Dr.Wigih : Jerawat Kedua


Sudah dua bulan terakhir ini, muka saya jerawatan. Parah. Jerawat batu-batu merintis di area dahi yang super lebar ini. Biasanya, mrintis akan hilang dengan sendirinya. Tapi, ini beda.  Hilang satu, tumbuh seribu. Begitu terus. Kalau lagi keringetan, dahi rasanya kayak digigit semut. Clekit-clekit sakit nya sampai ke dasar jiwa. (haha, abaikan).

Lalu, apa kabar krim wajah? Krim sun block masih banyak, tapi sudah enam bulan ini saya abaikan. Males sangat. Sampai kadaluarsa bok. Jadi? Yes, muka telanjang tanpa sun block saat kerja semakin terbiasa. Apalagi saya tipe yang nggak suka pakai make up apapun. Bisa bayangkan muka ini kayak apa? Sudahlah, jangan dibayangkan. hehe. 

Sampai akhirnya kemarin di Surabaya, selesai mandi saya ngaca. Wow. Udah parah nih. Harus segera perawatan lagi. Setelah dapat ijin suami, saya pun meluncur ke Dr.Wigih (lagi).

Continue reading “Dr.Wigih : Jerawat Kedua”

Jerawat!


Aduh… setelah sekian tahun, akhirnya saya ke dokter wajah lagi. Bukan karena kemendel… .___.

ya.. ini gara-gara mendadak wajah saya jerawatan. Akk… >____< . Bête kalau ngaca. Ngeliat muka sendiri yang berantakan, bikin suasana hati nggak bagus. Haha… Bayangin gimana kalau orang lain yang liat ya??

Padahal untuk perawatan muka, masih sama. Halah… bukan perawatan yang kayak mbak-mbak cantik itu. Yang simple-simple aja. Sebelum pergi pakai sunblock (kalau pagi/siang) dan membersihkan muka saat mandi seperti biasa. Produk nya juga pasaran kok… sunblock dan pembersih wajah dari Olay. Nggak pake facial rutin, kalau lagi pengin aja baru facial. Gitu-gitu lah…

Saya agak heboh, karena jerawat yang ini aneh… muncul jerawat satu per satu (tapi pasti) dan menyebar di area pipi, dagu, dahi, dan hidung. (Kalo diliat-liat, Modelnya kayak kena cacar air versi mini) Jerawat ini, cukup unik karena awalnya memerah, linu, trus memutih di ujung tapi bentuknya kecil dan lama kelamaan menghitam. Dan dibiarkan pun juga nggak hilang. Kalau habis mandi, dilap pake handuk..langsung clekit clekit…

Saya kasih minyak tawon juga nggak hilang. (*biasanya, kalau jerawat saya dikasih minyak tawon langsung kempes lho! Teori ngawurisasi). Dan merintis-merintis semakin banyak. Jadi.. saya pun makin gemes buat mencet jerawat ini. Ketika dipencet, keluarnya lagi-lagi jerawat yang keras membatu.

Akhirnya, saya berniat ke dokter kulit yang pernah membantu menyembuhkan masalah kulit wajah saya jaman SMA dulu. Hampir 9 atau 10 tahun yang lalu. Waktu itu, karena wajah saya kering banget dan ada putih-putih (*tapi bukan panu lhoo), saya menyebutnya “tratak’en”. Dan waktu itu juga ada jerawat yang tumbuh berderet-deret di sekitar hidung dekat mata. Ya… kata ibu saya itu disebut jerawat batu. Jerawat yang cukup menyebalkan, karena mereka bisa bertahan disana selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Alhamdulillah.. cukup sekali aja ke dokter itu dan sembuh. Cocok dong ya?

Saya Cuma ingat, namanya Dokter Wigih. Itu aja. Kartu nama yang dulu diberi pun lenyap entah kemana. Saya tanya ke klinik yang dulu, ternyata sudah lama tidak praktek disana (kebetulan klinik nya di deket rumah – Klinik Citra Gading Rewwin). Saya browsing di google, nimbrung di forum-forum, observasi… Ternyata dokter Wigih Wuryaningrum, Sp.KK praktek di Erha Clinic Surabaya dan Rumah Sakit Mitra Keluarga Waru.

Akhirnya pun kemarin saya memutuskan untuk ke RS. Mitra Keluarga Waru (tempat bebi Ken lahir) untuk jumpa dengan Dr.Wigih. (Cari yang dekat rumah aja…..). Dokter Wigih praktek disana dari Senin – Jumat, pagi dan malam. Cuma sejam doing lho Alhamdulillah ketemu! Yeyy… Dokter Wigih masih sama cantiknya kayak dulu… Hihihi.. dan masih sangat ramah. Huuhuhu..suka deh! Katanya, jerawat di pipi ini tumbuh ke dalam. Dan, karena pernah dipencet-pencet, jerawatnya jadi nggak keluar semua…sisa jerawat jadi numpuk di dalam. Jadinya, menghitam. Hiks…

