Mudahnya Mengurus Perpanjangan SIM Non Domisili & Beda Alamat Dengan KTP


Hola, saya mau berbagi informasi tentang bagaimana mengurus SIM non domisili dan beda alamat pula. Sebagai informasi, saat ini domisili saya ada di Jakarta. Tapi, KTP saya masih menggunakan KTP Surabaya. Sementara alamat di SIM, masih pakai alamat orang tua saya di Sidoarjo. Padahal, SIM saya akan mati 4 hari lagi. Nah lho.

Awalnya saya rencana mau pulang ke Surabaya, untuk mengurus keruwetan hidup alamat ini. Tapi setelah saya diberi hidayah oleh salah seorang polisi yang sedang melakukan operasi beberapa hari lalu :

Polisi : Mba, SIM nya mau mati lho. Segera diurus ya.

Mba : Iya pak, saya mau urus. Agak ruwet, karena beda domisili & beda alamat.

Polisi : Mba sekarang tinggal dimana?

Mba : Di Jakarta xxx Pak..

Polisi : Urus SIM nya di Kebon Nanas – Cipinang aja. Bisa kok.

Kemarin, saya langsung sempatkan untuk datang ke kantor SATPAS yang ada di Cipinang – Jakarta Timur. Sekitar jam 8.30 pagi, saya sudah sampai di kantor SATPAS. Btw, saya sempet kesasar ke kantor SAMSAT guys. Tempatnya sebelahan banget sama kantor SATPAS ini. Tapi nggak pa-pa, ada hikmahnya bisa numpang fotocopy KTP & SIM dulu di kantor SAMSAT ini.

Begitu masuk, saya disambut dengan hangat oleh bapak polisi dengan menanyakan ada keperluan apa. Segera saya jelaskan bahwa saya ingin melakukan perpanjangan SIM A & C. Saya langsung diarahkan untuk mengurus surat kesehatan di klinik yang ada di dalam kantor SATPAS tersebut. Di dalam klinik saya diminta menunjukkan KTP lalu melakukan tes buta warna. Gampang. Lima menit selesai.

Selanjutnya saya menuju loket pembayaran asuransi. Dan memberikan fotokopi KTP 2 lembar, fotokopi sim A yang lama 2 lembar, dan fotokopi sim C yang lama sebanyak 2 lembar. Kalau nggak sempet fotocopy, jangan kuatir. Di kantor SATPAS dan SAMSAT (sebelahnya) disediakan jasa fotocopy. Tinggal bilang aja, fotocopy untuk keperluan apa. Petugas fotocopy-nya udah hapal di luar kepala berapa banyak yang harus difotocopy guys! Setelah itu, saya membayar Asuransi Rp.60.000,-. Lalu petugasnya memberikan saya sepaket kertas yang berisi fotocopy ktp, sim A & C yang sudah dijepret beserta dengan lembaran asuransinya. Petugas asuransi ini menjelaskan bahwa tidak ada masalah dengan perbedaan alamat antara KTP dan SIM. Otomatis, di SIM yang baru nanti akan tercantum alamat sesuai dengan KTP terbaru. Alhamdulillah.

Next, saya ngesot ke loket pendaftaran BRI dan memberikan sepaket kertas tersebut. Disini, saya diminta untuk mengisi formulir lembaran berwarna biru. Ditulis tangan, ahay. (kegiatan yang pengen banget saya hindari, karena tulisan tangan saya terlaluindah jelek). Karena saya jenius, kegiatan tulis menulis ini saya lalui dalam lima menit saja. Jenius dari mane sih.. Sambil tersenyum dalam hati, jangan salahkan siapapun yang ada disini kalau tulisan form ini nggak kebaca ya!

Alhamdulillah, tidak ada komplain apapun dari petugas di dalam loket BRI tersebut terkait tulisan saya. Hanya saja fotocopy KTP saya tidak terlalu jelas, sehingga saya berinisiatif untuk melampirkan fotocopy KK. Well, bukan salah mesin fotocopy nya. Tapi memang KTP asli saya kualitasnya sangat jelek, udah ngeblur semua tulisannya! Sempet kepikiran untuk pindah kewarganegaraan, tapi ya sudahlah…

Setelah membayar Rp.155.000,- kepada petugas loket BRI, saya diberikan kertas kecil berisi nomor antrian untuk melakukan foto. Saya dapat nomor 40. Udah skeptis duluan, ah…ini pasti lama. Untung handphone udah dicharge full. Saya duduk di ruang tunggu bersama bapak-bapak dan ibu-ibu budiman yang saya rasa memiliki tujuan yang sama dengan saya disini. Baiklah saya siap mengantri. Sambil cek email, what’s app, terima telpon sana sini, dan browsing-browsing lambe turah .

Belum selesai tontonan seru Gading nyanyi sambil nangis di lamtur, tiba-tiba saya sudah dipanggil untuk foto. Kayaknya nggak ada sepuluh menit deh. Saya masuk ke ruang foto bertemu dengan Bapak petugas. Bapak petugas fotografer pun ramah sekali, sayangnya saya tidak diperbolehkan melihat hasil fotonya. Yah, mana tau bisa ganti posisi biar keliatan langsing & cakep ye kan? Selesai foto, saya diarahkan untuk cap jempol dan tanda tangan.

Usai, saya kembali duduk di ruang tunggu. Pantat belum nempel ke bangku, saya sudah dipanggil lagi oleh petugas di loket pengambilan SIM. Ini nggak bercanda kan? Jangan-jangan gua kena PRANK lagi. Tapi setelah saya lihat kartu SIM nya, beneran ada foto yang mirip saya. Bener ding, ini sim Saya. Wah..cepat sekali yaaah! Alhamdulillah!

Dan, kalau dirinci – biaya yang dikeluarkan adalah sbb :

  • Surat keterangan sehat : Rp.25.000,-/ sim
  • Biaya asuransi : Rp. 30.000,- / sim
  • Biaya SIM A : Rp.80.000,-
  • Biaya SIM C : Rp.75.000,-
  • Fotokopi KTP, sim A, sim C : Rp.5.000,-

Karena saya mengurus langsung untuk 2 sim, total biaya yang saya bayar adalah Rp.270.000,-Buat saya cukup murah, daripada harus balik dulu ke Surabaya untuk mengurus keruwetan ini.

Jadi, mengurus perpanjangan SIM sekarang sudah sangat mudah. Kalau kalian nggak mau mengurus sendiri, itu udah kebangetan banget malesnya dah. Mudah, murah, dan cepat. Apalagi sekarang sistemnya sudah online, sehingga mempermudah KAUM MAGER (kaum males gerak) mengurus perpanjangan SIM dimana saja dan kapan saja! Disini nih link nya!

Jadi, daripada bikin malu ketilang di jalan yang berujung nyawer petugas polisinya…. Wahai keturunan Adam & Hawa, urus sim kalian yang udah mau mati SEKARANG JUGA. Nggak usah alesan males ngantri, rumah jauh, beda domisili, beda alamat, bahh…

Mengurus perpanjangan sim sekarang sudah sangat sangat sangat mudah!

Advertisements

2 thoughts on “Mudahnya Mengurus Perpanjangan SIM Non Domisili & Beda Alamat Dengan KTP

Terimakasih sudah membaca.... ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s