Tag Archives: hemat

MERDEKA! Bersama A&W® Restaurant Indonesia


Tujuh belas Agustus Tahun Empat Lima, Itulah Hari Kemerdekaan kita…

Yeay! Memasuki bulan Agustus, nuansa peringatan hari kemerdekaan sudah menggaung dimana-mana.  Di sepanjang jalan utama, spanduk bertuliskan semangat kemerdekaan sudah dipasang. Aneka lomba antar tetangga sudah dihelat. Di sekolah-sekolah pun, murid-murid sudah mulai berkreasi dengan seni merangkai bendera. Di area rumah saya, sudah dipasang lampu warna-warni dan rangkaian bendera lho.

Tidak mau kalah, di bulan bersejarah ini A&W® Restaurant Indonesia juga mau ikut memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia. Perayaan hari kemerdekaan ala A&W® Restaurant Indonesia ini bisa dibilang cukup unik. Yaitu meluncurkan National Day Promotion.

Continue reading

Advertisements

Lebaran Usai, Apa Kabar THR?


Haha. Agak telat menanyakan kabar THR, di saat lebaran sudah selesai. Tapi ini patut dipertanyakan, mengingat rata-rata THR sudah amblas duluan jauh sebelum tanggal gajian bulan ini datang. Ngaku! Siapa yang masih pegang duwit THR sampai hari ini? Buat temen-temen yang masih setia dengan duwit THR-nya, saya acungkan dua jempol tangan ditambah dua jempol kaki. Kalian, luar biasa!

Sedangkan kalian yang THR nya tinggal kenangan.. jangan langsung lemes gitu dong. hehe. Masalah keuangan kayak gini jangan sampai dibawa stress. Tetap aktif guys. Singsingkan lengan dan kencangkan ikat pinggang. Yang pasti dengan tetap aktif, akan membuat mood kita jadi lebih positif dan segala masalah bisa teratasi. Ingat, dunia belum berakhir. Kita harus tetep semangat dan mulai memikirkan cara bertahan hidup. Yah, paling nggak bisa survive sampai gajian bulan ini.

2

gambar diambil dari sini

Saya punya tips oke, biar hari-hari usai lebaran kita jadi lebih semangat. Ini tips dari saya, khususnya untuk kamu-kamu yang lagi meratapi nasib THR yang nggak bersisa. Bercanda! Yuk, simak sebagai berikut :

  • Buat daftar kebutuhan prioritas

Kebutuhan prioritas versi saya diantaranya seperti transport ke kantor. Untuk transport, usahakan fokus untuk ke kantor atau yang berhubungan dengan kerjaan ya. Lumayan kan, bisa ngirit bensin. Kemudian kebutuhan makan sehari-hari. Ya kalik, nggak usah sampai makan mie instant tiap hari lah. Kalau perlu, siapkan bekal dari rumah dengan menu sehat supaya bisa lebih berhemat.

  • Puasa syawal

Masih terbiasa dong dengan Puasa Ramadhan? Lanjutin deh dengan puasa Syawal.  Puasa Syawal selain berpahala juga bisa jadi solusi untuk berhemat usai lebaran. Atau, untuk temen-temen yang punya hutang puasa sekalian dibayar aja. Lumayan kan, bisa mengurangi hutang puasa sekaligus berhemat.

  • Hindari mall

Mau ngapain lagi nge-mall? Diskon lebaran di mall-mall sudah berakhir.  Hindari dulu deh. Daripada tergoda beli barang-barang yang sebenarnya nggak kita butuhkan. Pengin nonton doang? Nanti aja, nunggu gajian. Mending kalau boring, ngumpul bareng temen-temen aja di rumah. Nonton DVD kek.. Main gitar kek..  Curhat-curhatan kek.. Ketawa bareng kek.. Nangis bareng kek.. hehe.  Atau buat kalian para kaum hawa yang bingung mau ngapain, mending dateng ke acara Hari Hijaber Nasional :

Tanggal: 07 Agustus 2016 – 08 Agustus 2016
Tempat: Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat

Ini bisa jadi alternatif seru-seruan bareng sambil ketemu temen-temen baru lho. Yang pasti ikut acara ini lebih asyik daripada meratapi THR yang sudah berlalu.

