3 Days – StayCation di Grand Tjokro Bandung


Bermula dari berhasilnya memperpanjang SIM di Jakarta, kami akhirnya memutuskan tidak jadi pulang ke Surabaya. Karena tidak jadi pulang ke Surabaya, berarti budget yang sudah kami siapkan bisa dipakai untuk yang lain. Pikir punya pikir, ada temen baik saya yang mau nikah di Bandung nih. Sepertinya budget holiday bisa dipakai untuk liburan tipis-tipis di Bandung sekaligus menghadiri acara pernikahan temen saya.

Staycation sebenarnya bukan istilah pas untuk karakter saya dan suami yang suka berpetualang kesana kemari. Karena ada balita yang sedang sangat amat sangat aktif, akhirnya kami memilih untuk menghabiskan waktu di satu tempat saja. StayCation atau Holistay istilah keren-nya. Kalau mau staycation, berarti cari hotelnya yang sudah menawarkan fasilitas lengkap untuk menghabiskan waktu. Ya begitu.

Gambar diambil dari booking.com

Setelah browsing, dan tanya pendapat ke beberapa teman yang kerja dan pernah kuliah di Bandung muncul beberapa pilihan. Hotel Janevalla Bandung, Yellow Hotel, Hotel Aston, dan Hotel Grand Tjokro Bandung. Dari pilihan-pilihan ini, kami memutuskan untuk staycation di Hotel Grand Tjokro Bandung saja. Kenapa? Karena saya cek ada banyak review yang menyebutkan fasilitas bermain untuk anak-anak lumayan lengkap. Dan budgetnya pun masuk akal. Kalau booking jauh-jauh hari bisa dapat harga mulai dari 600ribu an per kamar. Saya sendiri memilih kamar Premier Suite di harga 800 ribu an per malam, karena ukuran kamar lebih luas dan ada bathup nya. Biar anak saya bisa lega lari-larian di dalam kamar dan bisa main air di bathup sepuasnya. And, It works!

Keberangkatan dari Jakarta adalah hari Jumat (hari kerja) sekitar jam 9.30 pagi, dan kami tiba di Hotel Grand Tjokro jam 2 siang. Sempat berhenti 1,5 jam untuk makan siang sebelumnya. Kalau dihitung perjalanan dari Jakarta ke Bandung sekitar 3 jam.

Setibanya sampai di Hotel Grand Tjokro, sambil proses check in – saya diberi minuman air asam jawa. Mungkin karena saya lagi nggak pengen yang asem-asem, jadi berasa aneh di mulut. Proses checkin sekitar 15 menit, tidak lama kemudian kami langsung diantar menuju kamar. Dan, well….kamar persis seperti yang ada di dalam foto review dan 90% sesuai ekspetasi. Yang 10% kenapa? Well…handuk di kamar mandi nggak wangi, dan aromanya seperti rumah bukan di hotel.

Ini dia yang saya cari-cari, kebun binatang mini di dalam hotel!

Karena bocah lagi ON banget, kami langsung ke lantai 10 untuk bermain di outdoor playground. Anak saya happy banget bermain perosotan dan main pasir. Plus, yang saya suka playground ini cukup bertanggung jawab. Karena disediakan keran air dan shower yang bisa dipakai untuk membersihkan badan anak selesai bermain pasir. Keep applause!

Tempat untuk bermain pasir ini ada di lantai 10

Lalu saat sarapan, kami dimanjakan dengan varian menu yang lengkap dari menu Indonesia, timur tengah, Japanese, sampai menu western. Jajanan khas Sunda, dan es krim jadul pun ada disini. Palugada banget.
Oya, disediakan spot yang berisi kue, permen, coklat khusus untuk anak-anak. Bahkan anak-anak bisa mendekorasi kue donat kesukaan dengan selai yang sudah disiapkan disana. Ini sudah termasuk fasilitas.

