TIPS Hemat & Sehat Mempersiapkan MPASI


Si anak bayi sudah waktunya makan. Berarti ini saatnya saya bebas berkreasi mencoba segala jenis makanan sehat untuk anak saya. Haha. Yeay! Kadang saking senengnya, setiap malam saya bisa menghabiskan waktu 1 jam untuk menggali informasi tentang persiapan mpasi lho. Ada ibu-ibu yang heboh beli peralatan mpasi baru. Ada juga yang mau-nya beli peralatan makan yang merk terkenal harga ratusan ribu sampai jutaan. Poin penting dari mpasi itu adalah, menyiapkan makanan tambahan yang sehat dan bergizi untuk bayi yang baru mulai belajar makan. Harus sehat dan bergizi. Nggak ada tuh kata-kata, harus beli baru. Nggak ada juga kata-kata, harus mahal. Hehe. Jadi, kita harus pinter-pinter muter otak untuk menyiapkan makanan anak bayi yang hemat, higienis, sehat, tanpa mengurangi nilai kandungan gizi nya.

Continue reading “TIPS Hemat & Sehat Mempersiapkan MPASI”

Segarnya susu almond dari Dr.Almond


Saya agak katrok, karena tahu tentang susu almond baru-baru ini aja. Huhu. Ternyata nggak cuma untuk taburan toping donat dan campuran kue kering, kini almond juga hadir dalam bentuk susu yaa. Yes, susu almond. Susu almond ini sebenarnya adalah kacang almond yang diolah dan diambil sarinya. Mirip seperti sari kedelai. Katanya susu almond ini bagus untuk kesehatan terutama untuk ibu hamil dan menyusui. Bahkan, ada beberapa teman yang mengaku produksi ASI semakin lancar setelah minum susu almond.

Kacang Almond

Continue reading “Segarnya susu almond dari Dr.Almond”

MERDEKA! Bersama A&W® Restaurant Indonesia


Tujuh belas Agustus Tahun Empat Lima, Itulah Hari Kemerdekaan kita…

Yeay! Memasuki bulan Agustus, nuansa peringatan hari kemerdekaan sudah menggaung dimana-mana.  Di sepanjang jalan utama, spanduk bertuliskan semangat kemerdekaan sudah dipasang. Aneka lomba antar tetangga sudah dihelat. Di sekolah-sekolah pun, murid-murid sudah mulai berkreasi dengan seni merangkai bendera. Di area rumah saya, sudah dipasang lampu warna-warni dan rangkaian bendera lho.

Tidak mau kalah, di bulan bersejarah ini A&W® Restaurant Indonesia juga mau ikut memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia. Perayaan hari kemerdekaan ala A&W® Restaurant Indonesia ini bisa dibilang cukup unik. Yaitu meluncurkan National Day Promotion.

Continue reading “MERDEKA! Bersama A&W® Restaurant Indonesia”

Hari Selasa, Harinya McD…!


Selamat hari Selasa! Masih semangat kerja dong. Senin kemarin, anak-anak sekolah hari pertama masuk ya. Hihi. Semangat ya, dek-adek.. Hawa mudik sudah berlalu, jadi ayo-ayo semangat kembali beraktivitas!

Nih biar lebih semangat lagi, McDonald & BRI bagi-bagi promo. Ada diskon 40% untuk pembelian McD dengan minimum 75.000 rupiah aja. Deuhh..lumayan kan makan siang rame-rame di McD pakai diskon dari kartu kredit BRI. ini berlaku untuk semua jenis makanan dan minuman di seluruh cabang McD khusus di hari Selasa.

unnamed

Ngomong-ngomong soal McDonald, ini adalah salah satu makanan cepat saji yang paling saya suka. Meskipun banyak pilihan makanan cepat saji lain, tetep aja saya pilih McD. Suami saya aja sampai bingung, dibanding McD mending *FC toh? Selain suami, banyak yang bilang daging ayam di fastfood tetangga ini lebih renyah dan enak. Tapi ya tetep aja, saya lebih suka McD. Haha. Menurut saya, daging ayam di McD lebih besar dan bikin kenyang. Apalagi makan McD di deket rumah tuh (McDonald Rungkut – Surabaya). Dibanding cabang McD lain, ini McD dengan ayam paling enak yang saya makan. Tempatnya pun nyaman buat nongkrong.