  • Tetep Nabung

Duwit mana lagi yang mau ditabung?? Udah habis, masih disuruh nabung juga. Haha. Maksudnya, tetap sisihkan sebagian untuk jaga-jaga kalau ada apa-apa. Mulai sisihkan duwit-duwit kembalian. Entah itu dua ribu, seribu, atau seratus perak. Sedikit demi sedikit tanpa disadari duwit yang dikumpulkan tiap hari bisa nambah saldo tabungan lho.

  • Stop Ngutang

Apapun yang terjadi, usahakan untuk tidak berhutang ya. Daripada ngutang buat kebutuhan yang nggak terlalu penting, mending diem di rumah main pokemon. Kalau memang kehabisan duwit banget, mending cari kerja sampingan. Jadi ART harian misalnya. Haha. Biasanya setelah lebaran, para ART suka nggak balik tuh. Ini bisa jadi kesempatan buat kamu untuk menambah penghasilan lho di luar jam kerja. Lumayan kan?

Oke. Itu tips dari saya. Gimana, sudah bikin semangat belum? Hehe. Masih belum semangat juga? Ya elah… gajian tinggal menghitung hari. Sabarr yah!

signRewinnita

Mengatur Anggaran Rumah Tangga untuk Pasangan Long Distance Marriage


Sejak menerima kenyataan bahwa status saya sekarang sudah menjadi ibu rumah tangga, saya mulai memikirkan dengan amat sangat mengenai anggaran rumah tangga. Terlebih, posisi saya dan suami sedang berjauhan. Ya, kami sedang menjalani apa yang bahasa kerennya disebut Long Distance Marriage. Ini bikin kami semakin sregep cari cara biar sirkulasi keuangan tetap aman terkendali.

LONG-DISTANCE-MARRIAGE

gambar diambil dari sini

Jelas. Pasangan jarak jauh tentu memiliki prioritas keuangan yang berbeda dengan mereka yang berumah tangga dalam satu rumah. Itu juga kembali lagi, di kota mana suami dan istri tinggal. Karena kebutuhan sehari-hari di setiap kota itu berbeda. Mungkin saja, pengeluaran untuk pasangan Long Distance Marriage ini akan lebih besar.

Mungkin saja.

Well.

Tapi kenyataannya, bisa jadi sama saja dengan pasangan yang tinggal satu rumah. Haha. Yah, kata orang Jawa – sawang sinawang lah ya. Kembali lagi ke gaya hidup. Meskipun jauh-jauhan, tapi kalau gaya hidupnya sederhana & down to earth, tetap bisa nabung kok. Percaya deh!

Continue reading

Tips Hemat Nge-Kos di Jakarta (Bukan Pelit)


Apa bedanya hemat sama pelit?

Hemat itu mengatur pengeluaran sebijaksana mungkin, demi kepentingan bersama dan jangka panjang. Kalau uang kita sisa, bisa buat yang lain. Seperti nolongin temen, atau bantuin orang tua, atau bantuin saudara. Masih ada pemikiran untuk menolong sesama.

Kalau pelit? Pelit itu, mengatur pengeluarkan seminimalis mungkin dan memaksimalkan bergantung pada traktiran orang lain. Ehm..parasit. Pelit itu mikirin diri sendiri aja. Misal, punya duwit, tapi bilang nggak punya duwit. Semacam itu lah.

Hemat dan jangan Pelit!

Hemat dan jangan Pelit!

Dan tips ini, untuk hidup hemat. Kalau mau biaya hidup tinggi, saya rasa nggak perlu tips ya. Tinggal buang-buang duwit aja di jalan, ntar juga habis duwitnya. Hehe. Yang perlu tips itu biasanya untuk temen-temen yang mau berhemat. Saya bagi tips yang biasa saya pakai ya (bisa cocok bisa juga enggak). Inget, ini untuk hemat. Hemat bukan berarti pelit! Di bold ya, HEMAT DAN BUKAN PELIT.

