Akad Kredit Rumah – Bank Syariah Mandiri


Surat cinta elektronik dari Bank Syariah Mandiri, akhirnya datang juga. Kurang lebih sekitar 3 hari setelah pihak marketing BSM memberikan informasi tentang persetujuan KPR yang kami ajukan.

Di email itu disebutkan tentang jumlah detail angsuran di dua tahun pertama, tiga tahun berikutnya, dan sepuluh tahun terakhir. Enaknya, mengajukan KPR ke bank syariah ini. Selama lima belas tahun,  kami dapat kepastian berapa angsuran yang harus dibayar tanpa terpengaruh fluktuasi bunga. Dan dicantumkan juga, dokumen apa saja yang harus kami lengkapi serta prosedur untuk melangsungkan proses akad rumah.

Syarat Akd

Beberapa hari sebelum email tiba, PIC marketing BSM sudah menginfokan pada saya, apa saja yang harus dilengkapi. Langsung saya cicil sedikit-sedikit persyaratannya. Apa yang bisa saya lengkapi, saya lakukan lebih dulu sambil menunggu.

  1. Melunasi semua hutang kartu kredit, dan mengirimkan bukti pelunasan via email kepada PIC marketing BSM. Sebelum
  2. Melunasi pembayaran DP kepada pemilik rumah, dan mendokumentasikan bukti pembayarannya.
  3. Membuat surat keterangan domisili. Karena alamat KTP dan alamat tinggal saat ini berbeda. Saya tinggal sewa di apartemen, saya minta surat kuasa dan surat perjanjian sewa kepada pemilik apartemen sebagai syarat pengajuan surat domisili kepada manajer gedung apartemen. Prosesnya sekitar 3 hari kerja untuk mendapatkan surat keterangan domisili dari pihak manajemen gedung apartemen.
  4. Membuka tabungan BSM dan tabunganku. Ini sudah disiapkan oleh pak Arief dari BSM.
  5. Mengumpulkan uang untuk membayar biaya akad KPR dengan total sekitar 7% dari plafon. Lebih aman, disiapkan 10% aja. Untuk biaya ini semua ditransfer ke rekening tabungan BSM milik kita sendiri yang sudah disiapkan oleh pihak Bank (Pak Arief). Rincian biaya akad KPR diemail terpisah sekitar 2 hari kemudian, dan detailnya sebagai berikut :
    1. Biaya administrasi / provisi
    2. Cek Sertifikat 2x
    3. Akad Murabahah
    4. Akta Jual Beli dan Balik Nama
    5. Zona Nilai Tanah
    6. APHT, pendaftaran dan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak)
    7. Biaya asuransi jiwa & Asuransi kebakaran (Asuransi satu pemohon akan lebih murah, jika dibanding dengan dua pemohon -suami & istri.)
    8. Cadangan Blokir 1 kali angsuran
    9. Pajak Pembeli (ditransfer ke rekening notaris sebelum hari pelaksanaan akad)
    10. Materai 23 pcs (disiapkan oleh Bank, dan saya ganti dengan uang saat di kantor notaris)

biaya

Saat itu, kami punya waktu 2 minggu untuk melengkapi persyaratan ini sampai hari akad berlangsung. Lebih dari cukup, karena kalau semua berjalan lancar harusnya persyaratan dokumen bisa terpenuhi kurang dari satu minggu.

Yang lama, nyari duwit-nya. Haha. 

Sampai akhirnya hari akad kredit rumah dilakukan. Kami bersama dengan pemilik rumah dan marketing dari BSM berkumpul di kantor Notaris untuk bersama-sama membaca dokumen perjanjian dan melakukan tanda tangan. Untuk ini, saya ambil cuti 1 hari dari kantor karena dilakukan di hari kerja dan bisa memakan waktu 2 – 3 jam. Lagipula, lokasi kantor notarisnya juga lumayan jauh dari kantor. Mau nggak mau, harus cuti.

Sesampainya di kantor Notaris, kami akhirnya bertemu dengan Pak Arief (marketing BSM yang bantuin kita mengajukan KPR). Lalu, ketemu juga dengan yang punya cluster, dan notaris. Suasana berlangsung serius tapi santai. (Saya dan suami pakai sandal, sementara Elmo nggak pakai sepatu karena sepatunya hilang. -__-)

akad4

Ada tiga agenda, yaitu pembacaan perjanjian dokumen serta tanda tangan antara pembeli  dan penjual rumah di hadapan notaris. Lalu, perjanjian antara pihak bank dan penjual di hadapan notaris. Dan, perjanjian antara pembeli dan pihak bank dihadapan notaris. Bisa bayangkan, betapa lama nya saya menulis tanda tangan di masing-masing dokumen nya ini. Banyak banget!

Notaris membacakan semua pasal-pasal perjanjian dengan seksama. Setiap point dibaca tanpa ada yang terlewat, dan menjelaskan dengan sabar ke saya dan suami. Ada banyak istilah yang saya baru dengar, dan langsung dijelaskan oleh notarisnya ini. Jika ada yang salah, langsung dikoreksi.

akad1

Oiya, pemerintah Jakarta telah menggratiskan tanah dan bangunan dengan NJOP di bawah Rp1 miliar, atau yang tanah dan bangunannya di bawah 100 meter persegi dikenakan PBB Rp0 alias gratis. Artinya kita yang punya rumah di Jakarta dengan syarat ini, tidak kena PBB. Hore!

Alhamdulillah akad berjalan dengan lancar. Dan setelah ini, kami resmi menempati rumah baru. Saya akan cerita bagaimana sensasi pindahan, dan menempati rumah baru di posting terpisah ya.

signature

 

 

Advertisements

Terimakasih sudah membaca.... ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s