Category Archives: Travelling

Wisata “Njajan” di Monas


Kami bersama tetangga seberang apartemen (nggak ada angin atau hujan tiba-tiba) meluncur ke Monas. Paling nggak, ini lah yang terealisasi setelah batalnya agenda ke Pasar Jatinegara dan berenang di pagi hari karena tergoda nyaman nya bantal dan kasur. Sekalian ajak si bumil & calon ayah, suami, dan anak kecil untuk menengok Monas. Tinggal di Jakarta tapi belum singgah ke Monas, rasanya belum sah ya.

bty

HALO MONAS..!! (Muka saya gede banget ya? Ya udah sih… hehe.)

Ini kedua kalinya saya ke Monas, sejak tahun 2013. Belum lama banget sih. Tapi jujur, dibanding empat tahun lalu, area Monas sekarang jauh lebih bersih dan rapi. Para penjual makanan dikumpulkan dalam satu area baru, foodcourt.

Continue reading

Advertisements

Persiapan Membawa Bayi Naik Pesawat


Melakukan perjalanan jauh membawa bayi yang belum genap 5 bulan naik pesawat? Tidak ada dalam rencana saya. Dokternya Elmo sudah berpesan, setidaknya untuk dua tahun ini, saya dan suami puasa naik pesawat dulu jika harus pergi bersama. Dikuatirkan ketinggian dan tekanan di dalam pesawat akan membuat Elmo sesak nafas atau telinga sakit. Apalagi Elmo punya riwayat alergi yang berhubungan dengan saluran pernafasan.

Teorinya begitu.

Sebelum saya dapat email, harus mengikuti training kantor seminggu di Malaysia beberapa waktu lalu. Stok asip sudah kejar tayang. Saya nggak mungkin meninggalkan Elmo, dan membiarkan Elmo minum sufor seminggu penuh tanpa asupan asi sama sekali. Lagipula, kami tidak ada pembantu. Jadi, tidak ada pilihan, selain saya harus berangkat bersama Elmo.

Berdasarkan pengalaman ini, saya mau share tips aman membawa bayi naik pesawat.

  1. Pilih maskapai yang aman dan terpercaya.

Saya ada beberapa pengalaman dengan maskapai penerbangan lokal yang membuat telinga sakit. Dengan pengalaman dan insting tersebut, akhirnya saya memilih maskapai Garuda. Ini satu-satunya maskapai yang belum pernah membuat telinga saya sakit saat terbang. Tentu ada banyak maskapai lain yang lebih baik. Jadi, sesuaikan dengan insting dan budget mommy juga. Mana yang menurut mommy paling aman dan terpercaya.

  1. Bayi dalam kondisi sehat & tidak flu.

Istirahatkan bayi seharian full satu hari sebelum keberangkatan. Jika bayi flu, siapkan penutup telinga. Bisa dibeli di guardian atau century atau apotek terdekat. Kalaupun tidak ada, jangan kuatir. Pramugrari biasanya sudah menyiapkan penutup telinga ini. Tapi saya akhirnya tidak pakaikan tutup telinga ke Elmo, karena tutup telinganya terlalu besar, tidak muat masuk ke lubang telinga Elmo. Haha. Meskipun tanpa tutup telinga, Alhamdulillah, telinga Elmo baik-baik saja.

  1. Bawa Diaper bag = susu + pampers + minyak telon + obat2an + baju ganti

Untuk perlengkapan P3K, saya masukkan ke dalam diaper bag. Isi diaper bag saya adalah baju ganti (jaga-jaga kalau muntah harus ganti baju), tissue basah & tissue kering, pampers, minyak telon, obat-obat an pernafasan & alergi, botol susu, sufor yang sudah ditempatkan ke wadah kecil, termos, dan air mineral botol. Ini isi wajib ada di dalam diaper bag kemanapun Elmo pergi.