Sayangnya, mungkin karena jenis makanannya banyak – citarasa masakan nya kurang begitu nendang di lidah saya. Kurang sedep gitu. Tapi bukan masalah besar untuk saya, toh apapun variannya inceran saya tetep… Omelet khas Hotel. hehe.

Spiderman GrandTjokroBandung
Ada spiderman saat sarapan!

Indoor playground letaknya dekat dengan restaurant. Sehingga, ketika sarapan pagi tiba – orang tua bisa sarapan dengan lebih tenang sambil mengawasi anak-anaknya bermain di playground. Ketika anak-anak bermain di playground, bisa sambil disuapin juga kan? Anak senang, ortu nyaman.

Selesai menghadiri acara pernikahan temen saya, kami kembali ke hotel dan berenang! Kolam renangnya tidak terlalu luas, tapi cukup untuk mendinginkan hati. Kami berenang di siang bolong, lumayan untuk mengaburkan dinginnya air kolam. Disediakan juga pelampung untuk anak-anak yang bisa disewa seharga 20ribu rupiah.

Elmo suka banget, karena bisa main tepung dan kotor-kotoran lol

Banyak kegiatan yang disediakan untuk mengisi waktu anak-anak biar tidak bosan. Dengan membeli voucher seharga 100ribu, anak bisa mengikuti kelas cooking pizza, memberi makan binatang di mini zoo sampai nonton bioskop sambil makan pop corn. Tapi ya gitu, bayar 100ribu. Saya pikir sudah termasuk fasilitas… 😦

Saya ditawari tiket ini oleh petugas hotel saat sedang sarapan 🙂

Rincian budget yang kami keluarkan untuk liburan bertiga ini adalah sebagai berikut :

  1. Hotel 2 malam: IDR.1.900.000,-
  2. Bensin : IDR.250.000,-
  3. Toll : IDR.250.000,-
  4. Makan siang & malam : IDR.300.000,-

Ya totalnya sekitar 2,7 juta atau bisa dibulatkan jadi 3 juta untuk perjalanan kami bertiga selama 3 hari 2 malam di Bandung. Mahal? Murah? Ya, dicukup-cukupin dengan budgetnya aja.

Kalau Anda ingin berlibur ke Bandung bersama keluarga dan membawa anak-anak umur 2 – 12 tahun, Hotel Grand Tjokro ini adalah pilihan yang pas. Tapi, kalau Anda hanya berdua dengan pasangan atau liburan sendirian, please cari hotel lain aja. Karena hotel ini bener-bener ramai di weekend, ditambah banyak anak kecil, orang tua (kakek nenek paman bibi), dan membuat kesyahduan menginap berkurang.

Jadi saya akan rangkum, plus minus menginap di hotel Grand Tjokro Bandung.

Plus :

  1. Fasilitas lengkap. Ada kolam renang anak-anak, ada kebun binatang mini, taman pasir, bilyard, Playstation, outdoor playground, indoor playground, sampai dengan bioskop mini.
  2. Pilihan makanan banyak, dari A sampai Z ada semua.
  3. Suasana hotelnya cukup bersih & nyaman untuk beristirahat

Minus :

  1. Ramai. Tentunya kurang cocok buat kalian yang mau honeymoon, karena tempat ini kurang syahdu.
  2. Bertempat di lokasi yang macet. Well, kalau mau kemana-mana cari waktu yang pas supaya tidak terjebak kemacetan. Tengok-tengok dulu lah ke luar jendela untuk lihat kondisi. lol
  3. Aroma ruangan agak apek & Handuknya tidak wangi. Masalah teknis minor yang bisa saja terjadi di semua hotel. well.