Lalu, jerawat-jerawat ini pun disuntik… Diberi obat, untuk mengeluarkan sisa jerawat yang ada di dalam. Dikasih obat aja pun bisa, tanpa harus disuntik. Karena saya penginnya cepet hilang, jadi okelah…suntik saja! Uhh.. untuk pertama kalinya, saya disuntik di wajah! Akk….disuntuk di titik-titik jerawatnya. Sakit? Ya..sakit nya pas kena jerawat yang agak besar aja. Kalau jerawat yang kecil-kecil, rasanya kayak digigit semut. Semut gede tapi nya… haha.. ya, sakit.
Selesai proses berdarah-darah itu, saya diberi beberapa resep obat untuk diminum dan krim wajah. “Sebulan ini jangan makan pedes sama goreng-gorengan dulu ya…” Kata dokter Wigih ramah. Hooo….oke.. sebulan puasa pedes & gorengan demi menghapus jerawat.
Saya pikir nggak terlalu mahal ya, untuk ukuran perawatan wajah intensif. Karena, dapet banyak banget krim sama obat nya. Buahaha… Ada dua krim yang dipakai waktu pagi hari, dan dua krim yang dipakai saat malam hari. Ada sabun wajah dan toner pembersih wajah. Untuk obat minumnya, saya diberi obat jerawat, obat anti jamur dan antibiotik. Ehmm… jadi muka saya ini berjamur? Gitu? Sampe dikasih obat anti jamur. Ihik..

Sampai rumah saya ngaca..wow..merah-merah bung.. bekas suntikan tadi. Eh, Tapi pagi tadi saya lihat, udah nggak merah, haha… beneran lho, jerawat langsung kempes pes pes…~ Tinggal ngilangin bekas-bekasnya aja. Semoga kulit wajah saya kembali seperti semula…Amin!
Untung pas long weekend, jadi selama tiga hari ini saya mau stay at home saja. Menyembunyikan wajah monster!
Oh iya, ada yang bermasalah kulit wajah juga? Ehmm.. saya rekomendasikan ke Dokter Wigih Wuryaningrum. Dokternya cantik, baik dan ramah banget. Ya…saya memang belum tau dokter yang lain kayak gimana sih *nggak bisa bandingin…* , soalnya kalo urusan wajah…nggak mau coba-coba. Sekali cocok ke dokter itu, ya kesitu aja. Hehe.
Dan, krim nya nggak mahal. Katanya sih bisa dipake untuk dua bulan. Dan dulu pun, krim yang saya pakai malah bisa dua bulan lebih. Tapi kalau lagi parah kayak wajah saya, mungkin ya…satu bulan. Tapi kalau udah sembuh, ya udah… nggak usah bolak balik lagi. Mau nya sih nanti kalau balik lagi, langsung ke tempat praktik nya sendiri aja.

Oh iya.. Dokter Wigih praktek setiap hari! Dan pastikan, udah bikin janji dulu. Maklum, Pasiennya banyak bro.. Untuk tempat praktek Dokter Wigih Wuryaningrum, Sp.KK ada di :

1. Ruko Tropodo Sidoarjo (arah ke bandara Juanda). Everyday. Praktek dari jam 19.00 – 20.00.

2. Rumah Sakit Mitra Keluarga, praktek dari jam 08.00 – 09.00 (senin s/d sabtu) dan  18.00 – 19.00 (senen-rabu-jumat).

3. Erha Clinic praktek dari Workday, jam 9.00 – 17.00 (kalo ga salah).

Dan No tlp nya : 031 – 8671323. Ada sih no Hp sama Pin BB nya. Hehe.. Yang minat, japrik aja ya…

The Innocent Man


OMG.

Omigod.

OMG.

Aaaakk…! Film terakhir setelah, Meteor Garden, Boys Before Flower, Full House, Princess Hours, yang sudah menghipnotis saya, yaitu The Innocent Man.

Dibesut tahun 2012, dan baru saya tonton kemarin. Nggak telat-telat banget kan???
Dibesut tahun 2012, dan baru saya tonton kemarin. Nggak telat-telat banget kan???

Ceritanya unik bro. Ciyuss deh *mulai alay. Kisah menonton serial drama ini diawali dari weekend kemarin , ketika badan sedang males diajak kemana-mana dan males berbuat apa-apa, saya pun iseng buka laptop dan memilih-milih film yang mau ditonton. Berkat si Dipti awu-awu, salah satu tersangka utama yang selalu memberikan saya supply film-film Korea terbaru, saya pun akhirnya menonton film ini! The Innocent Man!

Dan, dan….dan…. itu si pemeran Kang Ma Ru (Song Joong-ki) kenapa bisa ganteng banget sih disitu. Saya jatuh cinta dengan Kang Ma Ru , yang ganteng (amit-amit lebay banget gantengnya) dan Seo Eun-gi (Moon Chae-won) yang pernah main di serial drama The Princess’ Man. Kebetulan saya punya dan sudah lihat film The Princess’ Man ini, dan salah satu alasan awal saya lihat film The Innocent Man ini adalah karena ada si Moon Chae Won itu.

