ALL IN ONE IN PRESALES


Holaa.. sya la lla la…
Nice morning. Dan, entah kenapa hari ini saya menikmati sekali perjalanan menuju kantor. (cuma jalan kaki 5 – 7 menit dari kos an). Saya jadi inget nih, sekitar setahun yang lalu, awal-awal kerja disini, masih bingung sama jobdesk saya di kantor. Wajar lah ya…
Tapi sekarang, udah ngerti dong. Hehehe. Cuma kadang sebel aja, kalo orang-orang sekantor nanya “kerjaan disitu ngapain aja si?”. Gubrak! Bukannya kita sekantor ya. Orang-orang sekantor aja, belum tentu ngerti.. apalagi yang nggak sekantor ya?
Saya bangga lho jadi PRESALES – IT Consultant di Jatis Mobile. (ciyee… uhuk). Bersyukur sekali bisa bergabung dalam tim ini. Untuk ukuran fresh graduate, saya merasa beruntung karena bisa belajar dari temen-temen yang sudah berpengalaman. Ilmu yang digali semakin banyak.
Saya belajar softskill. Bagaimana berkomunikasi dengan orang-orang dengan tipe yang berbeda. Bernegosiasi dengan klien yang mayoritas awam dengan dunia teknikal. Para klien yang pengin ini-itu, tapi maunya cepet dan harganya murah. Ngobrol dengan para developer yang cenderung kaku, maklum mereka orang teknik. Kalo A ya A. Kalo B ya B. (Saya juga orang teknik, hehe.)
Jadi serba salah yap.

Oke, Presales itu bisa dibilang sebagai bridge antara marketing dan tehnikal. Menyampaikan keinginan klien dalam bahasa teknis serta memberikan solusi dari para developer menggunakan bahasa yang lebih mudah dimengerti. Semua produk dipelajari, dari sisi teknik sampe sisi jualannya. Ibarat bikin home industri kue, dari bahan mentah , proses bikin, sampe jadi harus tau semua nya. That’s why, i said “All in One In PRESALES”. Kalau produk nya cuma satu, nggak apa. Tapi , kalau udah banyak? Kayak disini. Hemmm… banyak juga yang harus dipahami. Karena itu, mau nggak mau kita harus belajar semuanya. Positif nya? Ya, kita jadi tahu semuanya juga dong ya. Hehehe. Enak kan.

Tugasnya ngapain aja? Ngapain aja yaaa….??? hehehe. Berikut saya akan mencoba mendeskripsikan, dari apa yang sudah saya lakukan selama setahun ini ya jeng….

1. Menghitung harga, timeline, dan estimasi maintanance project. Untuk menghitung harga, kita harus dapet lama waktu pengerjaan project nya. Semakin lama waktunya , biasanya sih semakin mahal mas brow. Dan, semakin banyak resource yang digunakan, harganya juga makin mahal.

2. Memberikan solusi. Istilahnya win-win solution nya lah. Gimana biar enak di klien, dan enak di kita. Sama-sama enak beh… Hihihi.

3. Membuat konsep-konsep terbaru ke klien. Disini nih, bagian yang saya suka. Karena imajinasi kita keluarrr semuaaa… Bagusnya gini..terus dikasih itu…. ntar bisa ini.. bisa itu…. trus kalau di-klik keluar ini. Trus sliding nya gini. Hahahah. Dan biasanya, suka diomelin sama bos, karena terlalu berkhayal katanya. Hahaa…

4. Membuat presentasi. Bagaimana kita meletakkan hal-hal teknikal dalam kemasan yang menarik dan mudah dipahami. Biasanya sih, saya suka pakai gambar-gambar *unyu-unyu. Satu gambar menginterprestasikan sejuta makna, mas bro… Hahaha. Ada untungnya sih, hobi bikin ppt yang aneh-aneh di jaman kuliah tersalurkan disini. Tapi, nggak se-alay dulu. Kalau sekarang, lebih agak formil. Hiihi.