Wisata “Njajan” di Monas


Kami bersama tetangga seberang apartemen (nggak ada angin atau hujan tiba-tiba) meluncur ke Monas. Paling nggak, ini lah yang terealisasi setelah batalnya agenda ke Pasar Jatinegara dan berenang di pagi hari karena tergoda nyaman nya bantal dan kasur. Sekalian ajak si bumil & calon ayah, suami, dan anak kecil untuk menengok Monas. Tinggal di Jakarta tapi belum singgah ke Monas, rasanya belum sah ya.

bty
HALO MONAS..!! (Muka saya gede banget ya? Ya udah sih… hehe.)

Ini kedua kalinya saya ke Monas, sejak tahun 2013. Belum lama banget sih. Tapi jujur, dibanding empat tahun lalu, area Monas sekarang jauh lebih bersih dan rapi. Para penjual makanan dikumpulkan dalam satu area baru, foodcourt.

Continue reading “Wisata “Njajan” di Monas”

Persiapan Membawa Bayi Naik Pesawat


Melakukan perjalanan jauh membawa bayi yang belum genap 5 bulan naik pesawat? Tidak ada dalam rencana saya. Dokternya Elmo sudah berpesan, setidaknya untuk dua tahun ini, saya dan suami puasa naik pesawat dulu jika harus pergi bersama. Dikuatirkan ketinggian dan tekanan di dalam pesawat akan membuat Elmo sesak nafas atau telinga sakit. Apalagi Elmo punya riwayat alergi yang berhubungan dengan saluran pernafasan.

Teorinya begitu.

Sebelum saya dapat email, harus mengikuti training kantor seminggu di Malaysia beberapa waktu lalu. Stok asip sudah kejar tayang. Saya nggak mungkin meninggalkan Elmo, dan membiarkan Elmo minum sufor seminggu penuh tanpa asupan asi sama sekali. Lagipula, kami tidak ada pembantu. Jadi, tidak ada pilihan, selain saya harus berangkat bersama Elmo.

Berdasarkan pengalaman ini, saya mau share tips aman membawa bayi naik pesawat.

  1. Pilih maskapai yang aman dan terpercaya.

Saya ada beberapa pengalaman dengan maskapai penerbangan lokal yang membuat telinga sakit. Dengan pengalaman dan insting tersebut, akhirnya saya memilih maskapai Garuda. Ini satu-satunya maskapai yang belum pernah membuat telinga saya sakit saat terbang. Tentu ada banyak maskapai lain yang lebih baik. Jadi, sesuaikan dengan insting dan budget mommy juga. Mana yang menurut mommy paling aman dan terpercaya.

  1. Bayi dalam kondisi sehat & tidak flu.

Istirahatkan bayi seharian full satu hari sebelum keberangkatan. Jika bayi flu, siapkan penutup telinga. Bisa dibeli di guardian atau century atau apotek terdekat. Kalaupun tidak ada, jangan kuatir. Pramugrari biasanya sudah menyiapkan penutup telinga ini. Tapi saya akhirnya tidak pakaikan tutup telinga ke Elmo, karena tutup telinganya terlalu besar, tidak muat masuk ke lubang telinga Elmo. Haha. Meskipun tanpa tutup telinga, Alhamdulillah, telinga Elmo baik-baik saja.

  1. Bawa Diaper bag = susu + pampers + minyak telon + obat2an + baju ganti

Untuk perlengkapan P3K, saya masukkan ke dalam diaper bag. Isi diaper bag saya adalah baju ganti (jaga-jaga kalau muntah harus ganti baju), tissue basah & tissue kering, pampers, minyak telon, obat-obat an pernafasan & alergi, botol susu, sufor yang sudah ditempatkan ke wadah kecil, termos, dan air mineral botol. Ini isi wajib ada di dalam diaper bag kemanapun Elmo pergi.

  1. Bawa pendamping

Bepergian jauh berdua dengan bayi itu mustahil buat saya. Karena sungguh repot sekali. Lebih baik membawa teman pendamping yang bisa membantu kita saat bayi menangis. Jaga-jaga aja sih. Karena sumpah, nggak lucu banget, kalau bayi dibiarin heboh nangis, sementara kita sibuk bawa barang, lalu kita jadi tontonan se-bandara?