  1. Biasakan hidup sederhana. Masalahnya, standard hidup sederhana tiap orang beda-beda ya. Ada yang sebelumnya biasa naik mobil, coba-coba disini naik motor aja. Selain menghindari macet, juga lebih hemat bensin. Ada juga yang biasanya naik motor, disini milih jalan kaki aja. Selain nggak perlu keluar duwit buat beli bensin, juga lebih sehat *dan kaki lebih gede*. Ada juga yang biasa naik helikopter, begitu tiba disini ganti naik helicak. *ehmm..ignore it.*

    Yang sederhana-sederhana saja, justru membuat hidup kita lebih bahagia

    Yang sederhana-sederhana saja, justru membuat hidup kita lebih bahagia

  2. Cari kos an yang sederhana aja sih. Budget untuk kos an, biasanya maksimal 20% – 30% dari gaji yang kita terima. Yang penting bisa buat tidur. Toh aktivitas kita nggak melulu di kos an toh? Tinggal di apartemen oke-oke aja, tapi lebih baik sharing dengan teman. Sekamar bertiga atau berempat. Karena biasanya sewa apartemen juga nggak murah. Kita mesti spare duwit untuk bayar air, listrik, keamanan, dan lain-lain. Hampir sama kayak ngontrak rumah si bro. Kalau ditanggung rame-rame, jatuhnya lebih murah. hidup-sederhana
  3. Sedekah. Setelah dapet gaji, langsung minimal 2,5 % persen nya sedekahin bro! Wajib wajib wajib! Tanya kenapa? Jangan tanya saya. Tanya ke pak ustad aja.

    Mensucikan harta dan membuka pintu rejeki lainnya

    Berbagi kepada sesama itu kewajiban kita

  4. Investasi di awal. Buat saya, yang boros ampun-ampun, menyisihkan investasi di awal itu wajib banget. Karena berapapun duwit yang dipegang, biasanya nggak bersisa. Tapi untuk temen-temen yang bisa menyisakan duwit di akhir, silahkan tempatkan poin ini di urutan terakhir. Dan kenapa investasi? Karena investasi membuat duwit kita bisa bertambah banyak. Ya nggak ujuk-ujuk nambah banyak sih. Tetep ada aktivitas di dalamnya yang bisa membuat uang kita aktif. (ada banyak cara untuk investasi. cari yang halal bro bro, insya Allah)

    investasi itu penting!

    investasi itu penting!

  5. Belanja seperlunya. Contoh, Mie instant itu perlu, tapi nggak sampe beli sekerdus juga kalik bro. jangan berlebihan. mentang-mentang pengin hemat, tiap hari makan mie instant terus. Hemat nya sih iya, tapi badan penyakitan mau??

    membuat daftar belanja perlu untuk menghindari membeli hal-hal yang nggak perlu

    membuat daftar belanja perlu untuk menghindari membeli hal-hal yang nggak perlu

  6. Refreshing murah dan meriah. Kalau bosen di kos an tapi enggan keluar duwit banyak, berkunjung ke rumah sodara, teman, atau lihat pameran. Mempererat tali silahturrahmi kan bagus, main lah ke rumah sodara atau teman. Tapi jangan keseringan, biar nggak dikira numpang gratisan. Diselingi juga lihat-lihat pameran di Jakarta, selain suasananya lebih seru, juga hemat di kantong. Dapet wawasan, senang, tanpa ngabisin uang.

    Ikutan car free day rame-rame sama temen-temen juga seru kok!

    Ikutan car free day rame-rame sama temen-temen juga seru kok!

