Review – Diapers yang (pernah) Dipakai Elmo


Moment coba-coba diapers dimulai saat Elmo usia 5 bulan. Karena usia 0 – 4 bulan, saya melihat diapers yang pertama masih nyaman digunakan. Menginjak bulan kelima, sesekali muncul merah-merah di kulit elmo. Dan ada butiran kapas yang bertebaran di pantat Elmo. Padahal kami masih rutin mengganti diapers setiap 3 – 4 jam sekali. Mungkin faktor badan Elmo yang makin gede, atau kulit Elmo yang sensitive. Selain itu, faktor harga yang semakin mahal. Haha. Buat pipis sama pup aja mahal banget!

Lalu, saya pun cari info ke beberapa kawan, diapers yang mereka pakai. Kenapa? Karena emaknya pengen bandingin, kelebihan dan kekurangan diapers satu dengan diapers yang lain apa. Apa bener diapers yang mahal itu selalu nyaman? Atau, ada nggak sih diapers yang murah tanpa bikin bayi gelisah? Dan, saya pun excited mencoba berbagai diapers untuk Elmo. Oh iya, saya coba untuk yang tipe Pants aja ya. Karena udah susah kalau pakai yang tape, dia suka seenaknya sendiri tingkah polahnya. Zz…

Sampai hari ini, diapers yang sudah saya coba :

  1. Pampers

Ini diapers pertama yang Elmo pakai dari baru lahir, Pampers premium care new baby. Kebetulan saya diendorse juga untuk pakai diapers ini selama 2 bulan. Hehe. Lumayan, hemat. Selanjutnya saya beli ukuran S dan M menyesuaikan dengan berat badan Elmo. Saya masih melihat Elmo aman-aman aja dengan diapers ini sampai usia 4 bulan. Lalu, suatu saat saya cek butiran kapas kecil-kecil yang menempel di pantat Elmo. Saya pikir ini serat kain dari kaus kutangnya Elmo. Begitu saya tanya ke temen, ternyata anaknya dulu pun mengalami hal yang sama saat menggunakan Pampers. Selain itu, makin Elmo gede, ternyata jadi sering bocor yah. Sayang sekali.

pampers

  1. Mamypoko

Saya dapat kado mamypoko extra dry ukuran S dari tante. Lumayan! Haha, saya pun coba pakaikan ke Elmo saat usia 2 bulan. Not bad. Teksturnya memang agak kaku, dan kurang lembut dibandingkan pampers. Saya tetap pakaikan mamypoko untuk selingan dan dalam waktu yang cepat. Misal saat jeda waktu antara bangun tidur dan mandi pagi. Setelah stoknya habis, saya nggak beli lagi. hehe. (Maap, nggak ada fotonya.)

  1. Merries

Ini diapers rekomendasi dari teman saya. Tekturnya memang lembut banget. Hehe. Lebih lembut dibandingkan dua diapers sebelumnya. Saya jatuh cinta dengan diapers ini. Cuma memang harganya lebih mahal ya. Tapi, diapers ini ternyata tidak bisa menampung aroma pesing dan kentut nya Elmo. Jadi saya sering salah mengartikan kentut dan pup. Saya pikir pup, tapi ternyata Cuma kentut. Dan, setiap pagi saya bisa mencium aroma kuat pesing nya Elmo. Selain itu, diapers ini cepat sekali menggembung. Hmm….

merries

  1. Pokana

Saya lihat ada promo di jd.id, diapers merk Pokana ini. Pokana ada dua jenis ya Mom.. Pokana pants (kemasannya ada warna pink, hijau, ungu nya) dan pokana pants super ( versi cowok dan cewek – saya pakai versi cowok, kemasannya warna biru tua full).  Pokana pants dan pokana pants super ini ada bedanya lho Mom.

Pokana Pants design-nya unisex, setiap pak terdiri dari 1 design. Sedangkan Pokana Pants Super design-nya dibagi berdasarkan gender, jadi ada yang buat girls (warna pink) dan ada yang buat boys (warna biru). Saya sendiri pakai yang Pokana Pants Super. Karena di setiap pieces diapers ada kemasan plastik individual. Sedangkan Pokana Pants yang regular ya biasa aja dikemas dalam satu kemasan besar. Saya sarankan kalau mau coba Pokana, coba pakai yang Pokana Pants super aja, karena pokana pants yang biasa kurang enak jatuhnya di pantat bayi. Selain itu di pokana pants biasa, juga nggak ada perekat untuk melipat diapers kotor yang akan dibuang.