  1. Check in lebih awal.

Jika menggunakan maskapai Garuda, penumpang yang membawa bayi tidak bisa check in online melalui website atau mobile apps. Jadi harus check in langsung di bandara, atau check in di kantor Garuda terdekat. Karena saya pikir check in di bandara akan merepotkan, dan kuatir waktu nya mepet, jadi sehari sebelum keberangkatan, saya ke kantor Garuda untuk check in. Kebetulan lokasinya dekat dengan kantor saya. Saya memastikan mendapat tempat duduk yang lega, seperti di depan atau di bagian tengah. Ada enaknya juga check in lebih awal lho. Saat hari keberangkatan, kami bisa agak santai dan tidak perlu antri lama-lama di counter check in. hehe.

  1. Bawa stroller

Stroller ini sangat berguna. Karena menunggu boarding kan lumayan lama. Dan, biasanya bayi akan tertidur. Bisa aja sih digendong. Tapi, kalau digendong, bayi terpaku pada satu posisi saja. Saya kuatir, badan Elmo nanti akan capek semua kalau kelamaan digendong. Tidur di dalam stroller lebih nyaman untuk bayi karena dia masih bebas tidur dengan posisi apapun. Selain itu, saya dan suami bisa lebih bebas bergerak kalau pakai stroller. Haha.

 

Tahap-tahap sebelum keberangkatan sebaiknya lakukan ini (Sekitar 15 – 20 menit sebelum keberangkatan) :

1. Ganti Diaper.

Ingat ya Mom, diaper penuh akan membuat bayi tidak nyaman dan rewel. Lima belas menit sebelum keberangkatan, saya ganti diaper-nya Elmo. Pas waktu itu Elmo habis pup, jadi sekalian saya ganti aja. Kalaupun Elmo tidak pup, saya akan tetap ganti pampersnya. Jaga-jaga agar diaper tidak penuh saat di pesawat nanti. Tentu akan sangat repot mengganti diaper di dalam pesawat bukan?

2. Siapkan susu

Elmo sudah kenyang minum susu 1 jam yang lalu. Saya perkirakan, dia akan haus sekitar 30 menit lagi.Susu agak panas saya siapkan dulu, agar nanti di dalam pesawat, saat Elmo mau minum – hangatnya pas – dan susu siap minum.

3. Ajak main saat di ruang tunggu

Saya dan suami sengaja mengajak Elmo main lama. Agar saat di pesawat, dia lelah dan tidur pulas. Dan, cara ini ampuh lho! Sesaat sebelum naik pesawat, Elmo sudah lelap.. hehe.

4. P3K bayi diletakkan di tempat yang mudah terjangkau.

Minyak telon, tisue basah, tisue kering & balsem pelega pernafasan saya tempatkan di tas slempang paling depan. Agar mudah dijangkau saat dibutuhkan.

Intinya, saya buat kondisi Elmo senyaman mungkin agar tidak rewel. Untungnya, pas saat masuk pesawat, Elmo dalam kondisi tidur. Dan saat penerbangan, Elmo hanya bangun dua kali untuk minum. Setelah itu tidur lagi. Alhamdulillah. hehe.

Perjalanan membawa bayi naik pesawat berjalan lancar. Bayi nyaman, dan kami pun tenang. Setelah ini, saya jadi lebih sering bepergian membawa bayi naik pesawat lho. Haha. Udah pede nih ceritanya.

Gimana Moms? Mau berpergian naik pesawat bersama bayi memang agak repot. Tapi bisa diatasi kalau kita sudah ada persiapan sebelumnya. Jangan lupa bikin paspor untuk bayi kalau mau ke luar negeri ya!
NB : Saya mempersiapkan travelling ini hanya 1 minggu. Sudah termasuk membuat paspor juga. Bisa bayangkan betapa ribetnya? Hehe. Tapi kalau mommy bisa jauh-jauh hari menyiapkan ini semua, tentu lebih mudah.