  1. Bawa pendamping

Bepergian jauh berdua dengan bayi itu mustahil buat saya. Karena sungguh repot sekali. Lebih baik membawa teman pendamping yang bisa membantu kita saat bayi menangis. Jaga-jaga aja sih. Karena sumpah, nggak lucu banget, kalau bayi dibiarin heboh nangis, sementara kita sibuk bawa barang, lalu kita jadi tontonan se-bandara?

  1. Check in lebih awal.

Jika menggunakan maskapai Garuda, penumpang yang membawa bayi tidak bisa check in online melalui website atau mobile apps. Jadi harus check in langsung di bandara, atau check in di kantor Garuda terdekat. Karena saya pikir check in di bandara akan merepotkan, dan kuatir waktu nya mepet, jadi sehari sebelum keberangkatan, saya ke kantor Garuda untuk check in. Kebetulan lokasinya dekat dengan kantor saya. Saya memastikan mendapat tempat duduk yang lega, seperti di depan atau di bagian tengah. Ada enaknya juga check in lebih awal lho. Saat hari keberangkatan, kami bisa agak santai dan tidak perlu antri lama-lama di counter check in. hehe.

  1. Bawa stroller

Stroller ini sangat berguna. Karena menunggu boarding kan lumayan lama. Dan, biasanya bayi akan tertidur. Bisa aja sih digendong. Tapi, kalau digendong, bayi terpaku pada satu posisi saja. Saya kuatir, badan Elmo nanti akan capek semua kalau kelamaan digendong. Tidur di dalam stroller lebih nyaman untuk bayi karena dia masih bebas tidur dengan posisi apapun. Selain itu, saya dan suami bisa lebih bebas bergerak kalau pakai stroller. Haha.

 

Tahap-tahap sebelum keberangkatan sebaiknya lakukan ini (Sekitar 15 – 20 menit sebelum keberangkatan) :

1. Ganti Diaper.

Ingat ya Mom, diaper penuh akan membuat bayi tidak nyaman dan rewel. Lima belas menit sebelum keberangkatan, saya ganti diaper-nya Elmo. Pas waktu itu Elmo habis pup, jadi sekalian saya ganti aja. Kalaupun Elmo tidak pup, saya akan tetap ganti pampersnya. Jaga-jaga agar diaper tidak penuh saat di pesawat nanti. Tentu akan sangat repot mengganti diaper di dalam pesawat bukan?

2. Siapkan susu

Elmo sudah kenyang minum susu 1 jam yang lalu. Saya perkirakan, dia akan haus sekitar 30 menit lagi.Susu agak panas saya siapkan dulu, agar nanti di dalam pesawat, saat Elmo mau minum – hangatnya pas – dan susu siap minum.

3. Ajak main saat di ruang tunggu

Saya dan suami sengaja mengajak Elmo main lama. Agar saat di pesawat, dia lelah dan tidur pulas. Dan, cara ini ampuh lho! Sesaat sebelum naik pesawat, Elmo sudah lelap.. hehe.

4. P3K bayi diletakkan di tempat yang mudah terjangkau.

Minyak telon, tisue basah, tisue kering & balsem pelega pernafasan saya tempatkan di tas slempang paling depan. Agar mudah dijangkau saat dibutuhkan.

Intinya, saya buat kondisi Elmo senyaman mungkin agar tidak rewel. Untungnya, pas saat masuk pesawat, Elmo dalam kondisi tidur. Dan saat penerbangan, Elmo hanya bangun dua kali untuk minum. Setelah itu tidur lagi. Alhamdulillah. hehe.

Perjalanan membawa bayi naik pesawat berjalan lancar. Bayi nyaman, dan kami pun tenang. Setelah ini, saya jadi lebih sering bepergian membawa bayi naik pesawat lho. Haha. Udah pede nih ceritanya.