F9Nw14FbR7MuwOHIrmMh

Jadi udah bisa bayangin betapa hebohnya saya, ketika tahu ada promo diskon 40% di McDonald ini. Saya dan suami, yang biasanya makan berdua di McD habis 80ribu, sekarang cukup bayar 48ribuan aja. (Joget-joget). 

Menu favorit saya, paket panas Special. Kenapa? Karena, ayamnya gede dan ada telor nya! Saya suka banget sama telor ala McD ini. Dan, rasa-rasanya cuma McDonald yang baru menyediakan telor orak-arik yummy seperti ini. Di tempat makan cepat saji lain belum ada kan? hehe.

KzSul8H1TWlI8oX6mwHd

Jadi, makan McD cuma hari Selasa doang nih? Wowow…. mau makan tiap McDonald tiap hari dengan diskon 40% juga bisa. Kita bisa order melalui www.mcdelivery.co.id, khusus untuk layanan Delivery order dengan minimum pembelian Rp 150.000 rupiah menggunakan kartu kredit BRI. Ini cocok buat rame-rame. Makan santai di rumah bersama keluarga. Atau, traktiran di kantor sama temen-temen.

mcDelivery

Ok. Inget ya, hari Selasa itu harinya McD. Buat para mommy, kalau hari Selasa, libur masak dulu deh. Ambil praktis dan hematnya aja, makan di McD! Promo ini berlaku sampai bulan Maret 2017. Masih lama! Mumpung bisa makan hemat , puas-puasin deh hari Selasa kita bersama McDonald dan BRI.

signRewinnita

Sahur Pakai Abon-nya Bu Sarti Padmosusastro


Hai Guys…

Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan ya. Semoga puasa tahun ini bisa membawa hikmah dan berkah bagi kita semua. Amin.

Setiap bulan puasa saya jadi ingat jaman masih nge-kos dulu. Setiap kali sahur selalu sedia abon di kosan. Ya, karena abon ini paling praktis, enak dan hemat. Abon jadi penyelamat perut, apalagi saat belum gajian. haha. Tapi, meski hemat tetap bergizi lho, kan abon nya dari daging sapi. hehe.

Saat itu – sebelum tidur, saya biasanya masak nasi menggunakan rice cooker. Saat sahur tiba, sambil merem tuang abon di atas nasi trus makan deh! Nyam-nyam. Kenyang. Solat subuh lalu tidur lagi.

Nah, sekarang saya pengin nostalgia menikmati santap sahur pakai abon. Ehm. Santap sarapan lebih tepatnya. (Maaf, karena kondisi lagi hamil – selama dua hari ini saya belum berpuasa). Karena lagi pengen banget, saya nitip suami di Surabaya untuk mencarikan abon yang dulu saya makan saat masih ngekos. Dan akhirnya ketemu. Pas ada temen lagi nitip abon juga. Ya udah sekalian aja beli banyak.

abon2

Abon nya ini spesial, karena khas dari Surabaya. Emang Surabaya punya abon?? Lho..lho… Jangan salah, Surabaya punya abon legend yang sudah terkenal kelezatannya dari 19 tahun yang lalu lho. Olahan daging sapi ini bisa ditemukan di sepanjang jalan Padmosusastro. Ancer-ancer nya ada di dekat Gelora Pancasila, tembusan mall Sutos (Surabaya Town Square) ke arah jalan Darmo. Lebih lengkapnya bisa cek di Google Map. Hehe.

Di sepanjang jalan Padmosusastro ini, mayoritas warga menjual abon daging sapi. Tempatnya seperti rumah biasa, dan sangat-sangat sederhana. Abon daging sapi di tempat ini memang unik karena toko yang digunakan untuk  berjualan, memiliki multifungsi sebagai dapur untuk membuat abon daging sapi juga. Jadi saat membeli abon, kita bisa melihat proses pembuatannya secara langsung.

Meski sederhana, cita Rasa abon sapi di sepanjang jalan Padmosusastro ini sudah menggema dimana-mana. TOP banget. Bahkan sudah jadi icon oleh-oleh Surabaya yang wajib dibawa pulang oleh pendatang.