Semoga membantu.

Selamat travelling!

 

3 Tempat Wisata Murah Meriah di Garut


Hemat biaya saat liburan merupakan impian kita bersama. Tetapi terkadang hal ini jarang kita dapatkan, liburan yang seharusnya bikin kita happy karena terlepas dari segala rutinitas harian, malah berubah menjadi pengalaman yang tidak menyenangkan. Nggak mau dong kalau selesai liburan kita dibuat pusing dengan keuangan yang menipis karena banyak pengeluaran yang tak terduga? Hal ini dapat kita antisipasi dengan adanya perencanaan yang baik saat liburan.

Perencanaan liburan yang baik bisa dari berbagai aspek, seperti penggunaan transportasi, perbekalan yang dibawa hingga pemilihan destinasi wisata. Destinasi wisata yang dipilih juga harus ditentukan berdasarkan budget yang ada, jangan sampai hanya karena gengsi membuat kita rela menghabiskan keuangan atau malah sampai tabungan Kita dikorbankan.

visit-garut
Sumber: Tumblr

Salah satu daerah destinasi wisata yang di dalamnya terdapat banyak obyek wisata dengan biaya terjangkau adalah Garut, Jawa Barat.  Garut memiliki banyak destinasi wisata yang bagus dengan harga yang tidak terlalu mahal.

Jika ada yang lebih murah, kenapa tidak? Maka kali ini kami akan memberikan referensi 3 destinasi liburan di Garut yang dapat Kita tuju. Ketiga tempat ini dapat Kita nikmati walaupun hanya memiliki waktu 2 hari berlibur. Inilah ketiga tempat tersebut:

Continue reading “3 Tempat Wisata Murah Meriah di Garut”

Mempersiapkan Cuti Melahirkan


Hai~ Saya lagi menghitung hari menuju cuti melahirkan nih. Nggak nyangka, ternyata saya akan menghadapi fase cuti semacam ini. Alhamdulillah, akhirnya bisa fokus di rumah. Tiga bulan bok…, Ini akan menjadi fase pengangguran pertama buat saya. Sekaligus terlama. hihi. (Maklum, sejak selesai sidang TA – 5 tahun yang lalu, saya belum sempat menikmati hidup tanpa mikirin kerjaan) Sudah terbayang, bisa leha-leha sambil menunggu waktu lahiran tiba. Walaupun pada kenyataannya, mungkin tidak demikian.

Banyak hal yang harus disiapkan menuju hari H Cuti melahirkan. Namanya juga cuti dari kantor, berarti ada kerjaan yang harus segera diselesaikan atau dipindah tangankan sementara. Selain pekerjaan kantor, persiapan menyambut kelahiran si baby pun juga cukup menguras waktu dan tenaga ya. Perlu perencanaan yang baik agar urusan kantor dan urusan pribadi bisa berjalan seirama.

Continue reading “Mempersiapkan Cuti Melahirkan”

Membeli Tiket Kereta Api Di TIKET.COM


Dulu, saya harus meluncur ke stasiun dan ikut antre panjang untuk mendapatkan tiket kereta. Beruntung, kalau bisa dapat tiket dengan cepat. Kalau ternyata antrinya lama, ya siap-siap aja pegal berdiri menunggu giliran. Sekarang? Nggak lagi dong. Kan bisa beli tiket secara online. hehe.

Awalnya saya membeli melalui website resmi kereta api, tapi karena waktu itu website nya sering trouble, saya pun beralih menggunakan situs penjualan online lain. Salah satu situs penjualan tiket online yang pernah saya coba adalah tiket.com.

