TA = DONAT


Haloo…. disini saya ingin mengabadikan moment-moment menjelang sidang TA. Dan, hari ini adalah tepat satu bulan sebelum sidang TA dimulai. (Prediksi sidang dihelat tanggal 20 Juli 2011, kalo meleset ya anggap aja rejekinya begitu). Bagaimana rasanya?

Gejolak batin – pikiran mulai bingung. Muncul pertanyaan dan keraguan, sebenernya TA ku udah selesai belum sih? Kita pikir mungkin harusnya udah selesai, tapi belum tentu buat yang lain. Ya, buat yang lain, seperti dosen penguji dan dosen pembimbing.   Jangan kaget kalo ada dosen pembimbing yang bilang,

“TA itu nggak akan pernah selesai, selama penguji belum menganggap selesai”.

Dan semakin jleb sekali ketika dibilang,

“D4 cuma dapet ini tok TA nya? Gak usah lama-lama sampe setahun ngerjakan, satu semester aja cukup. Ngapain aja setahun ini?”

(bagi yang ga kuat jantung, tekanan darah tinggi, impotensi dan para ibu hamil, please, don’t kill your self!)

Kadang, memang kita merasa sudah mengerjakan begitu banyak hal. Tapi, hasilnya terlihat sangat sederhana. Padahal proses membuatnya itu yang susahnya amit-amit jabang baby. Dibelain sampai nangis, sampai gulung2, sampai potong botak kayak ipin-upin, sampe bertapa, ke dukun dan lain sebagainya. Dan, sama dosen dibilang “cuma ini tok?”, oh emjy… anggap aja tes mental guys. (tapi sampe saat ini, hati saya kalo digituin langsung berkecamuk… susah lho… ). Masih bingung, antara beneran TA nya masih kurang atau cuma tes mental doang. Aiihh….. sesek nih.. hiks hiks.

Ganti topik seputar TA lain deh…

Gampangannya TA itu seperti membuat kue donat. (nggak harus donat sih, kalo mau dianalogikan kue-kue yang lain jg bisa. karena, saya suka donat sih.). Kenapa harus diibaratin seperti makanan coba? Karena, satu hal di dunia ini yang nggak bisa dan nggak akan pernah bisa saya benci, yaitu makanan. Oke, next.

Pertama, siapkan bahan.

Kedua, siapkan alat.

Ketiga, proses :

-mencampur bahan

-diaduk

-diuleni sampe dibanting-banting biar kalis

-di diamkan sejenak

-digoreng

Keempat, disajikan.

Kita lihat hasilnya, wow…gosong dan atos. Cek lagi, bahan dan alatnya. Cari referensi cara bikin donat yang enak. Dan buat ulang lagi. Karena, customer hanya ingin donat yang ENAK. Bukan donat yang gosong dan atos! Gagal lagi? Buat lagi, sampai benar-benar enak.

Kalo donat, begitu cara bikinnya. Nah, kalo TA? Hasilnya, mau dikatain gosong? Trus disuruh bikin lagi? Itu GAGAL namanya. Karena, proses yang dilalui itu nggak sekedar jam an aja. Tapi tahunan. Karena itu, sebelum membuat harus benar-benar mencari referensi sebanyak mungkin.

Dari situ aja, kadang muncul masalah. “Aduh, TA ku baru nih. Belum ada yang bikin TA kayak gini.”. Kayak kita mau bikin donat, tapi nggak bisa tanya yang lain karena nggak ada yang pernah bikin donat. Itu baru donat lho. Belum kalo brownies, kue bolu, cake, dan kue-kue lain. Maksudnya, TA-TA lain yang tingkat kesulitannya lebih tinggi. But, don’t worry… Pembimbing pasti tahu lah, tingkat kemampuan kita. Jadi sesusah apapun itu bentuk TA nya, kalo pembimbing bilang bisa, ya pasti bisa. Kan Allah juga menjanjikan bahwa manusia tidak akan diberi cobaan yang melebihi batas kemampuannya. (be wise)

Hah, bact to the 1 bulan sebelum sidang….

Jadi, sekarang ini adalah saat-saat tepat untuk mengerjakan buku. (hah, sistem nya aja belum selese, gimana mau nulis buku nya?). Seandainya, nulis buku itu seindah nulis blog pasti udah saya lakuin dari dulu. Dan, harusnya sistem 90% harus udah clear. Tau clear nggak clearnya, bisa tanya pembimbing, atau dilihat dari proposal tugas akhir. Kalo tanya pembimbing saya sih, pasti nggak bakal ada clear nya. Jadi yang bernasib sama, bisa cari alternatif dengan mengacu pada tujuan proposal TA. Kalo uda sinkron-sesuai, berarti ya clear. Tapi tetep dikomunikasikan dengan pembimbing ya!

Perasaan : berasa kayak kalong (melek malem, merem pagi), ditambah tugas kuliah yang bikin edan, agak sensi, yang nggak nafsu makan jadi nggak nafsu makan, yang nafsu makan jadi nggak nafsu makan, jadi tambah deket sama temen-temen kelas ngerasa senasib sepenanggungan, ngelihat jam muternya jadi berasa cepet banget!, sometimes, menyesal karena udah wasting time.

Advertisements

Terimakasih sudah membaca.... ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s