Museum di Kota Tua


Hai, beberapa waktu lalu saya berkunjung ke museum. Ya, museum. Salah satu kekayaan bangsa yang hampir saya lupakan. Salah satu harta berharga milik negara yang hampir tidak pernah saya lirik. Mungkin, karena sudah tergilas oleh eksotisme peradaban baru. Atau mungkin, karena saya terlalu terbuai oleh kemacetan disana-sini sehingga tidak ingin menambah kepenatan dengan bergumul dengan bangunan-bangunan tua. Saya ingin sesuatu yang baru, di dalam gedung baru. Hawa baru dan modernisasi yang bisa mendinginkan otak saya barang sejenak.

Ternyata saya salah. Justru di museum inilah, saya menemukan sesuatu yang baru. Peradaban sebuah bangsa dan cikal bakal adanya modernisasi seperti sekarang. Disinilah saya jumpa lagi dengan sejarah lama. Sebuah sejarah yang hanya saya pelajari sampai di bangku SMA kelas 1. Itupun, tidak sepenuhnya saya cermati karena hanya sekedar menghafal demi mendapat nilai bagus saat ujian. Jadi, saya ingin membenahi pemikiran yang salah ini dengan menceritakan apa saja yang saya dapatkan di dalam museum ini.

Bersama dua teman kampus, mba furi dan diptia. Kita bertiga melancong muter-muter ke dalam musem yang ada di Kota Tua. Ada banyak museum disana, tapi salah satu bangunan yang kita singgahi adalah milik Bank Mandiri. Kenapa? Karena, gratis. Hehehe.

Selain museum Bank Mandiri, juga ada museum Bank Indonesia, museum Wayang, dan masih banyak lagi. Sebenernya pengin ke museum BI, tapi karena tas harus dititipkan akhirnya ga jadi deh. Maklum, di tas ini banyak benda keramat yang nggak bisa lepas dari pemiliknya. Haha.

Okelah, saya ingin menceritakan pengalaman singgah ke museum Bank Mandiri. Jika kita melihat laptop, kalkulator, dengan teknologi yang merubah segala perangkat menjadi mini dan tipis. Di museum ini, saya menemukan induk dari lahirnya sebuah laptop. Ya, sebuah CPU yang ukurannya hampir setengah dari tinggi badan saya. Jaman itu, CPU jumbo ini bisa dibilang sudah sangat canggih. Paling tidak, bisa membantu menyelamatkan data milik nasabah dalam bentuk digital. CPU Jumbo yang tidak akan saya temui di mall-mall ataupun di dalam perkantoran baru. Sesuatu yang baru memang tidak harus selalu baru, tapi bagi saya ini lebih dari sekedar baru!

4

Kalkulator kala itu, entahlah sudah ada atau tidak. Karena, saya menemukan dinding yang berhiaskan alat hitung sempoa. Ya, sempoa. Sempoa yang sekarang masih diminati masyarakat Cina, bahkan banyak anak-anak yang sampai diikutkan les agar bisa berhitung menggunakan sempoa. Saya sendiri nggak bisa pakai sempoa. Terakhir kali pegang, waktu jaman SD. Dan, sempoa ini sudah digunakan di jaman kita masih dijajah. Luar biasa!

3

Loker yang saya lihat di film Harry Potter, di ruang bawah tanah dan harus menaiki kereta untuk mencapai tempatnya. Haha. Itupun ada di museum ini. Cuman, nggak pakai kereta. Di pintu loker, sudah diberi nomor-nomor. Saya nggak tahu sistem penomorannya seperti apa. Mungkin berdasarkan tahun kelahiran? Hahah. Saya asal aja.

2



Selain itu juga ada lagi, mesin penghancur kertas dengan ukuran yang giant sekali. Ini dia.

5

Ada juga ruangan untuk menjamu tamu, tapi nuansanya malah seperti di penjara. Hahaha. Bagaimana? Sudah mulai berminat untuk mengunjungi bangunan-bangunan sejarah bersama saya? *Lagaknya. Yang pasti cepat atau lambat, saya akan kupas ibu kota ini. Kalau berkunjung ke mall-mall sih, udah biasa. Saking biasanya sampe keluar masuk mall tanpa beli apa-apa juga menjadi rutinitas yang lumrah. Haha. (*ga semua nya murah ya. inget.). Jadi, saya akan telusuri tempat-tempat asik di Jakarta yang bisa dikunjungi secara murah – meriah (+boleh ditambah bersejarah). yang penting, foto-foto asoy….

Aniway, yuk mari kita ramaikan tempat-tempat bersejarah di negara kita. Dengan Ita, di kota tempat meraih mimpi. Bagaimana dengan kota mu?

1

*Jika di dalam foto, obyeknya lebih banyak diptia, itu suatu kebetulan yang jelas tidak disengaja. Emang doi narsis banget. haha.

Terimakasih sudah membaca.... ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s