Ini ketiga kalinya, saya memesan tiket kereta api di Tiket.com. Saya merasa sangat dimudahkan sekali bersama Tiket.com ini. Di situs ini, kita bisa memesan semua tiket (ekonomi, bisnis dan eksekutif) untuk semua stasiun di Indonesia dengan cara online. Tampilannya pun lebih menyenangkan dan mudah dipahami untuk orang awam. Kita bisa memesan tiket kereta baik di websitenya atau melalui mobile aplikasi di handphone mulai dari 90 hari sebelum rencana keberangkatan. Ini berguna banget buat yang mau mudik, sudah bisa pesan tiket jauh-jauh hari ya.

Proses pemesanan tiketnya pun gampang banget. Begini caranya :

  1. Buka http://www.tiket.com/ dan pilih menu kereta api. 2
  2. Isi asal dan tujuan keberangkatan, beserta tanggal keberangkatan, dan jumlah penumpang. Kalau mau pesan tiket kereta sekalian untuk pulang pergi, perlu ditambahkan informasi tanggal kepulangan.
  3. Ada banyak pilihan kereta api dengan variasi harga. Misalnya, tiket kereta eksekutif Jakarta-Surabaya. Untuk kereta Sembrani atau Argo Anggrek disediakan 4 pilihan harga tiket. Dimulai dari Rp.375.000,- , Rp.410.000,- , Rp.450.000,- dan Rp. 485.000,-. Biasanya jika memesan tiket dari jauh-jauh hari, kita masih bisa mendapatkan tiket dengan harga yang paling murah. Beruntung, kali ini saya bisa mendapatkan tiket eksekutif seharga Rp.375.000,- . Mirip seperti pesan tiket pesawat ya? Hehe.3
  4. Setelah itu,Isi informasi pemesan dan penumpang di menu profile, seperti nama lengkap, nomor identitas (KTP/SIM/Paspor) dan nomer telepon. Kalau kita sudah jadi member, cukup login saja karena otomatis, data profile akan terisi.5
  5. Bagian yang paling menyenangkan buat saya adalah saat memilih kursi. Hehe. Kalau pilih kursi di pesawat, ada beberapa maskapai yang kena charge tambahan kan? Kalau pesan tiket kereta, bisa dilakukan gratis. Hihi. Saya memilih di gerbong satu dengan lokasi tempat duduk di tengah-tengah dan dekat jendela. Pertimbangannya, karena gerbong kereta satu ada di paling depan jadi lebih anteng.11
  6. Bagaimana jika kita salah melakukan pemesanan? Jangan kuatir. Di Tiket.com sudah disediakan menu untuk pembatalan. 15
  7. Selesai. Dan lakukan pembayaran. Tiket.com menyediakan berbagai pilihan pembayaran, seperti melalui kartu kredit, ATM Transfer, Cimb Cilcks, Klik BCA, ATM BCA, mandiri Clickpay, Transfer Online & M-Banking, Epay BRI, dan BCA KlikPay. Untuk ini, kita diberi waktu sekitar 1 jam untuk pembayaran.  13
  8. Saya sendiri memilih pembayaran menggunakan KlikBCA. Untuk pembayaran melalui KlikBCA, kita akan diminta memasukkan user ID Klik BCA. USER ID ini diperlukan oleh Bank BCA untuk konfirmasi Order di Tiket.com.14
  9. Lalu, kita lanjutkan pembayaran melalui layanan e-banking BCA. Panduannya sudah disediakan seperti gambar di bawah ini.6
  10. Setelah pembayaran selesai, kita akan mendapatkan kode booking melalui SMS dan Email. Kode booking ini digunakan untuk mencetak tiket di stasiun saat mau berangkat nanti. Kita bisa mencetak tiket, maksimal 1 jam sebelum keberangkatan. Kalau sudah mendapat kode booking, berarti pemesanan kita sudah selesai diproses. Tinggal menunggu hari keberangkatan aja.

8

Gimana? Gampang banget kan. Hehe.

signRewinnita

Simpatik : Jogja Juga Punya Bebek Enak


Saya pikir, juara Bebek hanya milik Surabaya seorang. Ternyata Jogja juga pun punya bebek enak. Huhu. Yang saya maksud bebek disini, khususnya Bebek goreng dengan sambal dan lalapan.

