Pantau Kehamilan Sejak Dini Melalui Aplikasi “Hallo Bumil”


Beberapa kawan baik saya sekarang lagi hamil. Ada yang hamil anak pertama, ada juga yang hamil anak kedua. Begitu mereka menceritakan kehamilannya, otomatis saya ikut senang sekali mendengarnya. Masa-masa kehamilan yang seru sedang mereka jalani. Saya jadi ingat saat hamil tahun lalu.

Waktu itu, saya rajin banget cari informasi seputar kehamilan. Mulai dari berkonsultasi dengan dokter kandungan (saat kontrol), sharing dengan keluarga, dan sahabat, sampai browsing internet dan ikut forum-forum kehamilan. Saya juga download beberapa aplikasi kehamilan melalui smartphone. Aplikasi kehamilan ini praktis bisa saya akses sambil tiduran di kamar. Sayangnya saat itu, aplikasi yang bagus dan lengkap adanya dari luar Indonesia semua ya. Otomatis bahasa yang digunakan adalah bahasa Inggris. Untuk mereka yang tidak bahasa inggris tentu harus meraba-raba artinya apa. hiks.

Continue reading

Review – Diapers yang (pernah) Dipakai Elmo


Moment coba-coba diapers dimulai saat Elmo usia 5 bulan. Karena usia 0 – 4 bulan, saya melihat diapers yang pertama masih nyaman digunakan. Menginjak bulan kelima, sesekali muncul merah-merah di kulit elmo. Dan ada butiran kapas yang bertebaran di pantat Elmo. Padahal kami masih rutin mengganti diapers setiap 3 – 4 jam sekali. Mungkin faktor badan Elmo yang makin gede, atau kulit Elmo yang sensitive. Selain itu, faktor harga yang semakin mahal. Haha. Buat pipis sama pup aja mahal banget! Continue reading

TIPS Hemat & Sehat Mempersiapkan MPASI


Si anak bayi sudah waktunya makan. Berarti ini saatnya saya bebas berkreasi mencoba segala jenis makanan sehat untuk anak saya. Haha. Yeay! Kadang saking senengnya, setiap malam saya bisa menghabiskan waktu 1 jam untuk menggali informasi tentang persiapan mpasi lho. Ada ibu-ibu yang heboh beli peralatan mpasi baru. Ada juga yang mau-nya beli peralatan makan yang merk terkenal harga ratusan ribu sampai jutaan. Poin penting dari mpasi itu adalah, menyiapkan makanan tambahan yang sehat dan bergizi untuk bayi yang baru mulai belajar makan. Harus sehat dan bergizi. Nggak ada tuh kata-kata, harus beli baru. Nggak ada juga kata-kata, harus mahal. Hehe. Jadi, kita harus pinter-pinter muter otak untuk menyiapkan makanan anak bayi yang hemat, higienis, sehat, tanpa mengurangi nilai kandungan gizi nya.

Continue reading

Ini Aktivitas “Working Mom” ala Saya


Meski saya seorang “working mom”, bukan berarti saya meninggalkan suami dan anak bayi begitu saja ya. Saya tetap mengurus suami, dan mengurus anak bayi mulai dari membuka mata hingga terlelap lagi. Saya juga masih bisa bekerja sesuai passion. Saya juga masih punya mimpi-mimpi yang sedang saya kejar. Haha. Separuh hari saya memang ada di kantor. Tapi, saya memiliki waktu 12 jam untuk melakukan tanggung jawab di rumah. Prinsipnya, saya baru bisa bekerja ketika urusan “rumah” sudah selesai. Karena tugas utama saya adalah sebagai istri dan ibu. Hihi.

Bagaimana dengan pekerjaan saya? Urusan pekerjaan hanya saya lakukan di kantor. Kecuali dalam keadaan mendesak, baru saya buka laptop.  Sibuk? Oh iya, saya sibuk sekali. Lalu bagaimana saya membagi waktu antara mengurus suami, anak, dan bekerja?

Continue reading

Melahirkan Secara Caesar, Sakit?


Divonis harus melahirkan secara Caesar, itu rasanya seperti disambar petir. Sedih banget untuk saya yang sudah optimis akan melahirkan normal. Dokter kandungan pun juga tidak menyangka, karena kondisi saya dan baby dari awal kehamilan sampai usia 9 bulan tergolong sehat dan diprediksi bisa melahirkan secara normal.

Di usia 38 minggu, harusnya, posisi kepala sudah tengkurap ke bawah dan terkunci di dalam pintu panggul. Melihat dari USG posisi kepala baby yang malah menengadah ke atas, saya jadi nggak tega banget. Rupanya, selama beberapa minggu terakhir – perut saya mules dan kencang karena baby terus berusaha untuk masuk panggul. Sayangnya, belum berhasil juga karena ukuran panggul tidak sesuai dengan ukuran kepala baby. Istilah kedokterannya, Cepalo Pelvic Disoroportion (CPD). Continue reading

Mempersiapkan Cuti Melahirkan


Hai~ Saya lagi menghitung hari menuju cuti melahirkan nih. Nggak nyangka, ternyata saya akan menghadapi fase cuti semacam ini. Alhamdulillah, akhirnya bisa fokus di rumah. Tiga bulan bok…, Ini akan menjadi fase pengangguran pertama buat saya. Sekaligus terlama. hihi. (Maklum, sejak selesai sidang TA – 5 tahun yang lalu, saya belum sempat menikmati hidup tanpa mikirin kerjaan) Sudah terbayang, bisa leha-leha sambil menunggu waktu lahiran tiba. Walaupun pada kenyataannya, mungkin tidak demikian.

Banyak hal yang harus disiapkan menuju hari H Cuti melahirkan. Namanya juga cuti dari kantor, berarti ada kerjaan yang harus segera diselesaikan atau dipindah tangankan sementara. Selain pekerjaan kantor, persiapan menyambut kelahiran si baby pun juga cukup menguras waktu dan tenaga ya. Perlu perencanaan yang baik agar urusan kantor dan urusan pribadi bisa berjalan seirama.

Continue reading