Biduran??? Noo…


Bukan penyakit baru, tapi sudah lama sekali ngga kena biduran. Dan sudah lima hari ini, saya terkena biduran. Nooo….. -_____-. Mungkin, karena faktor perbedaan suhu, dari Jakarta, Cikarang, Makassar, dan Puncak. Efeknya, selama 5 hari berturut-turut di pagi hari kulit saya bentol-bentol. Daya tahan tubuh sedang melemah, ditambah sebelumnya kena flu. Flu nya sih cuma bentar, 2 – 3 hari. Tapi bidurannya ini lho… kenapa lama sekaliii… Dan… saya makan seafood dua hari berturut-turut. Horeee… alerginya kumat yaa?? T_T

Incidal, CTM, herocyn, dettol, sudah saya babat habis semua. Dan tadi pagi, oooo sya la la.. biduran lagi. Biduran ini, nggak lama ya munculnya. Dan cepet juga hilangnya. Contoh, biduran yang ada di badan saya muncul cuma pagi aja. Setelah itu, hilang. Paling munculnya cuma sejam an. Dan, gatal nya bungg.. luaaarrr biasaa…  Pas di puncak, nggak terasa gatalnya. Tadi pagi, di kos an… brrr…. gatal dan panas euyy.. Badan uda bengkak, jadi tambah bengkak gara-gara bentol-bentol ini. Huhuhu.

Terakhir terkena biduran, waktu SMP – SMA. Ya, saya punya alergi ikan laut, dan udara yang terlalu dingin. Tapi sejak kuliah, udah nggak pernah lagi kambuh alerginya. Mau makan ikan laut? sikat! Mau jalan-jalan ke gunung, sikat! Mau cuaca panas sampai dingin, sikat! Jadi sedikit lupa, kalau punya alergi. Saya asumsikan, saya uda nggak alergi lagi. Hehehe. Dan, sekarang kena batu nya deh.

Dan, saya pun browsing tentang biduran ini. Monggo disimak, mungkin temen-temen yang sepenanggungan seperti saya bisa dapat pencerahan.

Menurut staf pengajar Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin FK Unud/RS Sanglah, dr. I.G.N Darmaputra, Sp.K.K. mengatakan, biduran istilah medisnya urtikaria merupakan penyakit yang sering ditemukan, diperkirakan 3,2-12,8% dari populasi pernah mengalami biduran. Biduran merupakan golongan penyakit alergi dimana sebagian besar penderita menganggap bahwa penyebab utama biduran adalah udara dingin. Padahal udara dingin hanya sebagai salah satu faktor yang memperberat atau faktor pemicu kekambuhan.

Biduran tidak akan timbul bila penyebab utama alergi tidak ada. Artinya, bila orang tersebut tidak memiliki alergi, faktor pencetus tadi seperti  alergi makanan, udara dingin, udara panas, stres, infeksi virus,  dan lain sebagainya tidak akan berpengaruh. Jadi, udara dingin dan faktor pemicu lainnya hanya memperberat bukan penyebab utama.
Ia menyebutkan, dasar penyebab utamanya adalah atopi atau suatu keadaan atau kelainan alergi yang sifatnya diturunkan dari dalam satu keluarga dengan manifestasi penyakit seperti biduran, radang kulit berulang, timbulnya pada tempat tertentu dengan tanda khas sesuai umur (dermatitis atopi), asma, sering pilek , bersin sampai hidung tersumbat dan biasanya terdapat pula tanda lain berupa lingkaran gelap di mata, kulit  agak pucat. Biduran akan imbul hanya pada seseorang yang memiliki atopi, jadi walaupun sama-sama kedinginan tidak semua orang akan muncul biduran.

Ia menyarankan,  jangan digaruk. “Karena jika digaruk maka seseorang akan mengalami siklus gatal garuk. Jika bentol makin digaruk maka bahan aktif histamin akan makin banyak keluar dan yang terjadi justru bagian yang digaruk makin gatal dan muncul bentol yang sesuai bentuk garukan memanjang,” ujarnya. sumber

Advertisements

3 thoughts on “Biduran??? Noo…

  1. ade

    hi slam. K waria maslah gtal bntol ni .sjak prtnghn feb smpe skarng….sblum y g prnah. Cuaca dingin pgi hri.eiy sblum y k suntik hormon estrogen douton dbrengi dgn pil androcure. Pa y kra2 peyebab y…tlng dong ksih info ..di mail k y…k be waria shemale

    Like

    Reply
  2. Pingback: ALERGI « Rewinnita Maretnoningtyas

Terimakasih sudah membaca.... ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s