Papa Spaghetti : Spageti Enak Untuk si Kantong Cekak


Untuk citarasa “enak” memang nggak bisa dipungkiri, sampai sekarang saya masih belum bisa menemukan makanan se-enak di Surabaya. Kalaupun ada di Jakarta, harganya lebih mahal. Seperti nasi bebek yang biasanya Cuma di angka 10ribuan, disini saya harus merogoh lebih dalam 7 – 10 ribu baru bisa makan bebek. Itupun bebeknya aneh. Alias nggak enak. Tapi ya mau gimana lagi. Disyukuri saja.

Dulu, kalau saya pulang ke Surabaya, sudah pasti sasaran utama makanan yang harus saya santap adalah nasi bebek atau aneka penyetan lainnya.  Itu dulu. Tapi sekarang, ada satu menu yang nggak boleh absen untuk dimakan.

Yap.

Spageti

Sorry, bukannya saya kemendel maunya makan spageti trus nggak mau makan nasi bebek. Saya tetep suka nasi bebek kok. Tapi, sekarang ditambah lagi suka sama spageti. Apalagi sejak ada Papa Spagheti , saya jadi langganan makan spageti setiap pulang ke Surabaya. Maklum, saya jarang bisa pulang. Kalau sampai melewatkan spageti enak dan cuma ada di Surabaya ini, rasanya sangat sayang sekali. Muwangkel puwol.

Terus terang saya jujur ya kalau soal makanan. Kalau di lidah saya enak, saya akan bilang enak. Kalau nggak enak, ya saya bilang nggak enak. Kalau memang bisa saya rekomendasikan, akan saya rekomendasikan. Nggak perlu embel-embel endorse.

Dan ini salah satu makanan enak yang bisa saya rekomendasikan. Aku tuku lho rek. Gak dibayar iki.

Awalnya sih nggak yakin, spageti ne enak temenan opo gak iki. Saya sih santai, karena yang jual itu temen saya, kalau nggak enak bisa langsung ngomel.  Saya masih ingat dua tahun yang lalu, ketika kawan saya ini nawarin lewat bbm.

“He aku jual spageti. Mau beli ga?”.

“Sapa yang bikin? Kalo kamu yang bikin, aku emok.”, canda saya spontan.

“Abang yang bikin lahh… opo’o emang e lek aku sing bikin? Ngenyek!”, respond kawan saya, yang saya tanggapi dengan tawa dalam hati.

Lalu saya mulai percaya, dan coba pesan. Ehh…keterusan sampai sekarang deh. Apalagi saat cuti melahirkan tiga bulan di Surabaya waktu itu, hampir tiap minggu saya beli lho.

komensaya

Buat yang pengen makan spageti sehat, enak, dan nggak bikin kantong cekak. Papa Spageti adalah pilihan yang sempurna. Spageti ini dibuat langsung oleh suami kawan saya yang notabene adalah seorang chef alias koki. Koki gitu lho…udah bisa kebayang kan, enak nya spageti ini seperti apa. Si abang (sebutan suami kawan saya) ini juga udah khatam kerja di berbagai restaurant. Jadi nggak diragukan lagi, profesionalisme dalam menyajikan makanan nya sudah pasti TOP.

Selain spageti nya yang amboy enak sekali, juga pelayanannya sangat ramah. Kalau kita alergi dengan bahan makanan tertentu yang ada di spageti, maka akan dibuatkan dengan bahan pengganti lain tanpa merubah rasa. Karena saya sendiri pernah dibikinin spageti yang nggak bikin alergi anak saya kambuh. (saya masih menyusui kala itu). Spageti yang saya pesan saat itu, tanpa saus, tanpa susu, tanpa keju, dan tanpa sosis. Dibikinin beneran dong! Jadi, saya tetap bisa makan spageti super sehat tapi tetep enak!

Menu yang disajikan kini semakin beragam. Ada spageti Bolognese, carbonara, aglio olio, lasagna, dan bread yang dibalur saus Bolognese mozzarella. Saya udah coba semuanya! Enak semua. Dari sekian menu yang ada, favorit saya spageti bolognese, dan lasagna. Haha.

Lasagna

Lasagna favorit saya

Mau yang pedes atau yang normal? Tinggal request aja. Porsinya pun ada dua macam, porsi normal dan porsi jumbo. Bisa disesuaikan dengan kapasitas perut. Kalau saya, porsi normal sudah cukup bikin perut begah. Bbeeuh…. Enak bos.

Bagaimana dengan harga?

Cukup merogoh kocek 20ribuan aja, kita udah bisa menyantap spageti mak nyus ini. Kenyang!

PL

Cara order?

What’s app atau line langsung juga bisa. Minimal order H-1 lho ya. Harus dimasak dulu, karena spageti ini akan dikirim dalam keadaan fresh from the oven. Saya sendiri selalu menerima spageti pesanan saya dalam kondisi hangat. Memang benar-benar fresh from the oven. haha.

Gimana? Masih kuat lanjut puasa nya? hehe. Buat kamu yang tinggal di luar Surabaya, jangan kuatir. Saus spageti nya bisa dikirim. Saus ini akan tahan sekitar 1 bulan di dalam freezer. Kalau mie spageti nya bisa bikin sendiri lah di rumah. Gampang, tinggal beli mie-mie spageti di supermarket kan banyak ya. Lalu, sajikan dengan saus dari papa spageti. Dijamin, kelezatannya nggak akan berubah. haha.

Info lebih lanjut, langsung tengok aja ke instagram papa_spaghetti_sby di bawah ini ya!

Capture

Advertisements

Terimakasih sudah membaca.... ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s