Hanya satu


Hanya satu pintaku, tuk memandang langit biru dalam dekap seorang ibu

Hanya satu pintaku, tuk bercanda dan tertawa di pangkuan seorang ayah

 

Apabila ini hanya sebuah mimpi,  ku selalu berharap dan tak pernah terbangun

 

Hanya satu pintaku, tuk memandang langit biru di pangkuan ayah dan ibu

-Mocca-

Review Komik (part 1)


ChizumI & Fujiomi jadi favorit
Kyoko Hikawa : ChizumI & Fujiomi jadi favorit

1. Kyoko Hikawa

Salah satu komik yang saya suka adalah karangan Kyoko Hikawa. Dari segi Cerita-cerita yang disampaikan oleh Kyoko dalam komik ini, biasanya sederhana, klise dan sangat dewasa. (Bukan dewasa begitu-begitu lho ya). Tidak terlalu banyak konflik disini. Buat temen-temen yang ingin menikmati kisah cinta dengan jalan yang seimbang, boleh banget baca buku karya Kyoko Hikawa ini. Dari segi gambar pun juga bagus. Saya suka dengan tipe Kyoko Hikawa yang menggambarkan tokoh secara proporsional. Saya sudah baca komik ini dari jaman SD. Pinjem punya tetangga. Tapi sekarang sudah punya sendiri, hehehe. Harganya? Ahh…jangan dibandingkan dengan jaman dulu ya. Tapi tetep worth it lah, buat kolektor komik. Di Gramedia, komik chizumi & fujiomi versi deluxe ini bisa didapat dengan harga IDR.22.000. Khusus untuk series angin musim gugur, saya pesen online. Karena sudah puter-puter ke seluruh Gramedia, nggak dapet dong bok! Akk…!

Kisah cinta si anak SD
Chie Ito : Special for Kanami

2. Chie Ito.

Setiap pengarang pasti menampilkan karakteristik yang berbeda-beda, begitu pula dengan komik karya Chie Ito. Begitu lihat sampul depannya aja, udah bisa ditebak deh siapa pengarangnya. Chie Ito menggambarkan tokohnya dengan proporsi yang unik. Cantik dan tampan, itu udah pasti ya. Tapi, kita nggak akan menemukan tubuh cewek berbadan seksi, atau cowok berbadan macho disini. Contohnya sbb :

Semua berpostur lurus dan cenderung gombrong
Semua berpostur lurus dan cenderung gombrong

Meski begitu, Chie Ito selalu berhasil meraih hati pembacanya dengan jalan cerita yang malu-malu tapi mau. Hahaha. Cara menyampaikan perasaan antara tokoh pria dan wanitanya, tidak diceritakan secara eksplisit. Tetapi, lebih ke sikap dan perhatian.Entah kenapa, saya suka sekali dengan karangan-karangan Chie Ito ini.  Wow wow wow…. Karena sudah jarang versi barunya, jadi saya beli bekasnya aja. Nggak mahal kok. Sekitar 5000 – 7000 per komik. Ciaout deh!

Kisah Cinta anak SD
Kisah Cinta anak SD

3. Ayumi Shiina

Judul : Baby Love
Pengarang : Ayumi Shiina
Tahun Terbit : 1995-1999
Jumlah Volume : 9

Ahh saya paling anti kisah cinta anak ingusan yang sentimentil. Tapi khusus di komik ini, saya suka. Kisah cinta anak SD yang sama sekali nggak terlihat seperti anak SD. Karena postur tubuh , cara berpikir, dan kedewasaannya membuat tokoh perempuan di komik ini terlihat lebih dewasa dibandingkan umurnya. Saya suka ceritanya, dan saya suka gambarnya yang bagus. hihihi. Tokoh-tokoh disini jadi terlihat ganteng dan cantik banget! Konfliknya juga beragam, meskipun masih tampak klise. Saya sudah baca komik ini dari jaman SD juga. Lihat aja tahun terbitnya. Butuh waktu empat tahun untuk membuat 9 jilid komik ini. Luar biasa kan, penantian tetangga saya untuk mengumpulkan series lengkapnya. Kalau saya sih, tinggal pinjem aja. Hahaha.

Baby Love
Baby Love

Burung Kertas


Burung kertas itu lucu ya. Origami membuat kertas menjadi bukan sekedar kertas. Aku masih ingat itu, tiga tahun lalu kau mengatakan itu. Di pinggiran kota Alexa, sebuah toko kecil, menjual berbagai kertas, dan kau memilih satu bungkus kertas bercorak polkadot warna-warni. Seperti anak kecil yang baru mendapat permen, nuansa hatimu bisa menjadi bahagia sekali. Hanya karena kertas origami.

