Bersahabat dengan Teknologi WTT-X


NjFcj2+jg5U5bQV635JuhjlN7Eo=

Wireless to the X atau yang biasa disebut WTT-x adalah teknologi broadband / internet + voip wireless berbasis 4G & 4,5G yang bisa kita gunakan untuk akses internet dimana saja dan kapan saja.

Kalimat dimana saja dan kapan saja ini, agar penyebutannya mudah, maka kita ringkas dengan huruf x di belakang. Jika penggunaannya untuk ke rumah-rumah, maka disebut WTTH (Wireless to the home). Kalau penggunaannya untuk kantor, jadi WTTO (Wireless to the office). Kalau penggunaannya di rumah saya, ya bisa jadi WTTRH (Wireless to the Rewinnita’s House). :))

Menyesuaikan aja. Jadi, nggak usah bingung dengan huruf –X- di belakang ya.

Continue reading

Sebelum Menjauhkan Gadget pada Anak, Baca Ini Dulu


“No Gadget, sampai anak kita masuk SMA ya. Pokoknya, jauhkan gadget dari anak dan nggak boleh pakai gadget saat bersama anak dengan alasan apapun.”

Kurang lebih begitu kesepakatan yang saya buat dengan suami, ketika nanti kami memiliki anak. Karena yang ada di benak saya, pengenalan gadget terlalu dini itu bisa merusak siklus perkembangan anak. Banyak contoh anak-anak yang menurut saya agak menyimpang dari siklus mereka seharusnya.

Sebut saja si A, di usia 4 tahun yang seharusnya aktif belajar bermain dan bergerak, malah diam tiduran di sofa sambil main game di gadgetnya. Atau sebut saja si B yang berusia 9 tahun. Saat seusianya, saya pasti seru banget tuh main petak umpet atau benteng-bentengan bersama teman-teman. Lalu, apa yang dilakukan si B? dia lebih suka diam di rumah, main game menggunakan gadget nya. menurut saya ini agak “luar biasa” ya, mereka jadi jarang bergerak dan kurang aktif.

Continue reading

Cara ganti Domain Pribadi dari WordPress


Keinginan untuk berganti domain sebenarnya sudah muncul sejak dua tahun yang lalu. Namun, karena sudah terlanjur pakai blog lama – jadinya agak berat untuk berpindah hati ke domain baru. Apalagi membayangkan proses migrasi nya yang wah…pasti ribet nih. Harus meluangkan waktu lebih untuk mengutak-utik domain baru.

Sampai akhirnya, beberapa waktu lalu saya bertemu dengan beberapa komunitas blogger. Untuk blogger yang notabene rata-rata adalah stay at home mom, mereka keren banget!  Rata-rata mereka memiliki domain pribadi, dan serius menekuni dunia blogging ini. Saya review satu per satu blog mereka, dan mereka menulis banyak informasi yang menarik sekali. Mereka memiliki pengunjung yang jauh lebih banyak dan artikel yang bervariasi.

Dari situ, terlecutlah saya. Kalau mereka yang di rumah aja bisa nulis keren gini, kenapa saya nggak? Maka, perburuan domain pun dimulai.  Pertama, saya mau beli domain pribadi tanpa embel-embel wordpress.com atau blogspot.com. Saya pun mulai mencari layanan jasa penyedia domain. Sebenarnya wordpress.com sendiri sudah menyediakan layanan upgrade domain. Untuk pemegang domain baru, akan dikenakan charge $18 per tahun atau sekitar IDR.235.845,- per tahun.

3

Atau kita juga bisa memilih upgrade plan. Untuk paket termurah bisa memilih paket personal, dengan harga $5.99 per bulan atau $71.88 per tahun. Kalau dirupiahkan sekitar, IDR.941.807,- per tahun.

5

Upgrade Personal plan saya coret dari daftar, karena terlalu mahal buat saya. Sementara, upgrade domain dari wordpress.com saya masukkan ke catatan dulu sambil mencari alternative jasa penyedia domain lainnya yang lebih murah lagi. Haha.

Lalu, saya pun mencari referensi jasa penyedia domain lain. Dan, ada banyak sekali yang menawarkan harga lebih murahseperti IDWebhost, Niagahoster, Qwords, Dewaweb, Jagoan Hosting, dan masih banyak lagi.

Setelah konsultasi dengan beberapa CS, untuk wordpress – sebaiknya sekalian sama hosting nya. Hosting bisa juga sih dilakukan di wordpress, tapi ada charge $13 untuk mapping. Uhm…bayar lagi… Ya udah, saya skip dulu deh. Mungkin lebih baik saya cari jasa domain + hosting saja sekalian.

Perburuan mencari jasa domain ditambah dengan hosting berkualitas dan berharga miring berlanjut lagi. Dari sekian jasa penyedia domain dan hosting, saya menemukan Dewaweb memberikan harga paling murah.