pokana

  1. Goon

Goon adalah diapers paling murah dari semua diapers yang pernah saya beli. Goon yang saya pakai Goon Excellent Soft Pants. Warnanya biru muda ya. Ini pun dapat rekomendasi dari temen-temen juga. “Cobain Goon deh. Diapers nya nggak mahal, tapi jatuhnya di pantat bayi tuh enak, dan lembut. Pas. ”, begitu kata temen saya. Lalu saya coba pakaikan diapers Goon ke Elmo. Bener sih. So far, lembutnya sama seperti merries. Nggak ngecap di selangkangan, dan nggak bikin merah-merah juga. Masih pesing sih, tapi nggak sepesing saat pakai diapers merries. Dan, harganya lebih murah dari merries.Hehe. Tapi kalau sudah penuh modelnya agak longgar di bagian selangkangan nya. Jadi, kalau pakai Goon jangan terlalu lama.

Goon

  1. Happy Diapers

Desember lalu, saat jalan-jalan ke baby fair, saya dapat free sample Happy diapers. Lumayan, ada 10 pieces. Karena ukurannya besar, jadi baru beberapa minggu lalu saya pakaikan ke Elmo. Huff…ternyata bikin kulit Elmo merah-merah. Dan ngecap kerut pinggiran di pantat Elmo. Saya nggak tahu harganya berapa, namanya juga gratisan. Hehe. Happy Diapers  design gambarnya lucu-lucu. Yaa..meskipun nggak ngefek juga sih. Elmo masih belum paham gambar-gambar lucu begituan. Yang notice cuma emaknya doang. Eh.. tapi beneran lucu gambarnya. Haha.

Happy Diapers

  1. Nepia Genki

Ini diapers termahal dianyang pernah saya beli. Harganya bisa 3 – 4 kali lebih mahal dari diapers lain lho. Tapi memang harga dan kualitas nya sebanding ya. Meskipun mahal, Nepia Genki ini juga paling bagus diantara semua diapers yang pernah saya coba. Kainnya itu lembut banget. Karet pinggirannya juga nggak berbekas di kulit. Katanya, bayi-bayi yang kulitnya sensitive selalu disarankan pakai Nepia ini.  Elmo super cocok pakai Nepia Genki. Tapi, harganya nggak cocok buat kantong emaknya. lol . Buat yang berduit lebih-lebih, boleh banget pakai Nepia ini. Sangat-sangat boleh, karena emang bagus banget.

Genki

Trus pakai diapers yang mana dong? Kalau saya, diapers yang bikin merah-merah sudah pasti saya coret dari list. Sementara untuk beberapa diapers yang cocok, saya pakai semua. Elmo cocok dengan diapers Goon, Pokana, dan Nepia. Tapi pemakaian diapers berdasarkan kondisi.

Kalau Elmo pas lagi di rumah, dan nggak kemana-mana. Saya biasanya pakaikan Goon. Karena Goon ini murah dan lembut. Cuma memang goon ini kalau kelamaan bau pesing nya kecium. Saya bisa leluasa mengganti diapers ini beberapa kali di rumah.

Saat perjalanan atau tidur malam, saya akan pakaikan Elmo diapers Nepia. Untuk membuat Elmo nyaman, karena diapers ini paling lembut dan paling nggak pesing diantara yang lain. Kadang kalau di jalan, mau ganti diapers susah kan? Karena itu saya pakai diapers yang paling awet lembut dan nyaman untuk Elmo. Maunya sih pakai Nepia setiap saat. Tapi gimana ya? Mahal bok. Haha.

Kalau saya sedang travelling beberapa hari bersama Elmo, saya akan bawa nepia dan pokana beberapa pieces. Nepia saya pakai saat di perjalanan agar Elmo tetap nyaman. Sementara pokana saya pakai saat sudah di tujuan. Karena setiap pieces pokana ada kemasan plastiknya. Plastik ini bisa saya gunakan untuk membungkus diapers yang kotor sebelum membuangnya. Biar tetep rapi gitu. Hehe.

Nah, biar gampang ini saya buat list perbandingan.

Perbandingan

Ini menurut hasil review saya pribadi ya Mom… tidak diendorse mana pun. Murni hasil uji coba ke anak sendiri. Hehe. Setiap anak pasti beda-beda ya, ada yang cocok dengan diapers satu. Ada juga yang nggak cocok diapers lain. Kalau moms sendiri gimana? Share yuk disini.

signature

 

Advertisements

One thought on “Review – Diapers yang (pernah) Dipakai Elmo

Terimakasih sudah membaca.... ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s