Kue Semprong telah meng-GAPIT hatiku


Satu hal yang selalu saya nantikan di tiap Lebaran, adalah kehadiran KUE SEMPRONG. Iyeeee….. biasanya sih, saya sebut “Opak Gapit”. Semacam kue yang tidak pernah absen muncul di rumah nenek. Di nganjuk selalu ada kue semprong. Dan, saya selalu suka. SUka. Suka.

Gigitan pertama, renyahnya kue ini begitu kriess kriesss….  Kunyahan pertama, manis nya pas. Manisnya tidak berlebihan…

Gigitan kedua, masih terasa renyahnya dan aroma khas kue semprong yang manis benar-benar.. ehmmm….. Sampai pada kunyahan terakhir….. tanpa aba-aba, di tangan sudah ada kue semprong yang lain. hehehe. (*nggragas kasar nya).

Kalau sudah ketemu sama kue ini, saya nggak bakalan berhenti ngunyah… tapi kalau diterusin, kue nya bakal cepet habis. Jadi satu-satunya cara untuk berhenti makan adalah, “dilanjutin besok, biar nggak cepet habis…. limited stock!”

Bentuknya, memang “ndesa” sekali. Dan itu yang saya cari. Untungnya, saya ada di Jakarta. Apa sih yang nggak ada disini? Semuanya ada deh… termasuk kue semprong. Jadi, saya nggak terlalu kuatir kehilangan kue ini (kalau di toples sudah habis).

Istilah Opak Gapit pun, didapat dari : Opak = kerupuk , Gapit = dijepit. Semacam kerupuk yang dijepit. Kok bisa disebut kerupuk?? Yaa kan.. kalau digigit…ada kries-kries nyaa kayak kerupuk. Hehehe. Bentuk kue semprong ini, macem-macem lho. Ada yang lonjong panjang, ada yang dilipat bentuk segitiga, ada yang dilipat bentuk segi empat, ada yang dibentuk moncong seperti bunga.

Mau melirik ke bentuk kue semprong versi modern? Bisa ditengok, si kue egg roll.  Yap. saya pun juga suka sekali sama kue ini. Tahukah kalian? Tidak semua modernisasi bisa menggantikan sesuatu yang bersifat tradisional. Salah satunya adalah kue semprong ini. Meskipun sudah banyak kue egg roll dimana2, bagi saya… tetep kue semprong selalu punya tempat di hati. (maaf berlebihan).

Kue egg roll, yang digulung. Kalau di supermarket, bisa dibeli yang merk Monde atau Serena. Cuma ya itu…. harganya itu lhoo… disini terlalu berlebihan sekali mahalnyaaa…. mamamamamamammak….. embahh… lebaran besok, sangu opak gapit yaa…

Bedanya sama semprong, kue egg roll ini lebih empuk ya. Dan, remahan nya lebih halus. Kalau kue semprong, dibuat dari tepung beras. Sedangkan kalau kue egg roll, dibuat dari tepung terigu.

Haduhhh….. ngiler ga si?

Itulah si ndesa yang telah menggait hatiku. Sekarang, apa kue “ndesa” favoritmu?? ^_^

Advertisements

Terimakasih sudah membaca.... ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s