Mencicipi Keripik Tempe HAPPY Khas Ngawi


Keripik Tempe HAPPY ini sudah jadi idola seluruh keluarga. Mertua saya selalu membawa keripik tempe HAPPY ini kemanapun sebagai oleh-oleh. Keripiknya tipis, dengan balutan tepung yang tidak terlalu berlebihan, tidak berminyak, dan rasanya gurih sekali.

Tidak ada varian apapun, hanya ada satu jenis yaitu keripik tempe ini saja. Teksturnya renyah, tapi tidak keras. Untuk orang-orang tua atau anak-anak kecil yang giginya tidak kuat, tetap bisa menikmati keripik tempe ini. Mungkin ini salah satu alasan mertua saya sangat suka dengan keripik tempe ini, dari orang tua hingga anak kecil bisa menikmatinya.

Keripik tempe ini khas kota Ngawi. Di Ngawi memang terdapat banyak home industry pembuat keripik tempe. Keripik tempe HAPPY adalah salah satu dari puluhan merek keripik tempe yang ada di kota Ngawi. Hari ini, perjalanan dari Cepu ke Klaten kami mampir untuk membeli keripik tempe HAPPY.  

Lokasi penjualannya ada di rumah yang terletak di pinggir jalan utama Cepu – Ngawi. Kalau kalian dari Cepu menuju Ngawi, pasti akan melewati rumah-rumah industry penghasil keripik tempe. Tapi memang harus teliti untuk bisa menemukan rumah penjual keripik tempe ini. Di depan rumah ada plang bertuliskan HAPPY. Tapi karena sudah lama – jadi plang nya sudah berkarat dan tulisan nya pun agak luntur.

Kalau sulit menemukannya, bisa tanya ke orang-orang di daerah sini karena memang sudah banyak dikenal.

Masuk ke dalam dengan halaman yang cukup untuk menampung 3 mobil ukuran medium, saya melihat sebuah rumah teras berisi tumpukan besek dan dua etalase yang berisi berbagai macam jenis keripik. Rumahnya sederhana sekali, dindingnya terbuat dari kayu dengan atap langsung genteng tanah liat. Dan lantainya dari polesan semen, khas rumah tradisional Ngawi.

Ibu Karinah dan lima besek pesenan mertua.

Di teras, Bu Karinah tampak sibuk melayani dua pembeli yang datang duluan sebelum kami. Sambil menunggu, saya dan papa ijin masuk untuk melihat proses pembuatannya secara langsung.

Nggih, monggo mlebet mawon..” , Ibu Karinah mempersilahkan dengan ramah.

Pembuatan keripik tempe ini ternyata ada di samping rumah. Kami masuk ke dalam dapur sederhana tapi cukup luas. Dan disana ada seorang ibu yang sedang sibuk menggoreng tempe. Irisan tempe yang cukup tipis dicelup ke dalam adonan tepung, lalu digoreng dalam wajan berisi minyak panas penuh. Sekali goreng, mungkin bisa sekitar 30 iris tempe masuk ke dalam wajan.

Dapur tradisional dengan aroma kayu bakar membaur di seluruh ruangan

Kompornya memakai tungku yang dibuat dari tumpukan batu bata merah dengan bahan bakar dari kayu. Kayu bakar ini yang bikin rasa tempe semakin sedap… pikir saya. Ada tumpukan kayu bakar yang banyak sekali di dapur. Tidak perlu takut kehabisan kayu bakar, karena disini kayu sangat melimpah.

Di samping kompor, ada dua ember keripik tempe yang baru selesai digoreng. “Monggo Mba, diincipi…”, kata ibu tersebut.

Nggak pakai lama, saya dan papa langsung mengambil satu keripik tempe hangat dari wadahnya. Hmm… Alhamdulillah, nikmat sekali.

Saya melihat sekitar 10 karung berisi kacang kedelai tidak jauh dari dapur. Ternyata bahan tempenya pun diproduksi sendiri, untuk menjaga cita rasa sekaligus menekan biaya produksi. Mereka menggunakan alat semacam mesin jahit untuk menghasil irisan tempe yang tipis dengan ukuran yang sama.

Sejak menikah, ini tahun kelima saya menikmati keripik tempe ini. Rasanya masih sama enak, dan saya rekomendasikan keripik tempe Happy ini untuk kalian semua. Sebaiknya datang sebelum jam 2 siang, atau pesan dulu beberapa hari sebelumnya agar tidak kehabisan.

Buat kalian yang mau, bisa langsung kesini :

Jalan Cepu (Depan Univ Soerjo)

Nomor telepon : 0853 366 8979

2 thoughts on “Mencicipi Keripik Tempe HAPPY Khas Ngawi

Terimakasih sudah membaca.... ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.