Author Archives: rewinnita

About rewinnita

-Sedang mencari jalan untuk menggapai mimpi. Nggak perlu jadi orang lain untuk menjadi sukses. Saya punya mimpi dan jalan sendiri untuk mencapainya. Mohon doanya. Salam mimpi! Rewinnita Maretnoningtyas. Alumni PENS - ITS, Teknik Telekomunikasi Angkatan 2007.

Akad Kredit Rumah – Bank Syariah Mandiri


Surat cinta elektronik dari Bank Syariah Mandiri, akhirnya datang juga. Kurang lebih sekitar 3 hari setelah pihak marketing BSM memberikan informasi tentang persetujuan KPR yang kami ajukan.

Di email itu disebutkan tentang jumlah detail angsuran di dua tahun pertama, tiga tahun berikutnya, dan sepuluh tahun terakhir. Enaknya, mengajukan KPR ke bank syariah ini. Selama lima belas tahun,  kami dapat kepastian berapa angsuran yang harus dibayar tanpa terpengaruh fluktuasi bunga. Dan dicantumkan juga, dokumen apa saja yang harus kami lengkapi serta prosedur untuk melangsungkan proses akad rumah.

Continue reading

Advertisements

Helikopter View


Obrolan beberapa minggu lalu dengan salah satu senior di kantor. Namanya Pak Aryanu. Seru mendengarkan pak Aryanu bercerita, karena alur dan intonasi-nya menyenangkan untuk disimak. Bagian cerita yang saya suka adalah, bagaimana melihat suatu kondisi perusahaan melalui Helikopter View. :))

Helicopter view, adalah cara kita melihat suatu hal dari semua sisi. Layaknya, kita melihat dari atas helikopter. Metode ini layaknya kita naik helikopter, dan melihat ke bumi dari atas. Saat kita menaiki helikopter, pasti akan tampak jelas bagaimana kondisi daratan di bawah helikopter kan? Utuh, menyeluruh.

Konsep “Helikopter View” ini mengajak kita melihat suatu masalah secara sistemik. Karena masalah di satu sisi, bisa jadi berhubungan dengan sisi lainnya, yang baru bisa diketahui kalau kita melihat secara keseluruhan atau secara general.

large

Continue reading

Gagal Bikin Kue? Beli ke Qker aja!


Jujur sampai sekarang nih, saya kagum dengan temen dan sodara yang jago bikin kue. Saya suka amazing, bagaimana mereka sabar banget bikin kue yang bisa memakan waktu beberapa jam itu. Ngaduk-aduk adonan pakai mixer. Trust me, pakai mixer itu melelahkan Guys. Saya pernah coba. Asli bikin lengan pegel! itu kalau hasilnya langsung OKE, tapi kalau nggak? Pengen nangis…

koki

Saya pernah bikin kue sendiri, itu pun satu jenis doang. Sebut saja, kue donat. (haha, emang bikin donat sih). Saya baru berhasil bikin donat kentang yang empuk, setelah tiga kali gagal lho. Itupun donat nya nggak seenak donat jco atau dunkin donut. Donat pinggir jalan, masih lebih enak daripada donat bikinan saya. Haha.

Continue reading

Proses Pengajuan KPR – Bank Syariah Mandiri


Kami baru saja menyelesaikan proses pengajuan KPR ke Bank Syariah Mandiri. Saya mau sharing tentang proses pengajuan KPR nya seperti apa. Siapa tahu, ada yang perlu referensi tentang pengajuan KPR ke Bank Syariah Mandiri.  Oiya, maaf, nggak bisa bandingkan dengan bank-bank lain karena pengajuan kami hanya ke bank Syariah Mandiri aja. Pemilik cluster hanya bisa membantu prosesnya dengan bank ini. Kalau mau mengajukan ke bank lain, pun bisa sebenarnya, tapi ya harus mengurus semuanya sendiri. 

Kalau mau membandingkan nilai cicilan, mungkin bisa dicoba di website masing-masing bank. Biasanya setiap bank menyediakan simulasi angsuran KPR di website.

1-2-construction-building-png

Gimana rasanya mengajukan KPR? Deg-deg an dan agak ngeri-ngeri sedap membayangkan :

  1. Berapa plafon yang disetujui.
  2. Berapa jangka waktu cicilan yang disetujui
  3. Berapa jumlah cicilan per bulan nya

Pasti akan berdampak ke sirkulasi keuangan rumah tangga. Saat itu, kamiberharap, mudah-mudahan semuanya masih sesuai dengan hitungan kemampuan kami. Itu kalau KPR disetujui sama bank lho. Kalau enggak disetujui, kami nggak tahu mau gimana. Haha.

Continue reading

Wisata “Njajan” di Monas


Kami bersama tetangga seberang apartemen (nggak ada angin atau hujan tiba-tiba) meluncur ke Monas. Paling nggak, ini lah yang terealisasi setelah batalnya agenda ke Pasar Jatinegara dan berenang di pagi hari karena tergoda nyaman nya bantal dan kasur. Sekalian ajak si bumil & calon ayah, suami, dan anak kecil untuk menengok Monas. Tinggal di Jakarta tapi belum singgah ke Monas, rasanya belum sah ya.

bty

HALO MONAS..!! (Muka saya gede banget ya? Ya udah sih… hehe.)

Ini kedua kalinya saya ke Monas, sejak tahun 2013. Belum lama banget sih. Tapi jujur, dibanding empat tahun lalu, area Monas sekarang jauh lebih bersih dan rapi. Para penjual makanan dikumpulkan dalam satu area baru, foodcourt.

Continue reading