Jalan Kaki ke Kantor


Sudah hari ketiga saya bolak-balik kos-kantor dengan berjalan kaki. Sejak peristiwa kehilangan itu, saya jadi sedikit agak parno kalo naik angkot. So, jalan kaki sajo yo. Hahaha.

Perjalanan dari mampang ke Mega Kuningan, bisa dibilang nggak terlalu jauh. Kalau jalan kaki, bisa ditempuh sekitar 20 – 30 menit. Udah paling cepet deh, mengingat jalanan situ selalu macet. Harusnya 10 menit naik kendaraan, bisa jadi 2 jam, gara-gara macet. Belum kalo ada lampu merah. Bisa tambah tuwir di jalan deh bok. Mending jalan kaki kan?

Biasanya, memang jalan kaki kalo pulang. Tapi, sekarang saya tambahkan di waktu berangkat. Kalau dipikir-pikir lebih hemat juga kan? Dan, lebih sehat. Ingat 10.000 langkah per hari! *kata iklan.

walking

Iseng-iseng browsing sana-sini, saya pengin share tentang manfaat jalan kaki. Owhh…selain membuat kentol makin gede, ternyata jalan kaki juga punya keajaiban-keajaiban lain buat tubuh lho. T_T

Dibandingkan dengan berlari (jogging) ternyata jalan kaki lebih diutamakan karena mengandung risiko cedera kaki yang lebih kecil. Karena saat berjalan kaki hanya menopang 3—4 kali berat badan, sedangkan saat berlari, tubuh bisa menopang hingga 8 kali berat badan.

Sebagai gambaran buat kamu, jalan kaki dengan ritme lambat, kurang dari 3 km/jam, bisa membakar kalori hingga 58 kalori per jam. Jika kamu menuju kantor harus menggunakan kendaraan umum, seperti Transjakarta, bus, atau taksi yang mengharuskan kamu melangkahkan kaki keluar rumah untuk mencari alat transportasi tersebut, ada kemungkinan kamu akan membakar kalori lebih banyak lagi.

Kalori yang terbakar pada orang yang berjalan saat pergi dan pulang kantor, setidaknya dengan kecepatan normal 3 km/jam maka mereka akan membakar sekitar 100—200 kalori. Kalori yang terbakar tentu tergantung pada tinggi dan berat badan kamu.

Untuk menghitung dengan tepat, tentunya kamu harus mendatangi pusat kebugaran dan menemui ahli nutrisi atau setidaknya menggunakan Basal Metabolic Rate (BMR) Calculator yang bisa kamu gunakan secara online.

Nah, pembakaran kalori dengan jumlah tersebut jangan sekali-kali dianggap remeh karena bisa mengurangi risiko terkena penyakit jantung. Aktivitas fisik sangat memengaruhi kesehatan jantung dan salah satu aktivitas fisik ringan yang bisa membantu menjaga kesehatan jantung adalah berjalan kaki.

Dengan rutin berjalan, setidaknya dengan tempo dan jarak yang konstan maka bisa membantu menjauhkan kamu dari serangan penyakit jantung.

Sumbernya dari sini.

So, mari kita berjalan kaki yuk. Sekalian temenin saya buat mendukung gerakan jalan kaki 10.000 langkah per hari!

Terimakasih sudah membaca.... ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s