  7. Butuh atau pengin? Kalau butuh, langsung beli. Kalau pengin, tunda dulu. Biasanya “pengin” itu cuma sesaat, Dengan menunda kepenginan kita, sekaligus membuat kita berpikir panjang. Kalau sudah ditunda, ternyata masih kepengin juga, ya baru dibeli. Daripada kena siksa batin. Kalau pas balik ternyata kehabisan, ya berarti bukan rejeki kita. Haha. Take easy bro. Kalau ada diskonan, boleh juga tuh. hehe.Want_vs_Need_by_rogaziano-antara-butuh-atau-ingin
  8. Makan sehat. Inget, makanan sehat nggak selalu mahal! Makan di warteg deket kos an yang tempatnya bersih dengan menu sayur dan tempe juga bisa dibilang sehat. Buat makan siang di kantor, bisa bawa bekal dari kos an. Kalau nggak bisa masak, bisa beli di warteg di deket kos an untuk makan siang di kantor, karena biasanya lebih murah dibandingkan beli makan siang di daerah perkantoran. Yang pasti, Sisakan duwit di rekening untuk makan selama sebulan. Kasih target berapa rupiah untuk makan. Kenapa? Karena biasanya, paling banyak ngabisin duwit di makanan. Ingat! Makan untuk hidup. Bukan hidup untuk makan.
  9. haha... balada anak warteg

    haha… balada anak warteg

  10. Nabung. Nabung disini buat hal-hal yang nggak terduga. Misal kalau kita sakit, atau keluarga butuh duwit. Atau ada temen resek, punya duwit, tapi lagi hemat, akhirnya nyusahin kita. Mau nggak mau, spare duwit tak terduga juga kan.flat_green_dollar_bill_cartoon_character_flexing_his_arm_muscles-280x300
  11. Prinsip nih! Anti koar-koar kalau lagi bokek, nggak punya duwit, miskin, anak kos an, atau apapun yang bertujuan bikin orang lain kasihan sama kita. Belum tentu kasihan, malah nyukurin iya. Di luar sana, masih banyak orang yang lebih nggak punya duwit dari kita dan patut dikasihani.  
    No more
  12. Perbanyak teman, kurangi pacar. Haha. Kalau banyak temen itu enak bro. Susah senang selalu bersama. Banyak info yang didapet kalau kita banyak teman. Mulai dari info kerjaan, info acara-acara seru, sampai info makanan murah meriah, auw auw..  Dan, kalau  ada apa-apa dibantuin. Tuh..bermanfaat kan. Kalau kayak saya, *pacar jauh di mato*, susye kan.  Kalau banyak pacar juga susah lho. Pacaran itu pake duwit juga cin. Saya bersyukur sih pacar jauh, lebih hemat juga. Jarang pacaran, jarang keluar duwit. Mending ditabung buat kawin, daripada buat pacaran doang. *eehh…*
  13. mari berkawan...

    mari berkawan…

  14. Ibu kos bukan Ibu Tiri. Bagi saya, ibu kos itu udah saya anggap keluarga. Kalau ada apa-apa, yang tau duluan pasti ibu kos. Kalau butuh apa-apa yang urgent, larinya ke ibu kos. Saya anggak sodara sendiri deh. Misal, lagi nggak ada beras dan warung-warung tutup. Akhirnya ke ibu kos, minta nasi. Haha. Pernah beberapa kali seperti itu. Jadi, berbaik-baik lah dengan ibu kos!

    i love bu dewi..!

    i love bu dewi..!

Yaaapp….. sedikit-sedikit itulah tips dari saya. Kalau ada salah dan nggak cocok, maap-maap yee. Mau berbagi tips yang lain? Boleh..boleh banget! Ditunggu yaa..!

Tips Memasak di Kamar Kos (ala Rewinnita)


Hahaha… kayak saya sering masak aja di kos an. Padahal jarang masak juga. Cuman saya bete, karena tiap kali browsing tentang “masakan apa yang bisa dimasak di kos an”, itu sumbernya sedikit. Jadi, saya mau tulis aja masakan apa aja yang bisa dimasak di kamar kos an. Berdasarkan pengalaman temen-temen kos an lain juga, termasuk yang sudah saya praktekkan sendiri. Dengan harapan bisa nambah referensi temen-temen yang baca ini. *aah…kayak yang baca blog ini banyak aja… huwekk…*

Iya. tips ini khusus untuk di kamar kos. Sekali lagi, kamar kos. Kamar. Bayangkan kamar tidur Anda, dibuat untuk masak memasak. Tips ini akan sangat cocok untuk temen-temen yang bernasib seperti saya. Hanya ada kamar kos. Tidak ada dapur pribadi atau dapur umum.

