Sisa Kemegahan Fort Rotterdam – Makassar


This slideshow requires JavaScript.

(Iseng-iseng ngeblog, sambil nungguin nginstall GNUradio, yang luamaa bangett.. -di kantor-)

Minggu lalu, baru saja saya melancong ke Makassar. Bukan ‘rekreasi’ ya tema-nya, tapi ada urusan kerjaan disana. Meskipun cuma semalem, boleh dong saya share disini. Hihi (Niat pamer nya, nggak ketulungan deh ah #kidding).

Pertama kali melakukan perjalanan ke luar pulau, (selain Madura & Bali) rasanya menyenangkan. Makassar. Perbedaan waktu, satu jam dari Jakarta. Karena memang untuk kerja, jadi waktu buat main-main nya nggak banyak. Saya tidak sendiri. Ditemani, mz wiwi (temen senior di PSN, temen CSM (entah lupa namanya) , Deni & Andi – temen MCI, Franco – temen Indosat, dan Mba Uya & Mba Ana – temen Kominfo).

Sebelum pulang, kita sempet jalan ke Fort Rotterdam (Benteng Rotterdam). Nah, ini spot yang oke punya cuy buat foto-foto. Lumayan lah ya, ada kenang-kenangan foto sebelum pulang. :p. Katanya, disitu juga ada penjara bawah tanah nya. Ruangan yang dipakai untuk menahan Sultan Diponegoro. Cuman, saya nggak sampe sana. Slaen waktunya mefeet (*mepet) , juga agak buru-buru ngejar pesawat.

Saya agak penasaran, sama rotterdam ini. Let’s check it first. Menurut wikipedia Benteng ini peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo, dan ada yang menyebutnya Benteng Ujung pandang. (silahkan buka buku sejarah, bagi yang lupa :3).Benteng Ujung Pandang ini berbentuk seperti seekor penyu yang hendak merangkak turun ke lautan. Dari segi bentuknya sangat jelas filosofi kerajaan Gowa, bahwa penyu dapat hidup di darat maupun di laut. Begitu pun dengan Kerajaan Gowa yang berjaya di daratan maupun di lautan.

Kita juga bisa mengunjungi dua musium, I Lagaligo Sejarah dan I Lagaligo Budaya yang berada di dalam benteng. Begitu masuk ke dalam benteng ini, nuansa peninggalan sejarah sangat terasa sekali. Ada taman hijau, yang berada diantara 13 bangunan. Beberapa pengunjung ada yang duduk-duduk sambil menikmati sore, ada juga yang berpose seperti saya dan teman-teman. Katanya, di benteng ini juga biasa dijadikan tempat berkumpulnya komunitas dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan lhoo.

Kebanyakan orang memilih duduk sambil ngobrol di tembok benteng yang lebarnya sekitar 3 meter mengelilingi gedung-gedung sejarah. Kebetulan waktu itu, memang saya kesana saat sore hari. Tapi ngga lihat sunset nya. Mungkin temen-temen lain, bisa mencoba kemari dan menikmati sunset. Karena, katanya kita bisa lihat pemandangan yang indah saat tenggelamnya matahari bisa disaksikan dari benteng ini. Di sebelah, utara, timur dan selatan benteng, keindahan Kota Makassar menjadi pemandangan menakjubkan. Nggak sunset aja udah bagus, gimana pas sunset yaa… hihihi.

Untuk makanannya, saya nggak sempet kuliner banyak. Cuma, waktu malam sebelumnya saya sempat menjajal salah satu makanan khas Makassar. Pisang EPE, namanya. Semacam pisang kepok dibakar, trus di tuangin gula merah yang sudah dimix sama durian, trus ditambah parutan keju.  Saya beli seporsi, 7 ribu dengan isi 3 buah pisang kepok.

Berharap rasanya enak. Salah satu teman sekantor, cuma senyum doang. “Kalau nggak dirasain sendiri, nggak afdol.”, katanya. Setelah saya makan, ehmm.. rasanya, menurut saya agak aneh. Mungkin karena, lidah nya beda. Hihihi. (Agak tidak sesuai dengan kodratnya, gula merah dengan rasa durian). Tapi, tetep seru lah.

Bandara Ujung pandang. Salah satu bandara yang saya anggap sebelas-dua belas sama bandara Juanda-Surabaya. Bersih, rapi, dan bagus deh. Bandara soekarno-hatta mahh..lewaat jauhhh..

Makassar cuma semalam, kurang lama kali ya….

So. Can’t wait to the next journey.

Advertisements

Terimakasih sudah membaca.... ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s