Si ganteng dari Korea
Si ganteng dari Korea

Ada 20 episode, lengkap dengan subtitle nya. *cium 1000x buat dipti.  Cerita serial drama ini campur-campur ya, antara perebutan harta dan cinta segitiga. Bayangin deh, kalau kita suka sama cowok yang pernah pacaran sama ibu kita. Nah lho. Konyol kan? Kesimpulannya adalah kita yang agak kelainan. Bayangin berapa umur cowok itu? Tapi lain lagi ceritanya, kalau ibu kita adalah ibu tiri yang usia nya sepantaran sama kita. Berarti yang kelainan , bapak nya dong. Hahaha. Nikah kok sama daun muda (*yang kelewat muda). Dan itulah yang terjadi di serial drama ini.  *Namanya juga film broo… nggak boleh protes!

Si ibu tiri Han Jae-hee (Park Si-yeon), dulunya pernah menjalin kasih (*ciyeleeaahh..bahasanya bukk…) dengan Kang Ma Ru saat di bangku kuliah. Kang Ma Ru pun dulunya juga cinta mati sama si Han Jae-hee ini. Mati banget dehh…sampe dia rela mengorbankan dirinya masuk penjara demi menyelamatkan citra Han Jae Hee yang saat itu berprofesi sebagai wartawan.

park-si-yeon-and-song-joong-ki (1)

“Kalau aku, tidak apa-apa tidak menjadi dokter. Tapi kamu, masih punya mimpi dan aku nggak mau mimpimu hancur karena kasus ini.”, kata si Kang Ma Ru pada Han Jae Hee saat dia terpaksa membunuh seseorang karena dirinya terancam. Seandainyaaa…oh seandainya sosok Kang Ma Ru ini ada dunia nyata, apa yang mau kamu lakuin guys??

Selang beberapa tahun kemudian, Kang Ma Ru bebas dari penjara.  Takdir mempertemukannya kembali dengan Han Jae Hee dan Seo Eun-gi yang tak lain adalah anak tiri dari Han Jae Hee. Kang Ma Ru yang luar biasa ganteng ini pun kecewa berat ketika dia tahu bahwa Han Jae Hee sudah menikah. Akibat dari itu juga Kang Ma Roo melampiaskan itu semua pada beberapa wanita secara bergantian dan mencampakan wanita tersebut.  Pada suatu hari karena saking dendam dan terlukannya Kang Ma Roo berencana membalaskan dendam rasa sakit hatinya tersebut pada Han Jae Hee.  Kan Ma Roo mendekati seorang anak perempuan konglomerat bernama Seo Eun Gi sebagai cara untuk membalas dendam.

Moon Chae Won, yang pernah main di The Princess Man
Moon Chae Won, yang pernah main di The Princess Man

Awal hanya untuk balas dendam, tapi berujung jatuh cinta beneran. Itulah si Kang Ma ru dengan Seo Eun Gi. Terlebih setelah Seo Eun Gi sendiri mengalami amnesia karena suatu hal yang mengakibatkan hilang memori ingatannya.  Seo Eun Gi sendiri, yang awalnya sebelum amnesia adalah gadis yang kasar, sombong dan suka seenaknya sendiri, setelah amnesia berubah menjadi pribadi yang sangat berbeda , dia jadi lebih lembut dan santun. Kang Ma Ru semakin tidak tega melihat keadaan Seo Eun Gi yang mengalami kerusakan otak karena kecelakaan itu. Dia merasa bertanggung jawab atas terjadinya kecelakaan yang menimpa dirinya dan Seo Eun Gi. Kang Ma Ru membantu Seo Eun Gi untuk mendapatkan posisinya kembali di perusahaan milik ayahnya setelah direbut oleh Han Jae Hee.

915

Sampai akhirnya ingatan Seo Eun Gi kembali, Kang Ma Ru selalu mendampinginya. Menggantikan tugas-tugasnya, dan merawatnya. Sementara itu, si Han Jae Hee yang sebenarnya masih sangat mencintai Kang Ma Ru semakin dibuat kesal melihat kemesraan mereka berdua. Han Jae Hee berubah menjadi monster yang jahat dan rela melakukan apa saja demi mendapatkan Kang Ma Ru dan harta warisan suaminya.

Di akhir cerita, saya disuguhkan adegan romantis tapi dalam bentuk lain. Jika pada cerita-cerita happy ending lain, biasanya diakhiri dengan pelukan atau ciuman. Di serial ini, Kang Ma Ru dan Seo Eun Gi tidak terlalu banyak dialog. Mereka bertemu di suatu desa, dengan kondisi Kang Ma Ru berhasil menjadi dokter dan Seo Eun Gi membuka toko kecil. Tanpa banyak bicara, Kang Ma Ru memberikan kotak cincin pada Seo Eun Gi. Bisa dibilang cuma diem-dieman gitu udah bisa menyiratkan rasa cinta mereka berdua ya.

Ini dia! Satu film oke, yang akan saya tonton berulang kali!
Ini dia! Satu film oke, yang akan saya tonton berulang kali!

NB :

Aniway, di dalam film ini hampir semua pemerannya pake galaxy S3 lho. Film ini sendiri dibuat tahun 2012. Oke. Membuat saya semakin teriris mengingat hape yang telah pergi. Oke. skip.