Category Archives: Food

Siapa sih yang ngga suka kuliner? haha.. Saya sih doyan banget. Nggak melulu selalu jajan di luar, saya juga suka kuliner hasil masakan sendiri. Saya suka masak. Disini, saya juga share resep-resep masakan hasil karya saya. Tentunya dengan arahan dari berbagai sumber yang sudah dipraktikkan dan disesuaikan dengan lidah saya.

Gagal Bikin Kue? Beli ke Qker aja!


Jujur sampai sekarang nih, saya kagum dengan temen dan sodara yang jago bikin kue. Saya suka amazing, bagaimana mereka sabar banget bikin kue yang bisa memakan waktu beberapa jam itu. Ngaduk-aduk adonan pakai mixer. Trust me, pakai mixer itu melelahkan Guys. Saya pernah coba. Asli bikin lengan pegel! itu kalau hasilnya langsung OKE, tapi kalau nggak? Pengen nangis…

koki

Saya pernah bikin kue sendiri, itu pun satu jenis doang. Sebut saja, kue donat. (haha, emang bikin donat sih). Saya baru berhasil bikin donat kentang yang empuk, setelah tiga kali gagal lho. Itupun donat nya nggak seenak donat jco atau dunkin donut. Donat pinggir jalan, masih lebih enak daripada donat bikinan saya. Haha.

Continue reading

Advertisements

Wisata “Njajan” di Monas


Kami bersama tetangga seberang apartemen (nggak ada angin atau hujan tiba-tiba) meluncur ke Monas. Paling nggak, ini lah yang terealisasi setelah batalnya agenda ke Pasar Jatinegara dan berenang di pagi hari karena tergoda nyaman nya bantal dan kasur. Sekalian ajak si bumil & calon ayah, suami, dan anak kecil untuk menengok Monas. Tinggal di Jakarta tapi belum singgah ke Monas, rasanya belum sah ya.

bty

HALO MONAS..!! (Muka saya gede banget ya? Ya udah sih… hehe.)

Ini kedua kalinya saya ke Monas, sejak tahun 2013. Belum lama banget sih. Tapi jujur, dibanding empat tahun lalu, area Monas sekarang jauh lebih bersih dan rapi. Para penjual makanan dikumpulkan dalam satu area baru, foodcourt.

Continue reading

Nikmatnya Pallu Basa Serigala


Antara soto daging, dan coto Makassar. Begitulah lidah saya mendeskripsikan rasa Pallu basa ini. Sepintas memang, Pallu basa mirip dengan Coto Makassar. Tapi irisan dagingnya seperti irisan daging ala soto yang pernah saya coba. Yang tidak bisa dibandingkan dengan coto Makassar dan soto daging, adalah taburan kelapa parut yang disangrai serta kuahnya yang kental menggigit, dan berasa sampai di perut.

cof

Dagingnya sih IYES, tapi telur nya NO (karena saya nggak suka telor mentah)

Saya bisa merasakan ketumbar, jinten, asam jawa, pala, dan gula merah di dalam kuah pallubasa ini. Aroma rempah-rempahnya begitu kuat, dan bikin makin lapar. Serius, kalau ada kesempatan ke Makassar lain waktu, saya pasti akan makan Pallu basa ini lagi. Nagih bos!

cof

Parutan Kelapa. Kacang Mente yang hampir selalu ada di semua tempat makan di Makassar

Continue reading

[REVIEW] Tergoda Kelezatan si Ratu Rendang


Anak kecil di rumah udah mulai menolak makan-makanan bayi. Maunya, makanan yang dimakan papa & ibunya. Makanan orang dewasa. Tiap saya dan suami makan, pasti ada aja tingkah rusuhnya pengen ikutan makan. Ya akhirnya, kami suapi makanan yang kami makan, setelah pinggir-pinggirin cabe di piring, biar nggak ikut ke-makan sama anak kecil ini. Lumayanlah, bisa bikin anak kecil ini mau makan sampai beberapa suap.

Well, saya memang bisa masak sendiri, tapi nggak setiap hari, karena saya harus kerja dan kadang sudah lelah ketika sampai di rumah. Setiap nggak masak, dan mau beli makan di luar jadi mikir banget. Mikir, makanan yang nggak pakai MSG atau pengawet apa ya? Cari yang bersih, dan nggak pedes juga, supaya anak kecil ini bisa ikutan makan.

raturendang_rewinnita

Beberapa waktu yang lalu saya kepikiran dengan menu rendang. Mana tahu, anak kecil ini mau makan pakai rendang. Siapa sih yang nggak suka makan rendang? Bayangin makan rendang sama nasi panas aja udah bikin ngiler ya. Hehe.

Continue reading

Menyiapkan MPASI Sebelum Dinas Ke Luar Kota


three+grain+risotto+organic+baby+food+recipe

Saya tulis ini karena sudah janji mau share cara menyiapkan mpasi bayi saat saya ada kerjaan ke luar kota. Sebenernya gampang, dan cepet menyiapkan makanan bayi ini. Yang penting ada niat yang kuat aja. Karena memang, kondisi ketika sampai di rumah selepas kerja itu cukup lelah.

Jadi, bener-bener harus kuat niatnya kalau mau menyiapkan makanan untuk anak sendiri.

Sembilan bulan pertama, memang saya sangat anti dengan makanan bayi berupa kemasan. Yang siap saji , tinggal dikasih air panas itu lho. Bahkan saya nggak kasih snack bayi dalam kemasan itu juga. Makanan yang Elmo makan masih alami dan asli saya masak sendiri. Lelah, tapi harus saya jalani.

Karena saya mau membiasakan Elmo makan masakan rumahan, khususnya masakan ibunya. 

Continue reading