TIPS Hemat & Sehat Mempersiapkan MPASI


Si anak bayi sudah waktunya makan. Berarti ini saatnya saya bebas berkreasi mencoba segala jenis makanan sehat untuk anak saya. Haha. Yeay! Kadang saking senengnya, setiap malam saya bisa menghabiskan waktu 1 jam untuk menggali informasi tentang persiapan mpasi lho. Ada ibu-ibu yang heboh beli peralatan mpasi baru. Ada juga yang mau-nya beli peralatan makan yang merk terkenal harga ratusan ribu sampai jutaan. Poin penting dari mpasi itu adalah, menyiapkan makanan tambahan yang sehat dan bergizi untuk bayi yang baru mulai belajar makan. Harus sehat dan bergizi. Nggak ada tuh kata-kata, harus beli baru. Nggak ada juga kata-kata, harus mahal. Hehe. Jadi, kita harus pinter-pinter muter otak untuk menyiapkan makanan anak bayi yang hemat, higienis, sehat, tanpa mengurangi nilai kandungan gizi nya.

Kenapa harus hemat? Karena kebutuhan anak bayi itu banyak moms, belum beli susu, beli diapers, imunisasi, beli baju, beli mainan, dan banyak lagi lah! Haha. Jadi mari lebih bijak mengalokasikan keuangan, salah satunya untuk persiapan mpasi bayi. Saya ada tips hemat mempersiapkan mpasi, yang sudah asli dipraktekkan sendiri. Asli hemat versi saya ya! Langsung aja, berikut tips dari saya :

  1. Nggak perlu beli buku resep!

Dokter sebenarnya menyarankan saya untuk membeli buku resep minimal dari 3 penulis yang berbeda. Agar banyak variasi. Tapi setelah saya survey ke toko buku, dan saya bandingkan dengan daftar resep mpasi yang ada di aplikasi handphone. Lebih banyak di aplikasi handphone saya lho. Gratis pula. Rajin-rajin aja browsing di google tentang resep mpasi. Lalu kreasikan sendiri sesuai kebutuhan bayi. Atau, kalau ragu si anak bayi udah boleh makan “ini” atau “itu” belum ya? Tanyakan langsung ke dokter anak, setiap kali imunisasi. Jadi sekalian konsultasi gitu. Hemat kan? Uhuy.

Cookpad : Aplikasi andalan saya untuk mencari inspirasi resep mpasi

Cookpad : Aplikasi andalan saya untuk mencari inspirasi resep mpasi

  1. Siapkan menu (minimal) untuk 1 minggu

Saya selalu menjadwalkan makanan anak bayi untuk 1 minggu. Karena, posisi saya bekerja, jadi agak sulit jika tidak ada “planning”. Saat ini Elmo makan sehari 2 – 3 kali sehari. Belum pasti 3 kali, karena usianya baru 6 bulan. Jadi, saya sudah punya jadwal hari Senin – Minggu, Elmo akan makan apa. Makan pagi, makan siang (kadang-kadang), dan makan sore. Biasanya tiap pagi, elmo akan makan makanan yang mengandung karbohidrat dan sayur. Lalu sorenya, makan buah-buahan. Kadang-kadang siang, elmo minum air jeruk baby yang sudah diperas. Nantinya, saya akan bikin snack dari buah, karbo, dan sayur untuk cemilan Elmo. Nah, dari sini – saya bisa bikin daftar bahan makanan apa saja yang harus saya siapkan untuk satu minggu ke depan.

Ini Contoh jadwal MPASI untuk Elmo untuk 1 bulan

Ini Contoh jadwal MPASI untuk Elmo untuk 1 bulan. Menu nya masih diulang-ulang. Tapi tiap hari pasti beda.

  1. Belanja di pasar tradisional

Saya sudah memiliki daftar bahan makanan yang siap untuk dibeli. Saya biasanya belanja seminggu 1 – 2 kali aja. Saya memilih berbelanja di pasar tradisional. Kenapa? Karena dokter menyarankan demikian. Haha. Intinya belanja di pasar tradisional memiliki keuntungan sebagai berikut :

  • Lebih murah. Ini penting banget. Haha. Untuk kebutuhan makan selama seminggu, saya paling parah habis 50 ribu. Alokasi terbesar untuk beli buah, dan ayam kampung /  daging.
  • Varian buah, sayur, ikan, lebih banyak dan lengkap. Mau cari apa aja, pasti ada! Termasuk superfood untuk baby juga ada. Murah lah pokoknya.
  • Lebih alami & sehat, dibandingkan dengan bahan makanan yang ada di supermarket
  • Belanja di pasar tradisional bisa saya lakukan tengah malam atau subuh. Pas dengan waktu yang saya bisa. Kalau supermarket, rata-rata jam 5 pagi belum buka, dan di atas jam 10 malam sudah tutup.

