Papa Spaghetti : Spageti Enak Untuk si Kantong Cekak


Untuk citarasa “enak” memang nggak bisa dipungkiri, sampai sekarang saya masih belum bisa menemukan makanan se-enak di Surabaya. Kalaupun ada di Jakarta, harganya lebih mahal. Seperti nasi bebek yang biasanya Cuma di angka 10ribuan, disini saya harus merogoh lebih dalam 7 – 10 ribu baru bisa makan bebek. Itupun bebeknya aneh. Alias nggak enak. Tapi ya mau gimana lagi. Disyukuri saja.

Dulu, kalau saya pulang ke Surabaya, sudah pasti sasaran utama makanan yang harus saya santap adalah nasi bebek atau aneka penyetan lainnya.  Itu dulu. Tapi sekarang, ada satu menu yang nggak boleh absen untuk dimakan.

Yap.

Spageti

Continue reading

Berani Pindah Rumah


Hidup penuh dengan ketidakpastian, tetapi perpindahan adalah salah satu hal yang pasti. Kalau pindah diidentikkan dengan kepergian, maka kesedihan menjadi sesuatu yang mengikutinya….. Padahal, untuk melakukan pencapaian lebih, kita tak bisa hanya bertahan di tempat yang sama. Tidak ada kehidupan lebih baik yang bisa didapatkan tanpa melakukan perpindahan.

Gue jadi berpikir, ternyata untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik, gue gak perlu menjadi manusia super. Gue hanya perlu menjadi manusia setengah salmon: berani pindah.

― Raditya Dika, Manusia Setengah Salmon

Alhamdulillah. Hari ini, saya resmi menempati rumah baru. Rumah yang saya idam-idamkan sejak dua tahun yang lalu. Horay! Pas banget kan, pindahan di tanggal cantik 15 bulan 7 tahun 2016. (Dimana sih cantiknya? haha. Maksa)

Continue reading

Jus Tombu – Buavita ala Rewinnita


Buat saya, menu buka puasa itu harus ada pendamping minuman yang seger-seger. Tapi, karena saya lagi hamil – pilihan minuman yang segar pun terbatas. Nggak bisa minum sembarangan. Minuman seger yang dikonsumsi harus higienis sekaligus sehat.

Nah, kali ini… karena lagi hore-hore di rumah sendiri di Surabaya, saya eksperimen bikin jus yang segar sekaligus sehat, bersama Buavita. Kenapa Buavita? Karena, Buavita adalah jus yang terbuat dari buah asli, tidak seperti minuman rasa buah yang tidak mengandung buah. Buavita ini adalah produk minuman, dengan kandungan vitamin C, A, B1, B2, B3, B6 yang juga berguna untuk tubuh kita.  Jumlah kandungan vitamin nya pun telah disesuaikan dengan  kebutuhan tubuh dalam sehari.

6

 

Continue reading

Paru Goreng Basah Ala Rewinnita


Hello, saya sekarang sudah berada di Surabaya. Kalau di Surabaya, berarti waktunya apa?? Yeah… waktunya eksperimen masak-memasak. Karena sudah liburan, saya punya banyak waktu untuk memasak dan menikmati hari-hari sebagai stay at home wife. Walaupun hanya…10 hari. Lumayan lah!

Masih dalam nuansa menjelang akhir Puasa Ramadhan. Hari ini, saya ekperimen bikin paru goreng basah. Paru goreng ini untuk lauk pendamping sayur asem saat buka puasa nanti. Suami doyan banget sama paru goreng jenis basah macam ini. Setiap pulang ke Cepu, pasti sasarannya makan pecel dengan lauk paru goreng. Kalau saya, nggak perlu pecel. Makan paru goreng sama nasi hangat aja udah berasa nikmaat bangeeett…

Continue reading

(Hari 1) To : Suami


IMG_1197

Hai suami,

Terimakasih ya sudah sabar bersama istri. Istri tak bisa diam. Ah, istri ini memang sulit dimengerti. Walau separuh tampak seperti laki, istri tetaplah wanita yang selalu ingin dimengerti. Dan, suami, terimakasih sekali sudah mau mengerti. Kalau bukan karena suami, mungkin tidak ada istri yang seperti ini.

Hai suami,

Suami sekarang jadi surga istri. Ridho suami juga jadi jalan lapang untuk istri. Terimakasih, sudah memberikan kesempatan pada istri. Bukan demi istri, dan bukan demi suami, tapi ini demi semua yang ingin suami dan istri bahagia. Kisah suami istri nanti, biar Tuhan yang memilihkan alurnya sendiri.

Hai suami,

Melepas itu berat ya? Begitu juga dengan meninggalkan. Ahh, tapi jangan terlalu dilebih-lebihkan. Dan jangan anggap ini sebagai kehilangan. Karena suami-istri itu selalu saling memiliki. Jarak bukan halangan, dan waktu bukan pembatas. Tidak terlalu jauh untuk ditempuh, dan simpan rindu itu sampai suami istri bertemu.

Hai suami,

Jalan cerita setiap pasangan kan tidak selalu sama. Kita hanya menempuh jalan sedikit berbeda dari yang lain. Orang-orang di kanan-kiri tidak usah terlalu didengar, karena mereka bukan suami dan mereka bukan istri. Abaikan saja, karena mereka tidak ikut menjalani.

Hai suami,

Maafkan istri, tidak bermaksud melupakan kewajiban pada suami. Ini hanya sementara. Suatu saat, kita pasti bersama lagi. Menjalankan tugas dan peran masing-masing sesuai kodrat. Membangun keluarga dalam satu rumah penuh cinta. Amin.

Hai suami,

Tiap bangun tidur, buka mata, langsung bangun saja. Kembali ke aktivitas seperti sebelumnya ya. Aktivitasnya saja. Tapi tetap taruh istri di hati suami yang paling dalam. Istri akan menghubungi suami setiap waktu, karena istri kepo. Haha.. bukan, karena istri ingin memastikan suami baik-baik saja disana.

Hai suami,

Sudah ya, nanti kita ngobrol lagi. Besok, jangan lupa sarapan pagi.

#NulisRandom2015

#30HariMenulis