Dari sekian banyak, ada satu merk abon yang sangat saya gemari yaitu Abon Daging Sapi Bu Sarti. Pembeda dengan abon lainnya, Abon Bu Sarti memiliki ciri khas tekstur abon yang gurih dan crispy. Terasa kress..saat dikunyah. Rasanya gurih, manis, dan cocok banget disantap bersama nasi hangat yang mengepul. Dibuat cemilan juga enak. Aduhai..

abon6

 

Buat kamu yang suka pedas, abon Bu Sarti juga menyediakan varian rasa Pedas. Pedasnya pas di lidah, Nggak bikin meradang. Hihi.  Saya berani cerita karena sudah coba sendiri dan jadi pelanggan setia dari Abon Bu Sarti ini.

Abon kemasan ini dijual dalam tiga pilihan, yaitu abon sapi berat 100 gram, abon sapi berat 250 gram, dan abon sapi berat 500 gram. Sekali lagi, hanya ada dua varian rasa, manis dan pedas. Karena fresh from the oven, abon bu Sarti dijamin selalu baru setiap hari dan bisa tahan selama 6 bulan sejak tanggal produksi.

Buat temen-temen yang jauh dari Surabaya, kita bisa sediakan abon Bu Sarti dan langsung kirim dimanapun kalian Berada. Sebagai warga yang ingin melestarikan buah tangan kota tercinta ini, kita kasih harga murah meriah. Ada potongan harga khusus untuk yang mau beli borongan. Tertarik? Silahkan hubungi nomor dibawah ini.

0877.5969.9059 – via WA / SMS / telegram aja ya 

Buat kamu yang lagi di Surabaya, jangan lupa mampir ke Jalan Padmosusastro. Abon Daging Sapi Bu Sarti sudah menunggu~~~~

Harga Abon Daging Sapi Bu Sarti (Eceran):

5Berat 100 gram                    : IDR.28.000,-

Berat 250 gram                    : IDR.60.000,-

Berat 500 gram                    : IDR.110.000,-

Expired Date                        : 6 bulan setelah tanggal produksi

Kemasan                              : Plastik dengan lambang sapi dan ada logo Bu Sarti

Pengiriman                       : JNE/TIKI/Gojek

 

NB : 

Untuk pembelian abon Bu Sarti, juga bisa dilakukan di lapak ane gan… 

  1. Tokopedia
  2. Bukalapak
  3. OLX

Ganti Micin dengan Gula!


Dulu waktu jaman SD, setiap kali saya masak sendiri, micin selalu nggak pernah absen dimasukin di dalemnya. Maunya buat eksperimen. Dan, karena rasanya unik, jadi saya suka-suka aja tanpa tahu efek dari micin itu apa. Oh My…

Entah sudah sejak kapan, saya nggak lagi pernah memakai micin di rumah. Jaman SMA mungkin. Ya, karena ibu saya juga nggak nyedia-in micin lagi di rumah. Hoho. Penting kan peran dari ibu? Kalau ibu sudah stop, satu rumah ikutan stop deh. Apapun itu.

Ya. ya. ya.

Micin atau Monosodium Glutamate adalah zat penambah rasa pada makanan yang dibuat dari hasil frementasi zat tepung dan tetes dari gula beet / gula tebu. Ketika MSG ditambahkan pada makanan, dia memberikan fungsi yang sama seperti Glutamate yaitu memberikan rasa sedap pada makanan. MSG sendiri terdiri dari air, sodium dan Glutamate.

Saya tahu. Hampir nggak ada makanan yang available dijual di warung-warung, restoran, atau manapun sekarang bisa bebas dari micin. Saya paham sekali. Tapi minimal, meminimalisir pemakaian micin di masakan sendiri, boleh dong? bisa dong?

Resep rahasia kenapa ibu bisa masak enak? Ciyehh… ibu saya bisa masak lho bro! Suwer! Masakan apapun so pasti yummy. Tanpa micin. Kadang juga masaknya campur aduk, entah apa yang dimasukin. Tapi bisa tetep lezat tanpa micin sama sekali. Rahasianya?? Ya selain tangan-tangan nya ahli, juga karena pemakaian gula. Bumbu masakan intinya cuma garem sama gula toh cuy.

“Kalau mau enak, main-main aja di pemakaian gula-nya. Nek kowe pancen bakat, masak opo wae mesti enak. Ra usah ngganggo micin.”, begitu kata ibu saya. Ibu nggak pernah pakai micin di rumah. Begitu juga saya. Sumprit, saya nggak pernah masak sendiri pakai taburan micin se-butir pun.