 

  1. Beli satu an

Buk ibuk…. 1 buah alpukat bisa untuk 3 kali makan. Separoh buah semangka, bisa untuk 10 kali makan.  1 buah jagung manis bisa untuk 4 kali makan. 1 buah ubi bisa untuk 3 kali makan. Jadi? Beli di pasar itu (kalau udah langganan) enaknya, bisa beli satu an lho. Rata-rata penjual sudah ngerti, kalau ini untuk kebutuhan anak bayi. Jadi, boleh beli sedikit.

Satu genggam sayur kale, bisa untuk 3 - 4 kali makan.

Satu genggam sayur kale, bisa untuk 3 – 4 kali makan.

 

  1. Gunakan peralatan masak yang sudah ada

Untuk urusan blender, panci kukusan, panci untuk merebus, sendok untuk aduk-aduk bubur, saya pakai yang sudah ada. Kagak beli baru ya. Yang penting, pastikan kebersihannya. Sebelum dipakai dicuci bersih, dan disteril. Pastikan nggak ada aroma-aroma bekas masakan sebelumnya. Kalau perlu, selama dipakai untuk menyiapkan makanan bayi, jangan digunakan untuk masak yang lain.

Sempet tergiur pengen beli peralatan blender merk B**ba, yang harganya 3 jeti an itu. Atau blender 4 in 1 punya P****ps yang harganya 2 jt an. Haha. Tapi langsung melek, NO NO NO. Nih anak bayi makan bubur kan cuma sementara. Paling Cuma 1 – 2 bulan. Selanjutnya makan makanan lembek, yang bisa dimasak pakai panci biasa atau slowcooker. Dan, akhirnya bisa makan makanan sama seperti kita. Jadi? Mubazir dong kalau udah beli peralatan masak eh…dipakai Cuma sebentar doang. Untuk peralatan masak memasak, pakai yang udah ada aja deh.

  1. Siapakan peralatan makan “baru”, seperlunya saja

Nah, kalau untuk peralatan makan seperti mangkuk, dan sendok, saya pakai yang baru. Saya punya untuk peralatan makan di rumah, dan peralatan makan saat di perjalanan. Untuk peralatan makan di rumah, saya pakai “kado” dari kawan merk pigeon. Untuk peralatan makan selama perjalanan, saya pakai brother max. Apa bedanya? Kalau makan di rumah, mangkuk nya itu nggak ada tutupnya. Kalau makan saat perjalanan, harus ada tutup dan tempat untuk sendok-nya. Biar nggak tumpeh-tumpeh, bersih, dan praktis. Udah itu aja. Karena anak bayi nggak selamanya makan di mangkuk bayi, toh pada akhirnya akan makan di piring dan sendok yang sama seperti kita. Jadi, siapkan seperlunya aja ya bu…

  1. Usahakan memasak makanan bayi sendiri, dan kurangi konsumsi makanan instant.

Saya bekerja, dan selalu  masak sendiri untuk anak bayi. Nggak ada alasan, “nggak ada waktu” untuk anak sendiri. Memastikan anak saya mendapat asupan gizi yang pas adalah salah satu tugas utama saya sebagai ibunya. Jadi, memasak sendiri sudah wajib hukum buat saya. Saya masih menghindari makanan kemasan instant ya. Kenapa? Karena Elmo ada alergi bahan pengawet. Jadi, mau nggak mau, saya hapus semua daftar jenis makanan kemasan yang ada di supermarket. “Meskipun ada tulisan, -tanpa bahan pengawet-, tetep aja itu nggak sehat. Dan pasti ada pengawetnya.”, kata dokter. Ya udah lah. Dokter paling ngerti tentang dunia kesehatan, saya males mbantah. Eh, ternyata ada efek positifnya lho. Apa tuh? Anak saya jadi lebih sehat, dan saya jadi lebih hemat. Haha.

Gimana? Hemat itu gampang kok! Asal, ada niat ya. Rajin-rajin browsing google, instagram, tumblr, dan banyak lagi. Banyak banget informasi tentang MPASI yang bisa kita dapat secara gratis. Modalnya cuma handphone doang. Haha. Saya yang sibuk kerja aja bisa, masak kalian nggak bisa? Hehe.

Yuk mulai hidup hemat… eh sehat… hehe.

 

signature

Terimakasih sudah membaca.... ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s