Gimana Moms? Mau berpergian naik pesawat bersama bayi memang agak repot. Tapi bisa diatasi kalau kita sudah ada persiapan sebelumnya. Jangan lupa bikin paspor untuk bayi kalau mau ke luar negeri ya!
NB : Saya mempersiapkan travelling ini hanya 1 minggu. Sudah termasuk membuat paspor juga. Bisa bayangkan betapa ribetnya? Hehe. Tapi kalau mommy bisa jauh-jauh hari menyiapkan ini semua, tentu lebih mudah.

Semoga membantu.

Selamat travelling!

 

3 Tempat Wisata Murah Meriah di Garut


Hemat biaya saat liburan merupakan impian kita bersama. Tetapi terkadang hal ini jarang kita dapatkan, liburan yang seharusnya bikin kita happy karena terlepas dari segala rutinitas harian, malah berubah menjadi pengalaman yang tidak menyenangkan. Nggak mau dong kalau selesai liburan kita dibuat pusing dengan keuangan yang menipis karena banyak pengeluaran yang tak terduga? Hal ini dapat kita antisipasi dengan adanya perencanaan yang baik saat liburan.

Perencanaan liburan yang baik bisa dari berbagai aspek, seperti penggunaan transportasi, perbekalan yang dibawa hingga pemilihan destinasi wisata. Destinasi wisata yang dipilih juga harus ditentukan berdasarkan budget yang ada, jangan sampai hanya karena gengsi membuat kita rela menghabiskan keuangan atau malah sampai tabungan Kita dikorbankan.

visit-garut

Sumber: Tumblr

Salah satu daerah destinasi wisata yang di dalamnya terdapat banyak obyek wisata dengan biaya terjangkau adalah Garut, Jawa Barat.  Garut memiliki banyak destinasi wisata yang bagus dengan harga yang tidak terlalu mahal.

Jika ada yang lebih murah, kenapa tidak? Maka kali ini kami akan memberikan referensi 3 destinasi liburan di Garut yang dapat Kita tuju. Ketiga tempat ini dapat Kita nikmati walaupun hanya memiliki waktu 2 hari berlibur. Inilah ketiga tempat tersebut:

Continue reading

Mempersiapkan Cuti Melahirkan


Hai~ Saya lagi menghitung hari menuju cuti melahirkan nih. Nggak nyangka, ternyata saya akan menghadapi fase cuti semacam ini. Alhamdulillah, akhirnya bisa fokus di rumah. Tiga bulan bok…, Ini akan menjadi fase pengangguran pertama buat saya. Sekaligus terlama. hihi. (Maklum, sejak selesai sidang TA – 5 tahun yang lalu, saya belum sempat menikmati hidup tanpa mikirin kerjaan) Sudah terbayang, bisa leha-leha sambil menunggu waktu lahiran tiba. Walaupun pada kenyataannya, mungkin tidak demikian.

Banyak hal yang harus disiapkan menuju hari H Cuti melahirkan. Namanya juga cuti dari kantor, berarti ada kerjaan yang harus segera diselesaikan atau dipindah tangankan sementara. Selain pekerjaan kantor, persiapan menyambut kelahiran si baby pun juga cukup menguras waktu dan tenaga ya. Perlu perencanaan yang baik agar urusan kantor dan urusan pribadi bisa berjalan seirama.

Continue reading

Membeli Tiket Kereta Api Di TIKET.COM


Dulu, saya harus meluncur ke stasiun dan ikut antre panjang untuk mendapatkan tiket kereta. Beruntung, kalau bisa dapat tiket dengan cepat. Kalau ternyata antrinya lama, ya siap-siap aja pegal berdiri menunggu giliran. Sekarang? Nggak lagi dong. Kan bisa beli tiket secara online. hehe.

Awalnya saya membeli melalui website resmi kereta api, tapi karena waktu itu website nya sering trouble, saya pun beralih menggunakan situs penjualan online lain. Salah satu situs penjualan tiket online yang pernah saya coba adalah tiket.com.