Jika digunakan secara berlebihan, micin mempunyai efek negatif terhadap tubuh. 12 gram MSG per hari dapat menimbulkan gangguan lambung, gangguan tidur serta mual2. Bahkan beberapa orang ada yang mengalami reaksi alergi berupa gatal, mual dan panas. Tidak hanya itu saja, MSG juga dapat memicu hipertensi, asma, kanker serta diabetes, kelumpuhan serta penurunan kecerdasan.

Tuh..kebanyakan micin bisa bikin tambah tulalit lho. Bahaya kan? Apalagi saya perempuan, dan suatu saat akan menjadi ibu (amin). Saya nggak mau dong, kalau anak saya nanti tulalit hanya karena mengonsumsi micin. Oh No.

Gula sama micin kan asalnya sama-sama dari tebu. Gula dari air tebu nya, micin dari ampas tebu nya. Kalo dilogika, karena bahan dasarnya sama, ya mending pake gula dong daripada micin. Jadi, hidup micin! Eh..hidup Gula..!

 

 

Ketika Hasrat Memasak Kembali Muncul….


Setelah beberapa waktu vakum dari dunia masak-memasak, akhirnya sekarang saya memulainya lagi. Walaupun bukan masak masakan heboh ala koki-koki di tipi. Tapi sudah cukup membuat saya bahagia karena saya sudah semangat memasak.

Awal bulan menikah, saya on fire sekali memasak untuk suami. Alhasil, lumayan bisa menaikkan berat badannya barang sekilo – dua kilo. Lalu karena ada panggilan kerjaan yang lumayan menyita waktu, saya meninggalkan segala bentuk wajan, panci, dan alat-alat dapur lain. Termasuk meninggalkan bapak-bapak penjual sayur. Suatu saat kita akan bertemu lagi Pak..

Sekarang? Saya memaksa menyempatkan diri memasak, walaupun hanya akhir pekan. Haha. Di satu sisi saya senang, karena hasrat untuk memasak sudah muncul lagi. Di satu sisi, saya sedih juga karena hasrat itu baru bisa terlaksana di hari Sabtu dan Minggu.

Yang seharusnya pekerjaan rumah tangga ini dilakukan setiap hari, malah bisanya saya Cuma di akhir pekan. Itu pun sudah bersyukur sekali, karena terkadang akhir pekan pun aktivitas memasak masih bisa dikalahkan oleh nglencer dan jalan-jalan. Ujung-ujungnya sampai rumah sudah capek. Lagu lama..

Untungnya, (masih untung) saya dan suami sedang tidak berada di satu kota. Perasaan bersalah karena tidak memasak sedikit bisa dikaburkan. Tapi tetap, ketika saya pulang atau suami berkunjung – saya akan selalu pasang badan untuk memasak. Hehe.

Jujur, memang tidak mudah menjalani peran wanita karir sekaligus melakukan pekerjaan rumah tangga.  Ada satu yang terpaksa “dikalahkan”, karena badan saya Cuma satu dan waktu yang saya punya hanya 1 x 24 jam dikali 7 hari. Dan, lebih dari separuh waktu saya sudah habis untuk kerja selama lima hari.

Kadang, saya iri mampus dengan mereka-mereka yang bisa mendalami perannya sebagai istri dan ibu rumah tangga. Karena mereka punya waktu penuh untuk mengabdi pada keluarga dan totalitas merawat keluarganya dengan baik. Bisa memasak setiap pagi, menyiapkan bekal makan siang, bersih-bersih dan menata rumah, mencuci dan menyetrika baju. Setiap malam menemani anak-anak belajar.  Walaupun mirip-mirip babu, tapi ini pekerjaan yang selalu saya idam-idamkan. Hehe.

Tapi karena keadaan dan lain hal, saat ini saya belum bisa meluangkan waktu sepenuhnya (malah adoh-adohan) untuk keluarga. Saya dan suami pun sepakat untuk saling bertoleransi. Saling menghormati dan tetap sadar dengan hak dan kewajibannya masing-masing. Yang pasti, tetap penuh cinta. Ahay…

Jadi, sembari memasak – saya memikirkan ini. Kapan ya, saya bisa totalitas ada di rumah dan selalu ada untuk suami?