5. Tahapan yang awalnya bikin berdebar-debar itu ya saat komunikasi sama klien. “Kalau kita penginnya ini-itu…ditambah ini-itu… kira-kira estimasi harga nya berapa ya? waktu nya berapa lama?”. Mak… disini harus pinter-pinter jawab.

“Gini lho jeng..ini mahal itu soalnya bikinnya pake bahan ini… trus orang yang bikin itu ada segini… Belum kalau ditambah bumbu A, B, C, kan bahannya susah didapet. Jadi mahalan deh. Kalau mau yang murah, ya bikin yang ini aja. Barangnya udah jadi.”,

ya bayangannya seperti itu lah. Nego-nego. Haha. Kalau salah ngomong, bisa berabe lah. Trus, bernegosiasi dan ngobrol dengan klien. Belajar dari tim bisnis, cara menarik hati klien. Owu wo wowo… Alhamdulillah ya, pada akhirnya saya bisa mengempet logat medok saya kalau lagi ngobrol sama klien.

Begitulah jeng, kira-kira deskripsi presales-IT Consultant di tempat kerja saya. Kalau ejeng-ejeng disana gimana? Pasti menarik juga dong ya. Alhamdulillah, saya menikmati bekerja disini. Kalau ditanya, sulit atau enggak… Ya, kalau kita enjoy jadinya nggak terlalu sulit ya. Semua yang sulit-sulit itu, anggap aja tantangan. Saya lebih suka dengan pertanyaan, “menantang nggak sih brow?” haha. Yuk, share mari.

Advertisements

6 thoughts on “ALL IN ONE IN PRESALES

  1. Hani Handayani

    kalau dari jurusan pariwisata bisa nggak ya jadi pre sales ?
    yg jauh dari kata teknik dan sangat awam sekali dengan dunia teknik & IT ?
    waktu pertama kali masuk , susah nggak mempelajari seluk beluk produk yang dijual ? mohon pencerahannyaa yaa.. thx

    Like

    Reply
  2. Anggun Fuji

    Halo mbak salam kenal. Saya saat ini bekerja sebagai network engineer di salah satu NAP, kadang suka diajak sm marketing untuk bantu dari presales maupun after salesnya. Asik juga ternyata hehehhe. Kebetulan background saya pun dari CRM, saya jadi tertarik dengan presales, sepertinya menantang sekali :D. Kalau sudah pengalaman jadi Engineer, kira-kira bisa nggak yaa jadi presales? XD hihihihi

    Like

    Reply
  3. oscar

    Kerjaan kita sama gan, saya kerja di salah satu ISP di Jakarta. Jabatan saya lebih tepat Presales Network Engineer. Produk yang dikuasai adalah Internet Broadband, VPN, Darkfiber, localloop, Hosting, System Integration, dll. Media yang digunakan adalah Fiber Optic/wireline access, Wireless Access, Vsat. Kalo ad project boleh lah di share ke saya di nomer 087889101905 (WA)

    Like

    Reply
  4. ipul

    saya fresh graduate nglamar network engineer eh malah di tawarin pre sales saya iya;in aja dan sekarang udah offering gaji aja, gajinya lumayan gede sih,hhe..
    jadi bingung mau ambil atau enggak, saya penginya masuk engineer,

    mending pilih pekerjaan yang disukai tp gaji kecil( belum dapet juga sih, hhe) atau ambil aja ni presales gajinya gede tp takutnya nanti nggak bekerja maksimal karna bukan bidang yang aku inginkan,,hhe
    mohon pencerahanya

    Like

    Reply
    1. rewinnita Post author

      Hehe… Kalau menurut saya sih, mending diambil aja. Di Presales, Karena disitu, ilmu nya banyak banget dan sangat luas. Sambil menunggu kerjaan impian kamu, kamu udah dapet bekal ilmu di presales. Makin oke dong ya, kompetensi kamu nanti.

      Semoga membantu ^_^

      Like

      Reply

Terimakasih sudah membaca.... ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s