Begitu juga sebaliknya, dahimu seketika berkerut, saat kau tahu bahwa itu adalah bungkus terakhir dari kertas favoritmu. Sebungkus hanya isi 50, masih kurang banyak. Ahh..!

Dan, aku paling suka setiap sudut bibirmu saat kau sedang kesal dan mengumpat. Kau selalu mengumpat saat tidak mendapatkan apa yang kau inginkan. Tapi, pada akhirnya kau selalu mendapatkan semua yang kamu mau. Dengan cara apapun.

Burung kertas itu pun sebenarnya bukan punyamu kan? Kau merebutnya dari anak kecil di taman itu. Dasar gadis aneh. Semaunya sendiri.

Hahaha… akhirnya aku bisa! Terimakasih ya adik kecil, ini untukmu.  Setelah kau buat dia menangis dan kau paksa untuk mengajarimu cara membuat burung kertas, sekarang kau berikan burung kertas karya pertamamu padanya. Untuk gadis 18 tahun sepertimu, bukankah sikapmu itu sangat kekanak-kanak an sekali. Kenapa kau tidak bilang terus terang saja jika ingin belajar membuat burung kertas. Kenapa harus membuatnya menangis dulu.

Sejak itu, hari-harimu tidak pernah lepas dari membuat burung kertas. Satu hari tiga burung kertas, katamu dengan semangat. Entah sudah berapa banyak burung kertas yang kau buat. Dan aku tidak habis pikir, dimana kau akan menyimpan burung-burung itu. Hey, kau bahkan belum berterima kasih pada anak kecil itu. Kau masih berhutang budi padanya.

“Wahh…! Raka, kau benar-benar gila.. sampai kapan kau akan membuat burung-burung kertas itu?”, Robi menepuk bahuku, membuat konsentrasiku buyar. Sahabatku sekaligus musuhku itu sudah seperti jailangkung. Datang tanpa jemput, pulang tanpa antar. Robi memandangi toples-toples yang berjejer rapi di sisi ranjang tidurku. Toples-toples yang sudah terisi penuh oleh burung kertas yang kubuat.

“Apakah projekmu membuat sejuta burung kertas sudah berhasil, hah?”, tanyanya lagi. Dia merapikan burung-burung kertas yang baru saja kubuat dan memasukkannya ke dalam toples. Toples terakhir yang baru terisi seperempatnya.

“Hey Raka. Toples yang terakhir ini, buatku saja ya. Sebentar lagi, pacarku ulang tahun. Dia pasti senang, kalau mendapat kado setoples burung kertas.” Aku saja baru tahu kalau Robi sudah punya pacar lagi. Seminggu yang lalu, dia baru saja menangis padaku karena diselingkuhi oleh pacarnya.

“Jangan mimpi. Buat saja sendiri.”, kusahut toples dalam tangannya. Toples kesepuluh yang belum terisi penuh, kutata di sisi ranjang. Butuh berapa lama lagi untuk memenuhi toples itu.

“Hey… pelit sekali. Kau kan bisa buat lagi. Toples ini, buatku saja ya? Ya? Ayolah… ”, bujuknya.

“Tidak.”

“Haish.. sudah kuduga. Sifat pelitmu dari dulu memang tidak pernah berubah. ini yang membuatmu dijauhi para gadis.”, kepalaku mendadak pening. Robi sialan ini ternyata baru menjitakku. Nyaris saja toples ini kulempar padanya. Setoples burung kertas. Tapi sayang sekali kalau kalau toples ini pecah. Haha. Mungkin aku memang sudah gila. Kau berhasil menularkan kegilaanmu pada burung kertas padaku. Kau pun juga berhasil mendapatkanku. Kau mendapatkan apa yang kamu mau. Semuanya. Kau puas kan sekarang?

“Raka.. Dia sudah pergi. Kau tidak bisa seperti ini terus. Keluar dan carilah gadis lain. Aku yakin kau pasti bisa. Owhh… Kau ingat? Waktu sekolah dulu, kau adalah murid paling tampan dan pintar. Kau seorang idola! Ada banyak gadis yang mengejarmu. Sampai aku dimanfaatkan oleh mereka, untuk mendekatimu. Kau ingat kan? Sarah, Maya, Risa, Santi, siapa lagi namanya. Ahh.. Hubungi saja salah satu dari mereka. Aku yakin, kau bisa berkencan dan merasakan cinta lagi.”. Sepertinya Robi tahu kalau aku tidak terlalu suka dia mengungkit-ungkit kepergianmu lagi. Aku tahu dia sebenarnya kuatir, tapi aku juga tidak bisa berhenti membuat burung kertas ini. Seperti aku yang belum bisa berhenti melupakanmu.