Sebelumnya, saya akan ceritakan sedikit kondisi di kamar kos saya. Kamar kos yang saya tempati, miliknya bidan bu dewi. (bisa disesuaikan dengan nama pemilik kos an masing-masing, nggak harus bu dewi juga sih *lol*). Satu kamar, ukuran sekitar 3 x 4 meter. Ada satu kamar mandi kecil di dalam.  Sewa kos nya 750ribu per bulan. Deket masjid. (oke~ skippp). Suasana di dalam kamar, ada dua rak susun ukuran kecil / sedang, satu lemari besar pakaian, dua box kecil, dan satu single bed. Bisa bayangin dong ya, suasananya seperti apa di dalam. *gambar menyusul*

Ingat. Jangan terlalu banyak perabot di dalem kamar. Tapi saya nggak bisa ngurangin juga. Yang bisa dikurangin hanya baju-baju berlebih. Ya, setiap mudik, saya pasti bawa baju-baju kembali pulang dan taruh di rumah untuk mengurangi volume padatnya isi lemari. Dan aturlah posisi kasur, lemari, dan perabot-perabot lain agar kamar tidak terlihat sesak. Untuk tips mengatur kamar kos biar nggak sempit, akan saya ceritakan di lain posting. Oke? (*kalau nggak lupa*)

Jadi, bagaimana biar bisa tetep masak di kamar yang terbatas, Tanpa membuat kamar berbau asap dan berasa seperti dapur? Yang pasti, barang yang wajib ada di kamar adalah :

  • Rice Cooker. (wajib – wajib – wajib). Saya pakai rice cooker ukuran kecil, harganya 150ribu an ++.
  • Ketel listrik. Ketel listrik punya saya sebenernya terlalu besar ukurannya. Tapi, karena nggak beli, jadi ya terima aja. Alhamdulillah.
  • Galon & pompa air & beserta air minum nya. Biasakan memasak apapun menggunakan air minum ini ya. Selain lebih higienis juga lebih sehat. Takutnya kalau saat proses masak tidak terlalu lama, air nya sudah pasti matang gitu.

Untuk yang lain-lain, sesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan. Mungkin mau bawa dispenser, kulkas, kompor listrik, atau lain-lain. Tapi, di kamar saya yang pasti hanya ada tiga barang itu dan barang tambahan sbb :

  • piring
  • sendok-garpu
  • gelas
  • pisau & gunting

Buat yang baru pertama kali ngekos, memang persiapan perangnya agak dilengkapi ya. Nggak perlu banyak yang penting sesuai kebutuhan. Yang pasti sebelum masak, pastikan Buka jendela kamar lebar-lebar. Buka pintu kamar lebar-lebar. Biar udara di dalam kamar bisa bertukar ke luar.

Dan aturan penting setelah memasak adalah, jangan lupa untuk cuci-cuci. Saya cuci perabot memasak di dalam kamar mandi. Bau masakan dong kamar mandinya? Enggak lah. Setelah cuci-cuci, semua perabot di lap sampai bersih dan dimasukkan ke rak yang sudah disediakan. Setelah itu, bersihkan kamar mandinya. Digosok-gosok pakai karbol biar nggak bau dan kembali bersih.

Biar kamar nggak berasa seperti dapur, simpan semua peralatan memasak dalam rak tertutup. Dan kalau perlu, sedia pengharum ruangan. Saya pribadi sebenernya nggak terlalu suka dengan kamar yang berasa dapur. Semuanya numplek blek jadi satu. Oh No. Saya sediakan satu rak susun tertutup khusus untuk meletakkan peralatan makan dan masak. *foto menyusul*. Mau tertutup atau terbuka, itu suka-suka aja sih. Kalau saya, milih rak yang tertutup biar peralatan makan terhindar dari debu dan terkondisikan bersih selalu. Selain itu, dari segi “mata memandang” juga lebih rapi dilihat.

berantakan, ya tapi minimal dari luar tetep terlihat rapi kan?

berantakan, ya tapi minimal dari luar tetep terlihat rapi kan?

