Penyetan GITO Kedung DORO


Mumpung masih di Surabaya, saya mau show off tentang salah satu makanan favorit disini. Tiga kata penting, yang wajib ada di dalam makanan favorit saya adalah, ENAK, MURAH dan KENYANG. Hahah. *Semuanya juga gitu kali, Tak! Dan, the most favourite must be tasted in Surabaya is……. PENYETAN!

Makanan sejuta umat yang ada hampir di seluruh belahan Indonesia ini (*mulai lebay), cuma satu yang enak yaitu Penyetan di Surabaya. Ya, di surabaya. Cuma di Surabaya! *catet! Bold! Kenapa? Karena, sambal dan cita rasa bumbu nya itu nyosss banget. Volume pedes sambelnya cocok sekali di lidah. Bikin kemringet tapi nggak bikin perut panas. Dan bumbunya itu lho.. apalagi menu bebek penyetnya. Dengan saus bumbu kuning khas pendamping penyetan, rasanya olala… nyuss… Dan, lagi.. menu lalapannya itu.. normal kemangi, terong bulet, ketimun, petai goreng, kubis dan nggak pakai daun kambing. (*beberapa kali makan penyetan di jakarta, selalu ditemani lalapan daun yang rasanya aneh. dan saya menyebutnya, daun makanan kambing! karena saya manusia, jadi saya menolak makan daun itu. hehe). Gimana? Uda ngiler belom??? Simak yang di bawah ini, biar makin ngiler!

Salah satu tempat penyetan pertama yang saya singgahi di liburan kali ini adalah, Penyetan GITO. Penyetan ini, terletak di jalan kedung doro. Ancer-ancerΒ nya gampang bro! Tempatnya persis di seberang MITRA 10. Mitra 10 sendiri, letak nya ada di samping NAV Kedung Doro. Jadi, cukup cari NAV Kedung Doro dan lihatlah di seberangnya. Kalau nggak tahu kedung doro itu dimana, gampangannya ada di belakang TP. *Tunjungan Plaza

Depotnya sederhana kok. Semacam warung tenda di pinggir jalan. Dan, karena disana banyak banget warung-warung tenda sejenis yang menjual makanan sejenis juga. Jadi, ancer-ancer nya harus pas. Biar nggak keliru.

Dan, kebetulan depot ini milik bapaknya temen saya. Hehe. Bukan dalam rangka promosi lho ya. Karena, saya sendiri baru ngerti kalau depot kaki lima ini sudah berdiri sejak saya sekolah kelas 2 SMP. Jadi, uda berumur…sekitar… hampir 10 tahun. Waow kan! Yang jualan bukan bapak temen saya lagi, tapi udah para pegawainya. Dan depot ini, nggak buka lapak lain. Alias nggak buka cabang. Saya sudah menghasut temen saya itu , untuk mengepakkan sayap di tempat-tempat lain. Semoga di kedepannya, ada cabang dimana-mana jadi menjangkaunya gampang. Biar nggak sawangane itu lho, arepe mangan ae kok cek adohe.

Oke, kembali ke menu nya. Yang saya suka disini adalah, bumbu kuning nya! Bebas ngambil. Ditaruh di piring plastik kecil dan boleh nambah kalau habis, FREE! Lalapan nya juga bebas ambil sesuka hati, karena disajikan dalam satu piring besar dan dijamin nggak bakal habis lalapannya. Soalnya banyak banget!

Lauknya kita pilih sendiri di penjualnya. Ada, bebek – ayam – lele – tempe – tahu – ati ampela – usus – ikan – terong ungu segede gebok – de el el. Dan ada PETE! Saya sukak deh. hehe. Sepintas, menunya standard kan ya kayak di warung penyetan yang lain. Β Tapi rasanya bung.. Enak! Serius enak ya. Nasinya juga melimpah ruah. (*Part penting yang saya suka di Surabaya adalah, murah hati dalam menyajikan menu dengan volume yang berlebih! Yeyeyey! )

Kadang kan ada yang rasa bumbu kuningnya itu agak asin, atau sambelnya terlalu manis . Kalau disini, semua bumbu sudah diracik dengan rasa yang pas! Pas di lidah bok. Saya sendiri ambil bebek bagian sayap. Dan size bebek nya itu, besar lho. Jadi, lega banget gitu makannya. Nasinya punel nya juga pas. Kadang kan ada ya, nasi yang kemrotok alias atos alias keras. Suasana yang saya sering jumpai di penyetan abal-abal di Jakarta! Euhhh….

Awalnya saya cuma pengin tau aja, mampir sebentar ke depot temen saya itu. Eh, ternyata emang enak. Bener kata temen-temen saya yang lain, kalau di depot ini menunya lezeek… Boni aja sampai habis satu setengah piring! Hahaha. Rangka penggemukan Boni kayaknya bisa sukses besar kalau tiap hari diajak kemari. Makannya doi bisa banyak! Hahah.

Dan depot ini, buka dari setelah Magrib sampe subuh! Jadi, kalau pas tengah malem kelayapan lalu berlanjut kelaparan, bisa langsung meluncur ke PENYETAN GITO ini.

(foto – dan harga menyusul. karena kemarin, saya nggak boleh bayar. Jadi, nggak tahu harga nya berapa. Yang pasti, saya tengok ke beberapa pengunjung lain tidak terlalu banyak kocek yang dikeluarkan. Β Malam ini saya akan mengangkut bapak-ibuk untuk makan disini dan dipastikan harus bayar. Ada yang minat ikut? yuk bareng sama saya. )

Terimakasih sudah membaca.... ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s