“Aku tidak sepertimu, playboy kampung.”, bantal besar di depanku langsung tepat mendarat di wajahnya. Haha. Muka bodohnya itu lucu sekali. Apalagi yang bisa kulempar ke dia.

Ahh… Sudah cukup membuat burung kertas hari ini.

-ita, 14 Februari 2013-

The Innocent Man


OMG.

Omigod.

OMG.

Aaaakk…! Film terakhir setelah, Meteor Garden, Boys Before Flower, Full House, Princess Hours, yang sudah menghipnotis saya, yaitu The Innocent Man.

Dibesut tahun 2012, dan baru saya tonton kemarin. Nggak telat-telat banget kan???
Dibesut tahun 2012, dan baru saya tonton kemarin. Nggak telat-telat banget kan???

Ceritanya unik bro. Ciyuss deh *mulai alay. Kisah menonton serial drama ini diawali dari weekend kemarin , ketika badan sedang males diajak kemana-mana dan males berbuat apa-apa, saya pun iseng buka laptop dan memilih-milih film yang mau ditonton. Berkat si Dipti awu-awu, salah satu tersangka utama yang selalu memberikan saya supply film-film Korea terbaru, saya pun akhirnya menonton film ini! The Innocent Man!

Dan, dan….dan…. itu si pemeran Kang Ma Ru (Song Joong-ki) kenapa bisa ganteng banget sih disitu. Saya jatuh cinta dengan Kang Ma Ru , yang ganteng (amit-amit lebay banget gantengnya) dan Seo Eun-gi (Moon Chae-won) yang pernah main di serial drama The Princess’ Man. Kebetulan saya punya dan sudah lihat film The Princess’ Man ini, dan salah satu alasan awal saya lihat film The Innocent Man ini adalah karena ada si Moon Chae Won itu.

Si ganteng dari Korea
Si ganteng dari Korea

Ada 20 episode, lengkap dengan subtitle nya. *cium 1000x buat dipti.  Cerita serial drama ini campur-campur ya, antara perebutan harta dan cinta segitiga. Bayangin deh, kalau kita suka sama cowok yang pernah pacaran sama ibu kita. Nah lho. Konyol kan? Kesimpulannya adalah kita yang agak kelainan. Bayangin berapa umur cowok itu? Tapi lain lagi ceritanya, kalau ibu kita adalah ibu tiri yang usia nya sepantaran sama kita. Berarti yang kelainan , bapak nya dong. Hahaha. Nikah kok sama daun muda (*yang kelewat muda). Dan itulah yang terjadi di serial drama ini.  *Namanya juga film broo… nggak boleh protes!

Si ibu tiri Han Jae-hee (Park Si-yeon), dulunya pernah menjalin kasih (*ciyeleeaahh..bahasanya bukk…) dengan Kang Ma Ru saat di bangku kuliah. Kang Ma Ru pun dulunya juga cinta mati sama si Han Jae-hee ini. Mati banget dehh…sampe dia rela mengorbankan dirinya masuk penjara demi menyelamatkan citra Han Jae Hee yang saat itu berprofesi sebagai wartawan.

park-si-yeon-and-song-joong-ki (1)

“Kalau aku, tidak apa-apa tidak menjadi dokter. Tapi kamu, masih punya mimpi dan aku nggak mau mimpimu hancur karena kasus ini.”, kata si Kang Ma Ru pada Han Jae Hee saat dia terpaksa membunuh seseorang karena dirinya terancam. Seandainyaaa…oh seandainya sosok Kang Ma Ru ini ada dunia nyata, apa yang mau kamu lakuin guys??

Selang beberapa tahun kemudian, Kang Ma Ru bebas dari penjara.  Takdir mempertemukannya kembali dengan Han Jae Hee dan Seo Eun-gi yang tak lain adalah anak tiri dari Han Jae Hee. Kang Ma Ru yang luar biasa ganteng ini pun kecewa berat ketika dia tahu bahwa Han Jae Hee sudah menikah. Akibat dari itu juga Kang Ma Roo melampiaskan itu semua pada beberapa wanita secara bergantian dan mencampakan wanita tersebut.  Pada suatu hari karena saking dendam dan terlukannya Kang Ma Roo berencana membalaskan dendam rasa sakit hatinya tersebut pada Han Jae Hee.  Kan Ma Roo mendekati seorang anak perempuan konglomerat bernama Seo Eun Gi sebagai cara untuk membalas dendam.