Ini ketiga kalinya, saya memesan tiket kereta api di Tiket.com. Saya merasa sangat dimudahkan sekali bersama Tiket.com ini. Di situs ini, kita bisa memesan semua tiket (ekonomi, bisnis dan eksekutif) untuk semua stasiun di Indonesia dengan cara online. Tampilannya pun lebih menyenangkan dan mudah dipahami untuk orang awam. Kita bisa memesan tiket kereta baik di websitenya atau melalui mobile aplikasi di handphone mulai dari 90 hari sebelum rencana keberangkatan. Ini berguna banget buat yang mau mudik, sudah bisa pesan tiket jauh-jauh hari ya.

Proses pemesanan tiketnya pun gampang banget. Begini caranya :

  1. Buka http://www.tiket.com/ dan pilih menu kereta api. 2
  2. Isi asal dan tujuan keberangkatan, beserta tanggal keberangkatan, dan jumlah penumpang. Kalau mau pesan tiket kereta sekalian untuk pulang pergi, perlu ditambahkan informasi tanggal kepulangan.
  3. Ada banyak pilihan kereta api dengan variasi harga. Misalnya, tiket kereta eksekutif Jakarta-Surabaya. Untuk kereta Sembrani atau Argo Anggrek disediakan 4 pilihan harga tiket. Dimulai dari Rp.375.000,- , Rp.410.000,- , Rp.450.000,- dan Rp. 485.000,-. Biasanya jika memesan tiket dari jauh-jauh hari, kita masih bisa mendapatkan tiket dengan harga yang paling murah. Beruntung, kali ini saya bisa mendapatkan tiket eksekutif seharga Rp.375.000,- . Mirip seperti pesan tiket pesawat ya? Hehe.3
  4. Setelah itu,Isi informasi pemesan dan penumpang di menu profile, seperti nama lengkap, nomor identitas (KTP/SIM/Paspor) dan nomer telepon. Kalau kita sudah jadi member, cukup login saja karena otomatis, data profile akan terisi.5
  5. Bagian yang paling menyenangkan buat saya adalah saat memilih kursi. Hehe. Kalau pilih kursi di pesawat, ada beberapa maskapai yang kena charge tambahan kan? Kalau pesan tiket kereta, bisa dilakukan gratis. Hihi. Saya memilih di gerbong satu dengan lokasi tempat duduk di tengah-tengah dan dekat jendela. Pertimbangannya, karena gerbong kereta satu ada di paling depan jadi lebih anteng.11
  6. Bagaimana jika kita salah melakukan pemesanan? Jangan kuatir. Di Tiket.com sudah disediakan menu untuk pembatalan. 15
  7. Selesai. Dan lakukan pembayaran. Tiket.com menyediakan berbagai pilihan pembayaran, seperti melalui kartu kredit, ATM Transfer, Cimb Cilcks, Klik BCA, ATM BCA, mandiri Clickpay, Transfer Online & M-Banking, Epay BRI, dan BCA KlikPay. Untuk ini, kita diberi waktu sekitar 1 jam untuk pembayaran.  13
  8. Saya sendiri memilih pembayaran menggunakan KlikBCA. Untuk pembayaran melalui KlikBCA, kita akan diminta memasukkan user ID Klik BCA. USER ID ini diperlukan oleh Bank BCA untuk konfirmasi Order di Tiket.com.14
  9. Lalu, kita lanjutkan pembayaran melalui layanan e-banking BCA. Panduannya sudah disediakan seperti gambar di bawah ini.6
  10. Setelah pembayaran selesai, kita akan mendapatkan kode booking melalui SMS dan Email. Kode booking ini digunakan untuk mencetak tiket di stasiun saat mau berangkat nanti. Kita bisa mencetak tiket, maksimal 1 jam sebelum keberangkatan. Kalau sudah mendapat kode booking, berarti pemesanan kita sudah selesai diproses. Tinggal menunggu hari keberangkatan aja.

8

Gimana? Gampang banget kan. Hehe.

signRewinnita