15

Setelah cocok, saya pun berkonsultasi dengan CS Dewaweb. Dan respond nya lumayan cepat. Proses membeli paket domain+hosting pun cukup mudah, yaitu :

  1. buka website, dewaweb.com6
  2. saya memilih cloud hosting untuk personal. Lalu, klik harga paket personal. Akan muncul empat pilihan paket. Saya memilih paket Scout, dengan pertimbangan buat saya cukup dengan disk space 200MB sebagai awal ngeblog. Nanti, kalau jam terbang sudah tinggi – bisa upgrade ke paket di atasnya. Hehe.14
  3. Lalu tekan klik disini untuk order. Dan kita akan masuk ke halaman konfigurasi paket hosting. Saya memilih mendaftar domain baru. Lalu, masukkan nama domain yang kita inginkan. Ekstensi nya pun banyak macamnya, bebas pilih mau .com, .net, .id, .webid, dan lain-lain. Saya sendiri memilih .com, karena lebih familiar.16
  4. Jika domain yang kita masukkan tersedia, kita bisa pilih mau berlangganan berapa tahun. Kita bisa pilih di kolom info, pilihannya mulai dari 1 – 3 tahun. Saya memilih langganan 1 tahun dulu. Nanti, kalau pelayanannya oke dan traffic blog naik – baru nambah lagi tahun depan. Hehe. Lalu klik, lanjutkan.8
  5. Setelah itu, kita akan diberikan pilihan siklus billing. Billing bisa ditagihkan per bulan, per tiga bulan, per 6 bulan, per tahun, sampai per 3 tahun. Untuk billing yang dibayarkan mulai per tahun sampai per tiga tahun, akan mendapat free domain. Saran saya, pilih yang satu tahun aja dulu. Lumayan kan, gratis domain. 9
  6. Lalu, pilih lokasi server yang kita butuhkan. Ada tiga pilihan lokasi server yang ditawarkan yaitu :
    • Jakarta, cocok untuk kita yang menginginkan pengunjung website dari Indonesia
    • Singapore, cocok untuk kita yang menginginkan pengunjung website dari Asia
    • Los Angeles, USA, cocok untuk pengunjung website dari internasional.10
  7. Saya sih maunya pilih lokasi server di Los Angeles – USA, biar dapet pengunjung dari seluruh dunia. Tapi melihat konten dari blog saya masih berbahasa Indonesia, jadi agak kurang pede. Hehe. Untuk tahap awal, saya pilih lokasi server ada Singapore.Selesai sudah, saya tidak menambahkan tambahan / addon apapun. Karena masih tahap awal, jadi belum perlu rasanya sih. Klik Order dan Update Keranjang Belanja. 11

 

Setelah registrasi, kita akan mendapatkan email invoice dan cara pembayarannya. Biayanya Cuma 198.000 per tahun. Kebetulan saya dapat diskon 15%, jadi cukup membayar IDR.153.000 untuk paket domain dan hosting selama setahun.

Setelah transfer pembayaran, kita akan mendapat email konfirmasi. Kita juga akan mendapat email informasi hosting  lengkap beserta panduan cara migrasi dari domain lama ke domain baru. Nah, nggak sampai 15 menit kemudian – domain pribadi sudah siap digunakan.

Untuk proses migrasinya sendiri, secara garis besar custom domain ke self hosting itu dibagi dalam beberapa tahapan, yaitu:

  1. Backup Data12
    • Login ke dashboard WordPress.com
    • Click Tools > Export
    • Pilih All content
    • Export WordPress.com blog
      • Klik Download Export file dan download .xml file dari wordpress.com. Langkah selanjutnya sangat sederhana, yang kita butuhkan tinggal setup wordpress di hosting baru dan import .xml file nya.
  2. Install WordPress di Hosting Barusoftaculousinstaller
    • Cara install WordPress di hosting bisa dilakukan melalui Cpanel, ada di softaculous apps installer, lalu cari fitur WordPress. Lalu, klik install, dan ikuti saja panduannya sampai selesai.
  3. Import Data13
    • Setelah proses instalasi WordPress selesai, silakan login ke wp-admin blog, yaitu di http://www.namadomainku.com/wp-admin. Masukkan username dan password sebagaimana yang telah dibuat saat instalasi tadi. Setelah terbuka dashboard WordPress yang baru, maka saatnya impor database.
    • Note: Banyak webhosting yang membatasi upload di 2MB saja. Jadi, kalau menemukan eror disini, langsung tanyakan pada CS. Nanti, akan dibantu untuk set up nya.
  4. Install plugin

Ada banyak sekali plugin yang disediakan oleh wordpress. Ini nih yang saya paling suka. Weits..tapi paling disuka belum tentu paling penting ya! Haha. Jadi, pertama install yang penting-penting dulu. Menurut saya, plugin yang penting untuk diinstall pertama kali adalah :

  • Jetpack by WordPress.com. Ini plugin ajaib yang memuat segalanya. Haha. Kita bisa melakukan custom CSS, Carousels, spam-free Contact Forms, Sidebar Widgets, Infinite Scroll, dan Tiled Galleries. Lalu, setiap artikel yang kita buat akan muncul di wordpress.com sehingga memungkinkan terjadinya peningkatan visitors. Kita juga dimudahkan untuk melihat statistik dari website kita. Dan pengunjung website difasilitasi untuk share ke media social. I love it..!!17
  • Yoast SEOPlugin WordPress . Yoast SEO ini salah satu plugin penting buat saya, terutama untuk mengatur fitur-fitur yang berkaitan dengan SEO atau search engine optimization.18

Dan…tara…!! Jadi deh blog nya. Hehe. Agak kerja keras ya untuk wordpress. Tapi nggak susah kok, luangkan waktu 1 – 2 jam lah ya.

Masih banyak PR setelah ini. Untuk menaikkan traffic pengunjung, kita harus rajin jalan-jalan ke blog tetangga dan meninggalkan jejak disana. Kemudian, PR yang harus dirutinkan adalah…. rajin nulis! Semoga PR-PR ini segera bisa diselesaikan ya! haha.

Anw, Happy Blogging.

signRewinnita