Moon Chae Won, yang pernah main di The Princess Man
Moon Chae Won, yang pernah main di The Princess Man

Awal hanya untuk balas dendam, tapi berujung jatuh cinta beneran. Itulah si Kang Ma ru dengan Seo Eun Gi. Terlebih setelah Seo Eun Gi sendiri mengalami amnesia karena suatu hal yang mengakibatkan hilang memori ingatannya.  Seo Eun Gi sendiri, yang awalnya sebelum amnesia adalah gadis yang kasar, sombong dan suka seenaknya sendiri, setelah amnesia berubah menjadi pribadi yang sangat berbeda , dia jadi lebih lembut dan santun. Kang Ma Ru semakin tidak tega melihat keadaan Seo Eun Gi yang mengalami kerusakan otak karena kecelakaan itu. Dia merasa bertanggung jawab atas terjadinya kecelakaan yang menimpa dirinya dan Seo Eun Gi. Kang Ma Ru membantu Seo Eun Gi untuk mendapatkan posisinya kembali di perusahaan milik ayahnya setelah direbut oleh Han Jae Hee.

915

Sampai akhirnya ingatan Seo Eun Gi kembali, Kang Ma Ru selalu mendampinginya. Menggantikan tugas-tugasnya, dan merawatnya. Sementara itu, si Han Jae Hee yang sebenarnya masih sangat mencintai Kang Ma Ru semakin dibuat kesal melihat kemesraan mereka berdua. Han Jae Hee berubah menjadi monster yang jahat dan rela melakukan apa saja demi mendapatkan Kang Ma Ru dan harta warisan suaminya.

Di akhir cerita, saya disuguhkan adegan romantis tapi dalam bentuk lain. Jika pada cerita-cerita happy ending lain, biasanya diakhiri dengan pelukan atau ciuman. Di serial ini, Kang Ma Ru dan Seo Eun Gi tidak terlalu banyak dialog. Mereka bertemu di suatu desa, dengan kondisi Kang Ma Ru berhasil menjadi dokter dan Seo Eun Gi membuka toko kecil. Tanpa banyak bicara, Kang Ma Ru memberikan kotak cincin pada Seo Eun Gi. Bisa dibilang cuma diem-dieman gitu udah bisa menyiratkan rasa cinta mereka berdua ya.

Ini dia! Satu film oke, yang akan saya tonton berulang kali!
Ini dia! Satu film oke, yang akan saya tonton berulang kali!

NB :

Aniway, di dalam film ini hampir semua pemerannya pake galaxy S3 lho. Film ini sendiri dibuat tahun 2012. Oke. Membuat saya semakin teriris mengingat hape yang telah pergi. Oke. skip.

UNGU – Arti Hadirmu


Kalau ini lagu lama dari ungu yang saya suka juga. Hehe. Ehmm, jaman sekolah ya. Entah SMP atau SMA. hihii.

Yuk jreng genjreng lagi.

Enjoy!

 

Intro: E A E

E
Arti hadirmu dalam hidupku
E
Kau bawa mimipi indah temani tidurku
A
Yang tak pernah ku rasakan sebelumnya
E
Disaat kau masih dalam hayatku

E
Cinta terlahir diantara kita
E
Melewati seribu senyummu
A
Yang tak pernah ku rasakan sebelumnya
E
Disaat kau masih dalam hayatku

C#m                 F#
Berjuta rasa cinta tercipta
B                      E
Mengiringi langkah kau dan aku
C#m               F#
Menyelimuti masa yang lalu
A                       B
Dan tak mungkin terpisahkan

[Chorus]
E
Kata sayang untuk dirimu
G#
Yang ku hembuskan kepadamu
A                       Am
Sebagai tanda cintaku untuk dirimu

E
Tak kan hilang ditelan waktu
G#
Tak kan punah termakan ragu
A                       Am
Menghiasi seluruh hidup dan matiku

[interlude] E G# A Am

[Chorus]
E
Kata sayang untuk dirimu
G#
Yang ku hembuskan kepadamu
A                       Am
Sebagai tanda cintaku untuk dirimu

E
Tak kan hilang ditelan waktu
G#
Tak kan punah termakan ragu
A                       Am
Menghiasi seluruh hidup dan matiku