Nah, makanan apa saja yang bisa dimasak di kamar kos an yang tidak berdapur & tanpa asap dengan peralatan di atas?

1. Mie Instant

Lumrah lah ya. Mie instan bisa dimasak dengan rice cooker. Caranya sama seperti masak di menggunakan kompor, cuma kompor dan pancinya diganti pakai rice cooker.

  • Tuang air minum ke dalam wadah rice cooker
  • Set rice cooker ke kondisi “cooking”
  • Tunggu sampai air dalam rice cooker berbuih
  • Masukkan mie dan Masak sampai matang. Lebih lama dibanding kan dengan menggunakan kompor. Kira-kira 5 – 10 menit an lah.
  • Buat variasi, bisa dimasukin telor, bakso, atau sayur. Sajikan bersama bumbu kemasan yang sudah tersedia di dalam bungkus mie instant.

2. Nasi Goreng

Wuahaha. Bisa banget masak nasi goreng di dalam rice cooker. Ya bisa lahh… namanya aja rice cooker, yang artinya Pemasak Nasi. Berarti nasi goreng pun juga bisa dong. Caranya sbb :

  • Masak beras sampai jadi nasi di dalam rice cooker.
  • Taruh nasi di piring, dan cuci dulu wadah yang digunakan masak nasi tadi biar bersih. Kalau saya sih, nggak pake dicuci. Langsung dipakai lagi. (*males*)
  • Siapkan rice cooker. Dan kondisikan dalam keadaan “cooking” bukan “warm”
  • Masukkan mentega. Mentega ini, sebagai pengganti minyak goreng. Biarkan sampai meleleh ya bok.
  • Masukkan irisan bawang putih. Karena bawang putih aman dimakan dalam kondisi matang atau mentah, jadi kalau proses masak di dalam rice cooker ini dirasa kurang matang, masih aman buat dimakan. Inget, tingkat panas rice cooker sama kompor beda ya. Don’t expect too much lah. Aduk-aduk. Saya ngaduknya cukup pakai sendok aja.
  • Masukkan Irisan bakso atau sosis atau kornet. Better pilih yang siap makan. Jadi udah pasti mateng nya gitu lho. Aduk aduk. Sesuaikan kata hati, mau diaduk sampe kapan. Hahah. Ya kalau dirasa udah cukup, ya udah nggak usah diaduk lagi.
  • Masukkan bumbu nasi goreng instant. Yeey…ini kalau buat saya wajib hukumnya. Pilih bumbu instant yang sudah matang.  Aduk aduk.
  • Masukkan nasi. Aduk-aduk sampai semuanya tercampur rata.  Tutup rice cookernya sekitar 5 – 10 menit. Fungsinya, biar semua bahan tadi tercampur dan termasak dengan matang.
  • Di-incip dulu cin. Kalau kurang asin, tambahin garam. Kalau kurang manis, tambahin saos atau kecap. Dan setelah itu, nasi goreng siap disantap!

3. Pasta

Iseng-iseng saya nyoba bikin pasta. Dan ternyata bisa! Hyeey… Caranya sbb:

  • Masak air minum sampai berbuih di dalam rice cooker. Pastikan rice cooker dalam kondisi “cooking”
  • Masukkan mentega secukupnya.
  • Masukkan pasta. Antara mentega dan pasta boleh dibolak-balik. Tujuan nya biar pastanya nggak lengket.
  • Setelah dirasa empuk , tiriskan.
  • Pasta sudah matang. Sekarang masak saosnya.
  • Masukkan mentega secukupnya ke dalam wadah rice cooker bekas bikin pasta tadi. Rice cooker dalam kondisi “cooking” ya.
  • Setelah mentega leleh, tumis bawang putih. *boleh ditambah bawang bombay*
  • masukkan bakso/sosis/daging ayam cincang/kornet atau topping apapun yang dirasa masih mentah. Dimasukin duluan ya. Biar mateng duluan. Aduk-aduk.
  • Masukkan bumbu saos pasta siap saji. Aduk-aduk.
  • **Diincip lagi cin. Kalau mau agak pedesan, kasih saos sambal atau irisan cabe. Kalau kurang asin, kasih garem.
  • Tiriskan. Saos Pasta sudah jadi..! Tinggal dituang ke atas pasta yang sudah ditiriskan di awal tadi. Siap santap..!

