H – 22 jam


pasrah itu adalah ‘power’ , ‘control’ dan ‘believe’ – longman –

setelah membaca quote longman itu, saya jadi tidak takut pasrah. Bayangan saya tentang pasrah, identik dengan keputus asaan dan hilangnya semangat untuk berusaha. Saya benci itu.

Tapi, ternyata saya salah. Definisi pasrah yang benar justru lebih sulit untuk dilakukan. Pasrah adalah sebuah bentuk kekuatan lain yang ada, yang berasal dari diri sendiri yang didukung oleh kontrol diri dan keyakinan diri dalam menghadapi segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan kita.

Jadi pasrah itu harus diiringi dengan benteng untuk antisipasi defense diri. Nah, yang susah itu, membangun defense self menghadapi kemungkinan terburuk, apalagi setelah kita berusaha banget untuk mencapai sesuatu, pasti dibutuhkan kekuatan dan kontrol diri yang luar biasa. Kemungkinan terburuk. Seiklas apa sih kita menghadapi kemungkinan terburuk itu?

Oh No…..

H-22 jam yang begitu menggelitik keiklashan hati. 1 Tahun ini mengerjakan TA, ditambah 3 tahun sebelumnya buat kuliah. Hingga pada akhirnya sampai pada titik H-22 jam ini benar-benar tidak mudah. 4 tahun ini akan berakhir di H-22 jam. Penantian untuk bisa LULUS. Saya sampai merinding disko membayangkan apa yang akan terjadi di 30 menit besok itu. Hanya 30 menit, dan 30 menit itu lah yang akan merubah hidup saya ke depan.

Oh God…

-Kuliah dari jam 8 pagi – 4 sore , berangkat pagi pulang malem. Capek? Pasti,

-Ngerjain laporan, tulis tangan, bahkan pernah lebih dari 10 halaman F4.Berapa banyak rim kertas yang sudah habis buat bikin laporan? Berapa banyak sampul ijo yang habis buat cover laporan?

-UTS – UAS , fotokopi catatan materi kesana kemari, fotokopi soal2 tahun lalu, melekan belajar

-Bayar SPP = 8 x 1.500.000 = 12.000.000

-Biaya Gedung = 4.000.000

-Bensin + uang saku = nggak sempet ngitung….

Sayang sekali kalau semua itu terlewati dengan sia-sia… Bagaimana saya tidak takut? Ya, saya lagi-lagi kesulitan sekali untuk bisa pasrah. Di setiap waktu yang bergulir, disitu selalu ada perjuangan. Bukan hanya saya, tapi teman-teman, bahkan setiap orang pasti berjuang. Bagaimana ini akhirnya?

Lulus atau Extend?

Dan, pada akhirnya saya sudah melakukan apa yang bisa selama 1 tahun ini.. dengan jalan yang nggak gampang juga buat dilewati selama 3 tahun kuliah disini…

Saya memutuskan untuk PASRAH… Mengumpulkan seluruh tenaga, mengontrol pikiran, dan percaya bahwa semua akan baik-baik saja. Semoga Longman benar. Dan, saya yakin Tuhan tidak akan diam.Β  Saya menunggu keajaiban kecil dariNya, untuk perjalanan 30 menit besok.
No one knows your last project better than yours!

Terimakasih sudah membaca.... ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s