrew keren banget! Nggak heran ya, film ini mendapat beberapa penghargaan Movie Academy Award. Damien Chaselle, sang sutradara, berhasil membuat filmnya meraih beberapa penghargaan diantaranya seperti penghargaan Best Picture, Best Sound Mixing dan Best Supporting Actor.

Well…. saya kasih nilai 8+ lah buat film ini!

Directed by Damien Chazelle
Produced by
  • Jason Blum
  • Helen Estabrook
  • Michel Litvak
  • David Lancaster
Written by Damien Chazelle
Starring
Music by Justin Hurwitz
Cinematography Sharone Meir
Edited by Tom Cross
Production
companies
Distributed by Sony Pictures Classics
Release dates
  • January 16, 2014(Sundance)
  • October 10, 2014(United States)
Running time 106 minutes[1]
Country United States
Language English
Budget $3.3 million[2]
Box office $22.8 million[2]

Sumber : disini