4. Sop

Mau masak sop apa pun, bisa pakai rice cooker juga lho. Sop makaroni, sop ayam, atau apapun lah. Caranya sbb :

  • Masukkan air ke dalam rice cooker.
  • Nggak perlu sampai berbuih, setelah itu masukkan ayam cincang mentah. Masak sampai ayam nya matang.
  • Lalu masukkan sayurannya. terutama wortel. Biar empuk duluan.
  • masukkan irisan bawang putih. aduk-aduk.
  • Masukkan bumbu sop siap saji. aduk-aduk.
  • Selama proses di atas, lama-lama air akan mendidih. Setelah dirasa semuanya matang, diincip lagi. Hehe. Kalau kurang asin atau manis, ya tambahkan garam atau gula lah ya. Dan, siap makan deh..! simple kan.

5. Bubur

Hampir sama seperti masak nasi menggunakan rice cooker. Cuma, takaran air nya dibanyakin. Dan tambahkan topping-topping yang sudah matang lain ke dalamnya. So beres lah.

6. Omelet

Bisa? Bisa lahh…. Pakai rice cooker lagi. Cuma waktunya sampai telor matang, lebih lama. Jadi, harus lebih sabar…! Caranya sbb :

  • Posisikan rice cooker dalam keadaan “cooker”
  • Lelehkan mentega di dalamnya.
  • Kocok telur, tambahkan garam, topping lain seperti irisan bawang, bakso, sosis, keju, boleh dicampur juga,  lalu masukkan ke dalam wadah rice cooker.
  • Tunggu sampai matang. Bolak balik aja. Ntar juga mateng sendiri. *inget, sabarr…*
  • Siap santap! Enak dimakan pakai saus.

Hampir semua masakan nya pakai rice cooker ya bok. Hehe. Yaa…memang rice cooker ini sangat berguna buat saya, sebagai pengganti kompor. Selain praktis juga tidak berasap banyak. Ada yang bilang, masak di rice cooker sama masak di kompor itu rasanya beda. Ya jelas beda lah. Tapi mau gimana lagi? Mau maksa naruh kompor di dalam kamar? Ya monggo.  Saya pribadi sih nggak suka kalau ada kompor di dalam kamar tidur. Selain karena keterbatasan ruangan, juga bukan kodratnya gitu. Mungkin lain waktu saya akan coba pikirin menggunakan kompor listrik yang super kecil. *lain waktu, tapi tetep enggan naruh kompor jenis apapun di dalam kamar*

Namanya juga “kos” nggak bisa disamain seperti “rumah”. Kita sebaiknya memanfaatkan apa yang ada semaksimal mungkin. Sebenernya dibandingkan kompor, saya lebih pengin beli kulkas kecil. Kayaknya enak gitu kalau bisa nyimpen makanan di dalam kulkas, lebih tahan lama. Ya, saya sering buang sisa sayur yang nggak habis, karena kalau disimpen juga ujung-ujungnya layu dan bau. Tetep aja nggak bisa dimakan. Tapi, masih pikir-pikir lagi mau beli kulkas atau nggak. Selain ga ada space buat naruh kulkas, juga nggak tahu deh dibolehin apa nggak sama bu dewi (ibu kos).

Nahh…. itulah tips masak memasak dari saya. Pasti temen-temen punya resep masak praktis lainnya. Para senior-senior yang udah ngerasain manis asem nya ngekos, boleh dong ya tips-tips nya dishare dimari… Yuuk…