Bebek Simpatik – Pasar Kranggan

Atau lebih dikenal dengan Bebek Kranggan. Bebek Kranggan atau Bebek simpatik ini adanya di dalam pasar Kranggan. Buat kamu yang mengaku Jogjaisme, pasti tahu tempat ini. Agak ndelik tapi cukup mudah dicari karena berada di pinggir jalan raya. Tepatnya di Jl Diponegoro – Jogjakarta.

Sederhana, tapi rasanya luar biasa
Sederhana, tapi rasanya luar biasa

Ada spanduk gradasi hijau yang menempel di dinding lokasi sebagai penanda. Letaknya persis di sebelah penjual bunga-bunga (red. Bunga untuk pemakaman). Haha. Bisa dibayangkan, kita makan bebek dengan aroma bunga dimana-mana. Cukup menarik.

1

Pilihan lauk yang disajikan selain bebek, juga ada sate jeroan (ati , usus, ampela), daging ayam, tempe, tahu dan terong. Menu khas sajian penyetan ala-ala kaki lima. Tapi jangan salah, bebek Simpatik ini tidak seperti bebek pada umumnya karena bebek nya berukuran cukup besar. Lega banget lihatnya.

Kami pun memesan bebek, sate jeroan dan terong. Minumannya, seperti biasa. Es teh tawar selalu jadi andalan saya. Sambil menunggu pesanan datang, saya menikmati nuansa pasar yang ada disini. Secara bentuk memang tidak terlalu bersih, namanya juga pasar. Tapi, perduli amat. Yang penting makanan yang kami makan, bersih.

2

Tidak lama, pesanan kami datang. Fresh baru diangkat dari penggorengan sehingga mengeluarkan aroma yang luar biasa menggoda jiwa. Haha. Langsung laper bok.

3

Kami pun menikmati bebek yang nggak habis-habis dimakan. Karena memang besar, dan dagingnya banyak. Haha. Dagingnya empuk, rasanya pun gurih, bumbu meresap sampai ke tulang-tulang nya. Apalagi sambalnya memang enak dan lezat. Membuat rasa bebek yang sudah gurih menjadi lebih sedap dan pedas. Dipastikan gobyos. Haha. Untuk sate jeroannya, ehm..menurut saya terlalu berminyak. Saya nggak terlalu suka.

4
Porsi nasinya juga banyak

Bebek Simpatik disajikan dengan sambal korek yang istimewa. Nasi, lauk dan lalap nya diletakkan di piring yang sudah dialasi daun pisang. Membuat aroma menjadi lebih sedap karena berbaur dengan daun pisang. Saya hanya kurang suka dengan penyajian sambal di atas wadah kecil biasa. Menurut saya lebih afdol jika sambal dihidangkan menggunakan wadah cobek. Aha, kurang satu. Dua hal yang penting, tapi nggak ada disini. Apa itu?? Bumbu kuning dan Pete! Haha. Bumbu kuning bebek, memang jarang saya temui selain di Surabaya.

8

Bebek Simpatik buka dari jam 6 sore sampai tengah malam. Semakin malam, semakin ramai. Hihi. Saya beruntung, karena datang jam 6 tet,  menjadi pelanggan pertama di hari itu dan tidak perlu antri! Harga? Haha..karena waktu itu kami ditraktir, jadi tidak tahu pasti harganya berapa. Yang pasti tidak lebih dari 30ribu seporsi.

7

Bebek Simpatik Pasar Kranggan, menjadi idola kedua setelah bebek penyet Surabaya di hati saya. (tsaaahh..lebay).  Selamat jatuh cinta dengan bebek Kranggan!

Alamat :

Bebek Goreng Simpatik Pasar Kranggan – Jalan Diponegoro Jogjakarta

Buka dari jam 18.00 WIB.